• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Waspadai Penyakit pada "Musim Banjir"

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Bulubabi
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Bulubabi

IndoForum Junior B
No. Urut
6034
Sejak
4 Sep 2006
Pesan
2.583
Nilai reaksi
238
Poin
63
Waspadai Penyakit pada "Musim Banjir"

banjir-roni08.jpg


Hujan deras yang terus mengguyur sebagian besar wilayah di Indonesia selama sepekan terakhir ini menyebabkan banjir yang makin meluas. Repotnya, banjir bukan hanya menyebabkan kerugian harta tetapi juga membawa bibit penyakit.

Menurut dr. Titos Ahimsa, Sp.PD dari Rumah Sakit Umum Daerah Cengkareng, ada beberapa penyakit yang sebaiknya diwaspadai oleh masyarakat. "Saat masuk musim penghujan, penyakit yang biasanya dijumpai adalah diare, demam berdarah, serta leptospirosis," katanya. Penyakit-penyakit tersebut merupakan penyakit infeksi.

Diare

Perilaku kebersihan dan sanitasi yang buruk menjadi penyebab penyakit ini. Selain air yang terkontaminasi, kebiasaan buruk seperti tidak mencuci tangan menggunakan sabun membuat kuman mudah masuk ke tubuh manusia.

Masyarakat di kota besar yang tinggal di bantaran kali pada umumnya tidak memiliki sarana sanitasi yang baik. Jika musim hujan tiba, kotoran yang ada di tanah akan terbawa oleh air hujan masuk ke dalam sumur.

"Pastikan makanan yang dikonsumsi selalu higienis, meminum air yang sudah mendidih serta perhatikan sarana sanitasi. Mencegah diare sebenarnya mudah, kuncinya adalah selalu menjaga kebersihan" kata Titos.

Influenza

Anak-anak berusia balita merupakan golongan yang paling rentan terkena influenza. Masa inkubasi-waktu dari paparan virus sampai timbul gejala- influenza sangat cepat, hanya tiga sampai tujuh hari. Gejalanya berupa nyeri kepala, demam, menggigil, nyeri otot, lemas, hingga kejang. Peningkatan suhu badan dapat terjadi dalam 12-24 jam. Dapat juga muncul bersin dan batuk tidak berdahak.

Faktor pemicunya antara lain udara dingin dan turunnya kekebalan tubuh, terutama pada bayi di bawah satu tahun dan orang usia lanjut. Bila terserang influenza, mereka berisiko terkena ISPA, termasuk radang paru. Pencegahan yang dapat dilakukan antara lain menghindari hujan-hujanan, menghindari kontak dengan penderita serta menjaga daya tahan tubuh.

Leptospirosis

Penyakit yang termasuk penyakit mematikan ini disebabkan oleh bakteri leptospira berbentuk spiral yang menyerang hewan dan manusia. Penularan penyakit ini bisa melalui tikus, babi, sapi, kambing, kuda, anjing, serangga, burung, landak, kelelawar dan tupai. Namun diduga penularannya lebih banyak melalui air kencing tikus, meski tidak semua tikus mengandung bakteri tersebut.

"Air kencing tikus yang terbawa banjir bisa masuk ke tubuh manusia melalui luka, misalnya saat berjalan tanpa alas kaki di genangan air,"papar Titos. Masa inkubasi penyakit ini sekitar 4-19 hari. Menurut Titos, gejala awal yang perlu dicurigai antara lain, demam tinggi, nyeri otot di betis, serta pusing-pusing.

Jika tidak ditangani segera, pasien yang terkena bakteri leptospira ini bisa terkena gagal ginjal serta penyakit kuning. Ketika Jakarta dilanda banjir besar tahun 2002 yang lalu, tercatat ada tujuh orang korban meninggal dunia karena penyakit ini. Oleh sebab itu, begitu ada gejala, pasien harus segera mendapat pertolongan dokter.

Pengobatan yang diberikan oleh dokter antara lain dengan pemberian antibiotik. Sedangkan tindakan pencegahan yang perlu dilakukan masyarakat adalah menjaga kebersihan lingkungan dengan cara membasmi sarang tikus.

Demam Berdarah

Meski wabah penyakit ini selalu muncul berulang setiap tahunnya, namun tetap saja banyak orang yang terkena, bahkan hingga meninggal dunia. Virus yang berasal dari gigitan nyamuk Aedes aegypti memang tidak bisa dianggap remeh, empat-lima hari pasca gigitan, gejala demam berdarah sudah muncul.

Gejala awal penyakit ini mirip dengan flu. Biasanya dimulai dengan panas tinggi selama 2 sampai 7 hari, diikuti dengan badan lesu dan lemah, tidak nafsu makan, nyeri pada ulu hati, mual dan muntah. Kadang disertai dengan mencret dan nyeri otot. Tampak bintik-bintik merah pada kulit. Bila sudah parah, penderita gelisah. Tangan dan kakinya dingin dan berkeringat.

Pencegahan penyakit ini bisa dilakukan dengan membasmi nyamuk dengan obat semprot, memakai kelambu saat tidur serta memutus rantai perkembangbiakan nyamuk dengan cara 3M (menguras, menutup dan mengubur).

Di Kutip dari : Kompas
 
"muntaber" nggak termasuk yg perlu di waspadain ya om /hmm/hmm/hmm
 
Tambahan penyakit lain yang juga mengancam adalah demam tifoid, typhus, radang paru-paru, infeksi saluran pernapasan atas (ISPA), infeksi kulit, dan gatal-gatal. /no1
 
yg paling sering trejadi adalah ISPA tuh /swt /wah apalagi tempat pengungsiannya jauh dari layak huni /sob
 
Penyakit yg paling berbahaya pas banjir ya...penyakit tidur...susah tidur klo pas kebanjiran /heh
 
penyakit kutu aer bakalan kena juga kalo berendem kelamaan di banjir2 --`
 
karena banjir tercampur dengan berbagai macam kotoran tuh /swt /wah
 
udah bercampur aduk semua lah mbak /wah
 
wetzzz jadi laper gue malahan loe ngomongin cap cay segala silf /swt/swt/swt
yg penting banjir gitu berbagai jenis penyakit bisa datang tuh /e4/e4/e4
 
sekarang masa rwannya d jakarta karena banjir udh surut so tinggal penyakit yang akan berdatangan seperti DBD, diare, ISPA, gatal gatal /wah kasian bgt ya warga ibukota jakarta /wt
 
DBD sekarang penyakit paling banyak deh /swt
 
eh penyakit cacingan juga termasuk loh....
kan telor2 cacing terbawa air banjir kemana2..trus..tertular ke anak2 kecil...lewat kulit yg terluka atau lewat kuku2 jari...
 
cacingan iya tapi nggak seberapa bahaya tuh /e4/e4/e4
 
apalagi DBD berbahaya bgt tuh klo musim banjir gini /swt
 
DBD bahaya sih mbak,tapi selama nggak telat masih bisa sembuh kok mbak ;))
 
d surabaya udh berapa tuh meninggal gara gara DBD /wah /sob
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.