roughtorer
IndoForum Senior A
- No. Urut
- 44416
- Sejak
- 24 Mei 2008
- Pesan
- 6.755
- Nilai reaksi
- 175
- Poin
- 63
Ini sebenarnya memang kisah nyata. Hal-hal lucu yang terjadi di tempatku sehari hari.
Kurang lebih satu tahun yang lalu, si Ahmad aku bajak dari petugas penjaga kolam renang di RPH (Rantau Prapat Hotel). Waktu itu memang aku butuh tenaga kerja yang mau belajar. Karena toko ku adalah toko yang menjual komputer dan pernak-perniknya.
Aku agak kaget waktu baca Data-data pribadi yang ditulisnya. Jadi, seperti ini wawancaranya:
"Mengapa kamu mau bekerja di sini?" tanyaku serius.
"Hmmm... Karena di tempat abang, saya bisa belajar sambil bekerja. Di sini saya bisa mendapat ilmu tentang komputer"
"Jadi, gaji gak perlu yah....."
"Yah perlu lah, bang. Hanya, kalau jaga kolam renang kan sudah gajinya tak seberapa, ilmunya tidak ada..."
"Oh gitu...... terus pendidikan kamu ini yang jadi ganjalan. Kamu sekolah nya sampai SMP saja?
"Sampai kelas 2 SMP bang, bapak sudah tidak sanggup membiayai lagi... Makanya sekarang saya ikut lelek-ku (paman) di Rantau Prapat ini ...." Ahmad menjelaskan kondisi keluarganya yang memang susah dan aslinya dia berasal dari Bagan Batu, yang jaraknya dengan kotaku sekitar 300 km.
"SMP kamu tidak tamat. Gimana mau belajar komputer? Apalagi di toko ini kerjanya kebanyakan hardware loh, perbaikan, perakitan dan penjualan..." aku agak spektis juga.
"Jadi, kalau SMP saja kamu gak tamat, apa dong yang tamat?" aku sudah merasa agak underestimate juga, jangan sampai salah pilih karyawan kan...
"Saya hattam waktu belajar ngaji bang....."
Kikikikikik..... 'Hattam' berarti 'tamat'. Yang bikin aku gak habis pikir, gimana tamat belajar ngaji bisa diaplikasikan ke komputer yah.....
Untungnya, emang IQ si Ahmad lumayan lah, jadi kubekali 2 buah kamus Inggris-Indonesia, Indonesia-Inggris, bisa juga dia. Sekarang, aku di toko lagi ngetik humor soal dia, si Ahmadnya sedang merakit satu unit PC tuh.... sekaligus instalasi sofware udah bisa dilakukan dengan baik dan benar.
nb: bingung nih.... kisah ini cocoknya di sini atau di Heart To Heart yah...?
Kurang lebih satu tahun yang lalu, si Ahmad aku bajak dari petugas penjaga kolam renang di RPH (Rantau Prapat Hotel). Waktu itu memang aku butuh tenaga kerja yang mau belajar. Karena toko ku adalah toko yang menjual komputer dan pernak-perniknya.
Aku agak kaget waktu baca Data-data pribadi yang ditulisnya. Jadi, seperti ini wawancaranya:
"Mengapa kamu mau bekerja di sini?" tanyaku serius.
"Hmmm... Karena di tempat abang, saya bisa belajar sambil bekerja. Di sini saya bisa mendapat ilmu tentang komputer"
"Jadi, gaji gak perlu yah....."
"Yah perlu lah, bang. Hanya, kalau jaga kolam renang kan sudah gajinya tak seberapa, ilmunya tidak ada..."
"Oh gitu...... terus pendidikan kamu ini yang jadi ganjalan. Kamu sekolah nya sampai SMP saja?
"Sampai kelas 2 SMP bang, bapak sudah tidak sanggup membiayai lagi... Makanya sekarang saya ikut lelek-ku (paman) di Rantau Prapat ini ...." Ahmad menjelaskan kondisi keluarganya yang memang susah dan aslinya dia berasal dari Bagan Batu, yang jaraknya dengan kotaku sekitar 300 km.
"SMP kamu tidak tamat. Gimana mau belajar komputer? Apalagi di toko ini kerjanya kebanyakan hardware loh, perbaikan, perakitan dan penjualan..." aku agak spektis juga.
"Jadi, kalau SMP saja kamu gak tamat, apa dong yang tamat?" aku sudah merasa agak underestimate juga, jangan sampai salah pilih karyawan kan...
"Saya hattam waktu belajar ngaji bang....."
Kikikikikik..... 'Hattam' berarti 'tamat'. Yang bikin aku gak habis pikir, gimana tamat belajar ngaji bisa diaplikasikan ke komputer yah.....
Untungnya, emang IQ si Ahmad lumayan lah, jadi kubekali 2 buah kamus Inggris-Indonesia, Indonesia-Inggris, bisa juga dia. Sekarang, aku di toko lagi ngetik humor soal dia, si Ahmadnya sedang merakit satu unit PC tuh.... sekaligus instalasi sofware udah bisa dilakukan dengan baik dan benar.
nb: bingung nih.... kisah ini cocoknya di sini atau di Heart To Heart yah...?
