• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Waspadai Biji kapas & Biji Pare !

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. magnum
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

magnum

IndoForum Activist C
No. Urut
1320
Sejak
27 Mei 2006
Pesan
14.143
Nilai reaksi
417
Poin
83
Waspadai Biji Kapas & Biji Pare


Berdasarkan hasil riset yang dilakukan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) baru-baru ini disebutkan, Indonesia memiliki sekitar 30.000 spesies tumbuhan obat, dari total 40.000 spesies yang ada di seluruh dunia.

Kekayaan hayati ini mencatatkan Indonesia sebagai empunya spesies tumbuhan obat terlengkap di dunia setelah Brasil.

Sayangnya, sejauh ini Indonesia baru memanfaatkan sekitar 180 spesies sebagai bahan baku obat tradisional dari sekitar 950 spesies yang teridentifikasi berkhasiat sebagai obat.

Jika dibandingkan dengan obat farmasi, ramuan tradisional seperti obat herbal memiliki sejumlah keunggulan.

Selain mampu meningkatkan fungsi tubuh, ramuan tradisional memiliki bahan alami melimpah dan murah, serta efek samping relatif rendah dengan tetap memerhatikan ketepatan takaran atau dosis, waktu, dan cara penggunaan.

Obat herbal lebih sesuai untuk penyakit metabolik seperti diabetes, kolesterol tinggi, asam urat serta gangguan pencernaan. Obat ini juga cocok untuk penyakit degeneratif seperti reumatik, asma, tukak lambung, wasir, dan pikun.

Namun, diakui sejumlah tanaman obat mempunyai efek samping berbahaya yang perlu diwaspadai. Contohnya, penggunaan daun digitalis, daun oleander, dan daun senggunggu bagi penderita penyakit jantung, pemakaian kulit buah jambu monyet bagi penderita gangguan saluran pernapasan.

Adapun biji kapas dapat menurunkan libido pria, biji pare melemahkan spermatozoa.

Oleh karena itu, Direktur Penilaian Obat Tradisional, Suplemen Makanan dan Kosmetik Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM) Niniek Soedijani mengimbau agar konsumen dapat memilih produk obat tradisional secara rasional dan kritis.

"Dalam memilih obat tradisional, konsumen harus memerhatikan kegunaan, aturan pakai, dan keterangan-keterangan yang tertera pada label," ungkapnya.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.