Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Ya Allah berilah rahmat & rahim mu kepada rakyat Palestina
Jakarta - porosnusantara.co.id
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada hari Selasa (23/7/2024) menyatakan bahwa ada risiko tinggi penyebaran virus polio di Jalur Gaza & di luar perbatasannya karena keadaan kesehatan & sanitasi yg mengerikan di daerah kantong Palestina yg dilanda perang.
Ayadil Saparbekov, ketua regu untuk keadaan darurat kesehatan di WHO di Gaza & Tepi Barat, mengatakan bahwa virus polio tipe 2 yg berasal dari vaksin sudah diisolasi dari sampel lingkungan dari limbah di Gaza.
Ada risiko tinggi penyebaran virus polio yg berasal dari vaksin di Gaza, tidak cuma karena deteksi tetapi juga karena keadaan sanitasi air yg sangat buruk, katanya kepada wartawan di Jenewa.
Hal ini juga dapat menyebar ke dunia internasional, pada titik yg sangat tinggi, Saparbekov mengatakan bahwa para pekerja WHO & UNICEF dijadwalkan tiba di Gaza pada hari Kamis (25/7/2024) untuk mengambil sampel tinja manusia sebagai bagian dari pengujian risiko terkait penemuan virus tersebut.
Dia berharap pengujian sampel akan selesai pada akhir pekan ini, supaya para pejabat kesehatan segera mengeluarkan rekomendasi.
Termasuk perlunya kampanye vaksinasi massal serta tipe vaksin apa yg harus dipakai & kelompok usia berapa yg perlu divaksinasi, tambahnya.
Polio yg menyebar khususnya melalui jalur fecal-oral atau penularan dari tinja ke mulut, adalah virus yg sangat menular yg dapat menyerang sistem saraf & menyebabkan kelumpuhan.
Penyakit ini khususnya menyerang anak-anak di bawah usia 5 tahun. Militer Israel mengatakan pada hari Minggu bahwa mereka akan mulai menawarkan vaksin polio kepada tentara yg bertugas di Jalur Gaza setelah sisa-sisa virus polio yg menular ditemukan dalam sampel tes di daerah kantong pantai.
Pihak militer juga mengatakan bahwa dengan kerja sama kelompok-kelompok internasional, vaksin yg cukup sudah didatangkan untuk menjangkau lebih dari satu juta orang di Gaza, yg memiliki total populasi sekitar 2,3 juta jiwa.
Tanpa layanin kesehatan yg memadai, penduduk Gaza sangat rentan kepada wabah penyakit, mengatakan para pejabat kesehatan masyarakat & kelompok-kelompok bantuan.
Saya sangat khawatir akan terjadinya wabah di Gaza. Dan ini bukan cuma polio, tetapi juga berbagai wabah penyakit menular, mengatakan Saparbekov.