• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Waspada, Kini Muncul Varian Corona Delta & Delta Plus

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Angela
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Angela

IndoForum Pro E
No. Urut
88
Sejak
25 Mar 2006
Pesan
45.487
Nilai reaksi
35
Poin
0
Quote:

Waspada, Kini Muncul Varian Corona Delta & Delta Plus


Buat anda yg merasa pandemi akan segera berakhir, tunggu dulu. Masalahnya, kini ada varian delta virus Corona yg bikin asa berakhirnya pandemi pupus begitu saja.

Varian itu memang sangat mengkhawatirkan. Mau tahu alasannya? Simak baik-baik berita ini.


Senin (14/06) lalu, Indonesia jadi salah satu dari 74 negara di dunia yg mengkonfirmasi masuknya varian B1617.2 atau varian delta. Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin sendiri bilang, varian itu mendominasi lonjakan kasus di DKI Jakarta, Kudus, & Bangkalan.


Mulanya, cuma ada varian B117 atau alpha yg perdana kali ditemukan di Inggris. Lalu, ia bermutasi jadi varian delta yg perdana kali ditemukan di India pada Februari 2021. Kemudian pada April, WHO menetapkan varian delta sebagaivariant of concern(VoC) alias harus diperhatikan.


Tapi, pada Mei, status itu berubah jadi dikhawatirkan. Alasannya, karena varian ini cepat sekali menular,guys. Di Inggris saja, varian delta menyumbang 90 persen lonjakan kasus harian.


MenurutPublic HealthInggris, varian delta lebih cepat menyebar sebanyak 60 persen dari induknya, atau varian alpha. Mereka juga bilang, varian delta menyebabkan risiko rawat inap naik hingga 2,61 kali lipat.


Selain itu, ada juga beberapa kekuatan varian delta yg harus diwaspadai menurut Ketua Tim PenelitiWhole Genome Sequencing(WGS) FK-KMK Universitas Gadjah Mada (UGM) Gunadi. Pertama, varian delta dapat menciptakan pasien Covid-19 yg sudah sembuh jadi positif kembali.


Kedua, ia juga akan memperlemah kekebalan tubuh, terlebih bagi usia lanjut yg sudah divaksinasi dua takaran sekalipun. Kalau secara gejala, sebenarnya enggak jauh beda dengan gejala pada umumnya.


Tapi, menurut profesor kesehatan internasional di Johns Hopkins University, Dr. Bhakti Hansoti, ada beberapa gejala yg patut diperhatikan. Soalnya, kalau anda biarkan, gejala-gejala ini disebut makin parah & bakal sulit ditangani secara medis.


Di antaranya: sakit perut, hilangnya selera makan, muntah, mual, nyeri sendi, & gangguan pendengaran. Studi di Cina bilang, varian delta juga tahan banting kepada vaksin, khususnya untuk takaran tunggal.


Tapi, tenang. Kabar baiknya, studi sudah menyangkal hasil penelitian itu, kok. Salah satunya dariPublic HealthInggris. Kata mereka, dua takaran vaksin AstraZeneca efektif mencegah gejala yg ditimbulkan varian delta sebesar 60 persen. Terhitung dua pekan setelah disuntik takaran kedua.


Dua takaran Pfizer juga sanggup memberi akibat yg sama sebesar 88 persen, juga dua pekan setelah takaran kedua. Selain itu, dua takaran AstraZeneca juga ampuh mengurangi risiko rawat inap akibat varian delta sebesar 92 persen.


Sementara Pfizer ampuh mengurangi risiko tersebut hingga 96 persen. Dua takaran memang jadi kunci pencegahan. Soalnya, tiga pekan setelah disuntik takaran pertama, baik AstraZeneca maupun Pfizer cuma efektif 33 persen saja.


Jadi, kalau kalian masih dapat satu takaran vaksin saja, janganpededulu dapat kebal sama Corona, ya!


Apalagi, kini varian delta sudah beranak lagi alias muncul mutasi baru. Namanya varian AY.1 atau delta plus. Karena masih baru, delta plus belum terbukti menyebabkan gejala yg lebih parah. Namun, satu yg pasti, delta plus kebal kepada terapiantibodi monoklonal.


Antibodi monoklonalsendiri merupakan protein buatan pakai rekayasa genetika. Tujuannya untuk memproduksi antibodi yg mirip dengan yg dihasilkan oleh tubuh. Protein itu bakal mengikuti sistem kekebalan tubuh buat melawan antigen berbahaya kayak virus Corona misalnya.​


Jadi, semakin hari, virus Corona makin mengganas,guys.Yok, mulai perketat lagi prokesnya,yok~





Quote:
Andara Rose​


Hari ini 15:44
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.