• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Berita XTC Cek Identitas Tiga Anggotanya yang Ditangkap Polisi

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
AOW2G.jpg

BANDUNG- Polisi menangkap tiga orang anggota XTC saat malam takbiran Idul Adha, 26 Oktober lalu dalam kasus penganiayaan, Pengurus resmi XTC Indonesia mengaku belum mengetahui penangkapan tersebut danang akan mengecek keabsahan anggota XTC yang ditangkap tersebut.

“Saya selaku pembina XTC belum mendapat informasi terkait kasus ini. Tapi ada kemungkinan, mereka (pelaku) hanya mengaku saja sebagai anggota XTC,” kata salah seorang pentolan XTC, Ahmad Ridwan, di Bandung.

Namun jika benar ketiganya adalah anggota XTC, pihaknya akan mencari tahu asal muasal permasalahan tersebut bisa muncul hingga menyebabkan adanya pengeroyokan tersebut.

“XTC itu bukan geng motor. Kami minta jajaran Kepolisian untuk bertindak secara profesional dan proporsional,” tuturnya.

Seperti diketahui, sebelum adanya perjanjian perdamaian damai geng motor, XTC adalah sebuah geng yang dikenal cukup ‘aktif’ di dunia jalanan. Namun usai ada perjanjian, XTC pun berubah menjadi klub motor dan bergabung bersama Ikatan Motor Indonesia (IMI).

Sementara itu, Wakil Wali Kota Bandung Ayi Vivananda mengungkapkan jika yang diperbuat ketiga tersangka bukan termasuk kenakalan remaja melainkan tindak kriminal murni.

“Itu tidak termasuk kenakalan remaja, siapa pun pelakunya harus ditindak tegas. Jika memang mereka masih pelajar, diharapkan pihak sekolah bisa memanggil orangtuanya untuk diberi arahan,” jelasnya.

Ayi mengatakan, salah satu cara menekan angka kriminalitas di kalangan pelajar yakni dengan mengedepankan program ekstra kulikuler terhadap para siswa.

“Dengan ekstra kulikuler, pelajar bisa semakin aktif dan prestasi. Tapi terkait dengan geng motor sejak dua tahun lalu geng motor dibubarkan, yang masih ada hanyalah kriminal bermotor," pungkasnya.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.