• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

yang berlalu biarlah berlalu

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. feri
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

feri

IndoForum Newbie F
No. Urut
19012
Sejak
17 Jul 2007
Pesan
10
Nilai reaksi
1
Poin
3
Assallamuallaikum.
Kita cenderung menyesal bila sudah terjadi sesuatu yang gak enak.:(
kadang di titik yang cukup extrim sampe' sedih..:(( (ini mah nangis bawang bombay)

tapi dalam islam itu sebenarnya bukanlah suatu yang tragis rekan rekan ;)
, karena semua itu sudah di atur oleh Allah SWT.

kalau itu suatu kesalahan, pasti ada pelajaran yg bisa kita ambil.
kalau itu suatu bencana, pasti ujian kesabaran memperkuat iman.
kalau kegagalan, pasti ada sesuatu berharga dibaliknya..;;)
kalau patah hati, pastilah jodoh kita ada disuatu tempat menunggu kita ... =((
kalau ulangan gak bisa, .. itu mah gak belajar namanya.
kalau motor mogok .. coba cek, siapa tau bensinnya abis kali? ... businya? kali spionnya...:P

apapun itu, takdir adalah suatu kebenaran mutlak. ketetapan berupa fakta yang terkait dengan satuan waktu. Jadi, kita wajib sikapi terbaik dengan kesabaran dan mengharapkan pahala dari Allah.

semoga bermanfaat. siip deh.
 
hmm menyesal apa ga itu mah urusan individu masing2,
dlu (yaaaahh ga dlu2 bgt sih, blom lama ini lah) pernah ada yang PM² sgala, ngehina2 saya...
ck ck ck wong ga salah ko digituin...

tapi gpp, dimaafkan....
biarlah berlalu....
toh ada hari pembalasan:D/no1
 
pada saat kita sendiri (masih bujangan) menerima suatu musibah, dan dalam kondisi yang tidak menguntungkan 'mungkin' bisa dianggap lebih ringan daripada setelah ada tanggung jawab kita pada kelompok.
misalnya nich, kita & kelompok lagi ada acara pendakian dan tersesat (hal ini bukanlah yang disengaja). dan kebetulan kita sebagai kepala rombongan, jadi beban yang sangat berat untuk membawa kelompok kita pada jalan yang benar. belum lagi para anggota yang mencaci maki atas ke khilafan kita.
memang untuk akan datang jangan tersesat lagi. tapi membawa kelompok kita keluar dari masalah itu yang bikin sesak
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.