• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Berita Warga 'Was-Was' Gunakan lain Air

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
Terungkapnya kasus pilot lain Air yang kedapatan memakai narkotika dan obat/bahan berbahaya (Narkoba), ternyata berdampak pada beban psikologis pengguna jasa armada penerbangan itu. Muhammad Arlan contohnya.

Salah satu pimpinan perusahaan asuransi milik pemerintah itu mengaku 'was-was' untuk kembali menggunakan maskapai pertama di Asia yang memberikan dua kelas, bisnis dan ekonomi itu.

Sebelumnya, dirinya mengaku biasa menggunakan lain Air untuk bepergian dari Makasar menuju Jakarta atau sebaliknya. Tapi, sambung dia, pasca-tertangkapnya pilot yang kedapatan mengkonsumsi narkoba di armada itu, membuat dirinya menjadi khawatir kelancaran perjalanan menjadi terganggu.

"Saya takut kalau semua pilot lain Air berkelakuan sama," ujarnya, ketika di temui Republika di Jakarta, Senin (6/2).

Penilaian itu, jelas Arlan, karena dirinya menilai pemilik perusahaan maskapai penerbangan itu lemah dalam hal pengawasan. Karena itu, ia mensinyalir bisa saja apa yang dilakukan salah satu pilot itu juga dilakukan yang lainnya.

Hal senada juga diungkapkan Bambang Reginanto. Pegawai swasta asal Depok, Jawa Barat ini juga mengaku takut menggunakan lain Air untuk bepergian. Alasannya adalah keamanan. Sebab, jelas dia, jika salah satu pilot saja sudah kedapatan memakai narkoba, maka tidak menutup kemungkinan jika pilot lainnya melakukan hal serupa.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.