Follow along with the video below to see how to install our site as a web app on your home screen.
Catatan: This feature may not be available in some browsers.
Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis. Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.
Tim peneliti yang melaporkan di jurnal Science mengungkap temuan mengenai virusdengan ukuran paling besar di dunia. Mikroorganisme dengan nama Pandoravirus ini tampak lebih besar dibandingkan virus-virus lainnya.
"Kami percaya bahwa kami tengah membuka kotak Pandora. Kami yakin telah menyentuh alternatiftree of life (pohon kehidupan)," kata peneliti Jean-Michel Claverie, seperti dilansir Softpedia, Jumat (19/7/2013).
Sebuah objek virus aneh ini pertama kali ditemukan di Las Cruce, Chili. Kemudian, spesialis mengidentifikasi jenis kedua dari virus ini di Melbourne, Australia.
Virus 'raksasa' yang pertama ini diberi nama Pandoravirus salinus, sedangkan yang kedua dinamakan Pandoravirus dulcis. Virus ini dikatakan dua kali lebih besar seperti Megavirus.
Mikroorganismeini kabarnya 1.000 kali lipat lebih besar daripada virus flu biasa dan bisa dilihat dengan jelas di bawah mikroskop biasa. Kabarnya, virus ini memiliki sekira 2.556 gen, di mana 7 persen dari gen tersebut mirip dengan organisme lain.
Ilmuwan menduga asal usul Pandoravirus berbeda dari kebanyakan bentuk kehidupan mikroorganisme. Virus ini hidup di bawah air dan bukan merupakan ancaman bagi manusia.