yan raditya
IndoForum Addict E
- No. Urut
- 163658
- Sejak
- 31 Jan 2012
- Pesan
- 24.461
- Nilai reaksi
- 72
- Poin
- 48
Sekitar 13 orang warga Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, menghadiri undangan jamuan makan yang di laksanakan di ruang rapat Balai Kota, Jakarta, Selasa 21 Mei 2013. Dalam pertemuan itu sempat terjadi perdebatan antara warga dengan Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo
Dalam forum pertemuan itu, seorang warga bernama Budi menyampaikan keluhan-keluhannya. Budi mengaku ada intimidasi dari pihak keamanan yang ditugaskan oleh Pemprov DKI kepada warga Waduk Pluit
Sebelumnya ia berterima kasih banyak, bisa silaturahmi dengan gubernur, walikota, camat, sehingga suara masyarakat didengar pemimpin. Menurutnya, saat ini warga resah melihat polisi, Satpol PP. "Kalau bisa ditarik mundur dulu," ujar Budi.
Jokowi -sapaan Joko Widodo- pun langsung menyela keluhan Budi dan melakukan pembelaan bahwa adanya aparat keamanan itu. Karena ada petugas eskavator yang dilempari oleh batu. "Asal jangan dilempari pakai batu," kata Jokowi.
Namun menurut Budi, orang yang melempari petugas itu adalah warga yang dikenal sebagai pendukung Jokowi. "Itu orang Bapak sendiri, Pak Sentun namanya. Katanya mau katemu Jokowi, makanya lempar beko," kata Budi.
Ternyata, Sentun adalah orang yang dulu sangat fanatik terhadap Jokowi. Kata Budi, dia adalah salah satu tim sukses Jokowi pemilihan kepala daerah tahun 2012 yang lalu.
Kata Budi, mayoritas warga yang ada di bantaran waduk Pluit mencoblos Jokowi saat Pilkada. Tetapi ketika Jokowi berniat menggusur warga bantaran waduk Pluit, tim sukses Jokowi di sana berbalik membenci Jokowi.