Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Sebagai seorang Jobhunter baik itu Fresh Graduate atau bukan, saat ini kebutuhan untuk mencari kerja sedang tinggi sekali. Dampak covid juga menciptakan pembukaan lowongan kerja semakin menipis. Dikala sedang susah-susahnya mencari lowongan pekerjaan, ternyata masih banyak oknum penipuan lowongan kerja yg semakin-hari semakin pandai menciptakan lowongan kerja palsu tersebut seolah-olah seperti aslinya & tanpa celah. Mereka memanipulasi panggilan lowongan kerja hingga ke tahap yg tidak terduga di mana sebagai orang yg awam akan sulit membedakannya. Oleh karena itu Ts akan membagikan kedok lowongan kerja palsu yg sedang ramai di 2022 ini, Penasaran bagaimana kedoknya yuk cermati thread ini.
Berawal dari lowongan kerja yg dibagikan dari grup whatsapp kampus, ane sebagai Jobhunter ikut mendaftar berbagai macam lowongan pekerjaan yg di share di grup. Salah satu yg jadi perhatian yaitu ada lowongan pekerjaan dari Telkom Indonesia. Dimana setelah mengisi link yg dibagikan seminggu kemudian ane dapat panggilan interview yg dibagikan via email. Dari emailnya pun terkesan asli karena sang pengirim bukan mengpakai email abal-abal seperti gambar di bawah :
Tak lama berselang ane membuka dokumen panggilan interview tersebut. Dokumen tersebut terlihat seperti biasa & cukup meyakinkan. Disitu tertera nama-nama yg diterima untuk panggilan interview, hingga sini pun belum terlihat ada yg mencurigakan.
Hingga berlanjut ke halaman selanjutnya dimana ternyata kita dipanggil interview untuk domisili yg jauh dari tempat kita. Disini ane mulai curiga apa iya Telkom Indonesia tidak memiliki cabang di Jakarta. Kok interviewnya malah di Surabaya.
Di sini firasat ane sudah buruk & benar begitu di halaman selanjutnya kita malah disuruh reservasi tiket untuk penerbangan ke sana oleh pihak yg bersangkutan.
Pupus asa ane, secercah asa untuk memperbaiki kondisi ekonomi justru cuma omong kosong belaka yg dibuat oleh para penipu-penipu lowongan kerja yg semakin cerdik.
Dari sini ane mulai mendapati pengalaman bahwa belum tentu 100% benar panggilan interview yg mengpakai domain email meyakinkan. Jika kita disuruh reservasi tiket untuk reimburs (ditalangi dahulu) itu berarti 100% penipuan. Apalagi pembelian tiket harus melalui pihak yg bersangkutan. Logikanya kalau memang dia talangi mengapa tidak dia memberikan tiket itu secara gratis saja.
Ane mulai curiga oleh alamat email yg bersangkutan & ane memutuskan untuk searching lebih lanjut darimana asal domain email tersebut, ternyata sesuai perkiraan :
Domain situs tersebut ternyata tidak ada lalu bagaimana cara mereka mengpakai [email protected] sebagai alamat email masih jadi rahasia yg belum dapat ane pecahkan.
Hmm ternyata begitu ya kondisi dunia lowongan pekerjaan saat ini. Para penipu semakin lama semakin pintar & terlihat hampir tidak ada celah. Bagaimana bila informasi ini dibaca oleh orang awam. Bisa-dapat saja ada yg percaya karena mengpakai email yg terlihat meyakinkan. Apalagi informasi tersebut sudah hingga beredar di kalangan kampus.
Sumber gambar : dokumen pribadi
Hari ini 17:00