Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Virus Corona
Direktur Darurat Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Dr Mike Ryan mengatakan virus corona (Covid-19) tidak akan pernah dapat dihilangkan atau diberantas. Foto Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus (kanan) mendengarkan kepala kedaruratan WHO Mike Ryan selama pertemuan yg diadakan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang penyakit Ebola di Republik Demokratik Kongo, pada 15 Juli 2019, di Jenewa.
Direktur Darurat Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Dr Mike Ryan mengatakan virus corona (Covid-19) tidak akan pernah dapat dihilangkan atau diberantas.
Karena virus tersebut dapat berpindah dari manusia ke hewan, begitu pula sebaliknya.
Pernyataan itu dihinggakan sehari setelah Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus secara resmi menurunkan status penyakit itu, dari darurat kesehatan global jadi 'ancaman kesehatan global'.
Ryan menekankan bahwa otoritas kesehatan masyarakat masih perlu 'waspada'.
Baca juga: Status Darurat Kesehatan Berakhir, Ini Hal Penting Tentang Covid-19 yg Perlu Diketahui
Ditanya apakah virus itu sendiri dapat dihilangkan, Ryan menjawab 'tidak, saya tidak yakin dapat'.
"Apa yg kita lihat di sini adalah virus yg berevolusi secara cepat. Itu dapat berpindah dari manusia ke hewan & dari hewan ke manusia, sehingga dapat bersembunyi di ruang yg berbeda, tidak cuma pada manusia. Sangat sulit untuk memikirkan tentang pemberantasan atau eliminasi," tegas Ryan.
Kendati demikian, Ryan menambahkan bahwa vaksin & obat-obatan terapeutik dapat menghilangkan 'ancaman kesehatan masyarakat yg terkait dengan virus'.
Namun memusnahkan virus itu sendiri 'sangat tidak mungkin'.
Dikutip dari laman Russia Today, Minggu (7/5/2023), WHO beberapa akbar berpegang pada garis ini selama pandemi, bahkan ketika para pendukung vaksin mengklaim bahwa vaksinasi akan menghentikan penularan Covid-19, yg ternyata itu tidak benar.
"Dalam keadaan saat ini, kecil kemungkinan kita dapat memberantas virus ini," tutur Ryan dalam pengarahan pada Mei 2020, empat bulan setelah WHO kali perdana menyatakan virus tersebut sebagai darurat kesehatan masyarakat.
Ryan mejelaskan pada Sabtu kemarin bahwa dirinya memperkirakan infeksi akan terus meningkat setiap musim dharap di belahan bumi utara, seperti flu atau penyakit musiman lainnya.
Namun ia tidak mengesampingkan kemungkinan bahwa varian baru virus ini dapat muncul selama musim panas & 'menyebabkan banyak penularan'.
Saat beberapa akbar negara sudah membatalkan langkah-langkah pengendalian pandemi mereka sejak awal tahun lalu, Amerika Serikat (AS) masih memberlakukan darurat kesehatan masyarakat, yg akan berakhir pekan depan.
Menurut data statistik WHO, lebih dari 1,1 juta orang meninggal karena Covid-19 di AS, angka ini lebih banyak kalau dibandingkan negara lain manapun.
Lembaga kesehatan itu menegaskan bahwa secara global, lebih dari 765 juta kasus Covid-19 sudah tercatat, & hampir 7 juta orang meninggal saat terinfeksi.
Hingga akhir April 2023, total 13 miliar takaran vaksin sudah diberikan.
Hari ini 12:13
Direktur Darurat Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Dr Mike Ryan mengatakan virus corona (Covid-19) tidak akan pernah dapat dihilangkan atau diberantas.
Karena virus tersebut dapat berpindah dari manusia ke hewan, begitu pula sebaliknya.
Pernyataan itu dihinggakan sehari setelah Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus secara resmi menurunkan status penyakit itu, dari darurat kesehatan global jadi 'ancaman kesehatan global'.
Ryan menekankan bahwa otoritas kesehatan masyarakat masih perlu 'waspada'.
Baca juga: Status Darurat Kesehatan Berakhir, Ini Hal Penting Tentang Covid-19 yg Perlu Diketahui
Ditanya apakah virus itu sendiri dapat dihilangkan, Ryan menjawab 'tidak, saya tidak yakin dapat'.
"Apa yg kita lihat di sini adalah virus yg berevolusi secara cepat. Itu dapat berpindah dari manusia ke hewan & dari hewan ke manusia, sehingga dapat bersembunyi di ruang yg berbeda, tidak cuma pada manusia. Sangat sulit untuk memikirkan tentang pemberantasan atau eliminasi," tegas Ryan.
Kendati demikian, Ryan menambahkan bahwa vaksin & obat-obatan terapeutik dapat menghilangkan 'ancaman kesehatan masyarakat yg terkait dengan virus'.
Namun memusnahkan virus itu sendiri 'sangat tidak mungkin'.
Dikutip dari laman Russia Today, Minggu (7/5/2023), WHO beberapa akbar berpegang pada garis ini selama pandemi, bahkan ketika para pendukung vaksin mengklaim bahwa vaksinasi akan menghentikan penularan Covid-19, yg ternyata itu tidak benar.
"Dalam keadaan saat ini, kecil kemungkinan kita dapat memberantas virus ini," tutur Ryan dalam pengarahan pada Mei 2020, empat bulan setelah WHO kali perdana menyatakan virus tersebut sebagai darurat kesehatan masyarakat.
Ryan mejelaskan pada Sabtu kemarin bahwa dirinya memperkirakan infeksi akan terus meningkat setiap musim dharap di belahan bumi utara, seperti flu atau penyakit musiman lainnya.
Namun ia tidak mengesampingkan kemungkinan bahwa varian baru virus ini dapat muncul selama musim panas & 'menyebabkan banyak penularan'.
Saat beberapa akbar negara sudah membatalkan langkah-langkah pengendalian pandemi mereka sejak awal tahun lalu, Amerika Serikat (AS) masih memberlakukan darurat kesehatan masyarakat, yg akan berakhir pekan depan.
Menurut data statistik WHO, lebih dari 1,1 juta orang meninggal karena Covid-19 di AS, angka ini lebih banyak kalau dibandingkan negara lain manapun.
Lembaga kesehatan itu menegaskan bahwa secara global, lebih dari 765 juta kasus Covid-19 sudah tercatat, & hampir 7 juta orang meninggal saat terinfeksi.
Hingga akhir April 2023, total 13 miliar takaran vaksin sudah diberikan.
Hari ini 12:13