L999
IndoForum Junior E
- No. Urut
- 44983
- Sejak
- 31 Mei 2008
- Pesan
- 1.587
- Nilai reaksi
- 38
- Poin
- 48
NEW YORK - Gaji dan bonus para bos-bos dari perusahaan kakap di Amerika banyak yang menciut terancam krisis. Sebut saja amblesnya gaji bos bunk bergengsi Citibank dan Merril Lynch, sudah menjadi rahasia umum.
Tapi, tidak dengan Yahoo Inc. Perusahaan penyedia jasa internet ini justru membayar mahal gaji Carol Bartz, yang baru diangkat menjadi CEO menggantikan Jerry Yang.
Kabarnya, Bartz yang mantan CEO AutoDesk ini dibayar USD19 juta atau setara dengan Rp211,7 miliar. danang sebesar itu belum termasuk bonus USD2 juta dan sebanyak lima juta lembar jatah saham stock option. Belum lagi USD8 miliar untuk annual equity grant pada 2009.
Namun, Dewan Penasihat Yahoo masih akan melihat hasil kerjaannya untuk membawa Yahoo menjadi situs jasa pelayanan internet nomor satu mengalahkan saingannya.
Rencananya, Bartz akan mengadakan pertemuan pekan ini untuk melakukan konsolidasi internal.
Tapi, tidak dengan Yahoo Inc. Perusahaan penyedia jasa internet ini justru membayar mahal gaji Carol Bartz, yang baru diangkat menjadi CEO menggantikan Jerry Yang.
Kabarnya, Bartz yang mantan CEO AutoDesk ini dibayar USD19 juta atau setara dengan Rp211,7 miliar. danang sebesar itu belum termasuk bonus USD2 juta dan sebanyak lima juta lembar jatah saham stock option. Belum lagi USD8 miliar untuk annual equity grant pada 2009.
Namun, Dewan Penasihat Yahoo masih akan melihat hasil kerjaannya untuk membawa Yahoo menjadi situs jasa pelayanan internet nomor satu mengalahkan saingannya.
Rencananya, Bartz akan mengadakan pertemuan pekan ini untuk melakukan konsolidasi internal.




