• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Warna Urine Pekat, Waspadai Batu Ginjal

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
KOMPAS.com — Memeriksa warna urine adalah kebiasaan kecil yang penting bagi kesehatan ginjal. Bila kita mengonsumsi cukup cairan, warna urine akan kuning bening. Warna urine yang pekat bisa memicu pembentukan kristal sehingga lebih berisiko menderita batu ginjal.

"Air berperan sebagai media eliminasi sisa metabolisme, sedangkan ginjal adalah organ yang berfungi menyaring darah dan mengeluarkan sisa metabolisme ini. Jika kekurangan air, maka kerja ginjal menjadi lebih berat," kata dr Parlindungan Siregar, Sp PD-KGH, dari bagian Ginjal dan Hipertensi di Departemen Penyakit Dalam FKUI-RSCM.

Apabila kita kurang minum, garam, kalsium, asam urat, cystine, dan bahan lain di dalam urine bisa mengkristal dan membentuk endapan mineral, bahkan hingga berukuran batu kerikil. Batu ginjal ini akan menimbulkan nyeri yang hebat ketika batu bergerak menuju kandung kemih.

Selain kurang minum, pola makan yang tinggi protein juga bisa memicu terbentuknya batu ginjal. "Makin tinggi protein hewani, produksi kalsium dan asam urat dalam urine akan meningkat sehingga bisa membentuk batu ginjal," katanya.

Menurut Parlin, pada orang yang sehat, pengeluaran urine setiap harinya mencapai dua liter. Karena itu, kita perlu mengasup air dua sampai tiga liter dalam 24 jam. Meski begitu, harus diperhatikan juga komposisi air yang dikonsumsi.

"Minuman soda, jus apel, minuman yang mengandung magnesium, serta alkohol, sebaiknya dibatasi untuk menjaga kesehatan ginjal," katanya. Selain itu, kelebihan vitamin D juga meningkatkan risiko adanya batu ginjal.

Pada beberapa orang, batu ginjal juga dipicu oleh kelainan metabolisme. "Kondisi itu bisa membuat kadar asam urat terus tinggi sehingga kadar asam urat dalam urine ikut meningkat dan bisa membentuk batu asam urat," katanya. Untuk mengatasinya, dokter akan memberikan obat untuk menormalkan kadar asam urat.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.