Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Pandemi menciptakan banyak pekerja harus dirumahkan, tetapi mau bagaimanapun juga mereka harus tetap cari makan. Dengan berbekal uang yg dikumpulkan selama bekerja, merekapun perlahan-lahan bangkit & mencari solusi dari kelaparan.
Ada banyak cara untuk memulai sebuah pekerjaan, salah satunya adalah terjun ke dunia kuliner. Karena dapat dipastikan masakan ini sepertinya tidak akan pernah mati, akan terus berinovasi, & mencari solusi kreatifitas yg lebih elegan sesuai tuntutan zaman.
Seperti banyak dilakukan oleh pengusaha warung Indomie, warkop, warmindo atau apapun namanya itu kalau dahulu harus punya kios sederhana dengan model seperti warteg yg lebih kecil. Kalau saat ini ada terobosan baru, menganut sistem warung sunda yg lebih mengutamakan self service, alias ambil sendiri hal ini memberikan inspirasi bagi warung Indomie yg terkesan lebih bersih & elegan.
Tentunya konsep baru yg terlihat unik maka hal seperti ini dengan mudah sudah menjamur di kota-kota besar, bagaimana sih caranya. Apakah konsumen masak mie sendiri?
Tenang, mungkin kedepannya akan ada konsep konsumen akan dapat memasak mienya sendiri. Tapi resikonya cukup besar, karena zaman modern akan banyak manusia yg tidak dapat memasak. Maka konsep memasak sendiri akan ada alat atau bantuan spesifik dari robot yg menciptakannya seperti robot yg jadi barista menciptakan kopi.
Namun kalau di Indonesia penggunaan robot dalam pelayanan cafe & resto masih menunggu sabdo palon nagih janji, jadi tidak dapat diprediksi kapan hal itu akan muncul. Orang eKTP saja masih perlu foto copy, kan lucu!!
Maka konsep yg ditawarkan cukup mudah, akan ada berbagai variant rasa mie instant yg ditawarkan, dari berbagai merek. Mie ini dipajang dalam kontainer yg dapat diambil dari bawah dengan cara dicubit lalu ditaruh nampan yg sudah disiapkan, kemudian pilih berbagai macam toping yg sudah ditulis ada yg gratis seperti bawang goreng, sawi, sambal ada juga yg bayar seperti telur, udang, sosis, bakso dll.
Lalu untuk minuman diberikan berbagai minuman sachet, seperti berbagai macam kopi & minuman sachet lainnya tetapi kalau tidak suka dengan minuman itu juga disediakan teh manis & air putih yg dapat di refill alias kalau habis dapat ambil lagi sepuasnya.
Lalu nampan tadi diberikan kepada kasir untuk dimasak jangan lupa bilang atas pesanan dengan nama kamu, konsumen menunggu di meja makan setelahnya makanan akan disajikan dengan apa yg anda sudah pilih.
Tentunya konsep baru dari warung Indomie seperti ini menberikan warna baru, terlebih ketika sudah banyak warga yg vaksin & PPKM mulai menurun levelnya bisnis ini dinilai menjanjikan.
Karena Eropa & Amerika, sudah sukses menghilangkan pandemi ini terlihat dengan pagelaran olahraga yg sudah dapat dinikmati banyak orang karena sudah vaksin. Kalau Indonesia masih menetapkam ppkm sedang vaksin sudah gencar dimana-mana akan terasa lucu, apalagi kalau pakai embel-embel harus pcr!! Wah ketahuan ada yg mau jualan nih sob, maklum kaum paman gober ink bahagia karena bisnis pcr sungguh gurih duitnya.
Bukti video pandemi sudah hilang di eropa
Bila pandemi dapat diatasi bukan tak mungkin masakan seperti ini akan banyak peminatnya.
Terima kasih yg sudah membaca thread ini hingga akhir, bila ada kritik silahkan dihinggakan & semoga thread ini bermanfaat, tetap sehat & merdeka. See u next thread.
"Nikmati Membaca Dengan Santuy"
--------------------------------------
Tulisan : c4punk@2021
referensi : klik
Pic : google