roughtorer
IndoForum Senior A
- No. Urut
- 44416
- Sejak
- 24 Mei 2008
- Pesan
- 6.755
- Nilai reaksi
- 175
- Poin
- 63
Senin, 20 Oktober 2008 | 09:41 WIB
MALANG - Ini sungguh sudah keterlaluan. Janin yang diperkirakan berumur 5 bulan, dibuang dan nyangkut di pohon dekat jembatan jalur Batu-Malang, Jawa Timur.
Rokimin, Kepala dusun Areng-areng, Desa Junrejo, Kota Batu geger, Minggu (19/10), tanpa disengaja menemukan bayi nyangkut di atas pohon itu.
Saat ditemukan, bayi berjenis kelamin perempuan yang diduga lahir prematur pada usia 5 bulan kandungan ini ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa. Plasentanya masih melekat di tubuh bayi itu.
Pertama dibuka, wajah bayi terlihat sangat pucat karena diduga sudah sekian jam berada di hawa dingin. Dia menduga bayi itu dibuang malam hari saat jalan dalam kondisi sepi. “Saya kebetulan lewat di jembatan itu dan melihat ada bungkusan plastik yang mencurigakan. Begitu dicek ternyata berisi bayi,” kata Rokimin.
Tanpa berpikir panjang, Rokimin langsung membawa bayi ini ke Mapolsek Junrejo. Dia menduga, bayi tak berdosa ini sengaja dilempar orang tuanya begitu dia lewat di jalur padat kendaraan ini. “Kemungkinan besar, bayi itu akan dibuang ke kali dengan cara dilempar begitu saja. Namun, bayi nyangkut di pohon,” beber Rokimin.
Kapolsek Junrejo, Batu, Jatim AKP Sudijono, mengatakan penemuan bayi di dekat jembatan Areng-areng Kota Batu ini merupakan kali kedua. Tahun 2006 terjadi kasus yang sama di kawasan itu. Waktu itu juga ada warga yang menemukan bayi dalam kondisi tidak bernyawa.
Hanya saja, bayi yang ditemukan pada 2006 lalu itu jauh lebih besar dari bayi yang baru ditemukan ini. “Kami menduga bayi yang baru ditemukan ini adalah korban aborsi. Kalau malam hari, jalur itu memang tidak begitu banyak kendaraan lewat. Bisa jadi, lokasi itu dinilai cocok untuk tempat pembuangan bayi,” jelas Sudijono.
Ditambahkannya, setelah dievakuasi ke Mapolsek Junrejo, bayi itu langsung dibawa ke Kamar Mayat RSSA Malang untuk otopsi.st25
