byakuya
IndoForum Activist C
- No. Urut
- 46894
- Sejak
- 25 Jun 2008
- Pesan
- 14.460
- Nilai reaksi
- 288
- Poin
- 83
Komisi urusan Luar Negeri DPR menyesalkan sikap reaktif Pemerintah Malaysia atas aksi demonstransi yang digelar aktivis LSM Bendera di Jakarta, beberapa waktu lalu.
Tjahjo Kumolo selaku perwakilan Komisi Luar Negeri menyebut pernyataan Menteri Luar Negeri Malaysia Datuk Seri Anifah Aman sebagai bentuk teror mental terhadap rakyat Indonesia.
“Ini kan bagian dari teror mental, masa mental kita kalah dengan Malaysia, kan nggak,” tegasnya di DPR, Kamis (26/8/2010).
Datuk Seri Anifah kemarin dalam konferensi pers di Malaysia mengecam keras aksi pelemparan kotoran manusia ke kantor Kedubes Malaysia di Jakarta. Begitu pula dengan aksi pembakaran bendera Malaysia dalam demo penangkapan tiga petugas DKP oleh marine police Malaysia.
Pemerintah Malaysia lantas mengirimkan nota protes ke Indonesia dan berencana mengeluarkan advisoy travel ke warga negaranya agar tidak berpergian ke Indonesia. Datuk Seri Anifah menyebut pihaknya bisa bersabar, namun semua ada batasnya.
Dalam kaitan rencana penerbitan advisory travel oleh Pemerintah Malaysia, Tjahjo sama sekali tidak keberatan. Itu adalah hak Pemerintah Malaysia yang tidak bisa diintervensi. Namun kebijakan serupa atau bahkan lebih keras bisa juga diambil Indonesia.
“Saya kira pemerintah Indonesia walaupun tanpa emosi juga bisa mengeluarkan hal yang sama,” ungkapnya
Tjahjo Kumolo selaku perwakilan Komisi Luar Negeri menyebut pernyataan Menteri Luar Negeri Malaysia Datuk Seri Anifah Aman sebagai bentuk teror mental terhadap rakyat Indonesia.
“Ini kan bagian dari teror mental, masa mental kita kalah dengan Malaysia, kan nggak,” tegasnya di DPR, Kamis (26/8/2010).
Datuk Seri Anifah kemarin dalam konferensi pers di Malaysia mengecam keras aksi pelemparan kotoran manusia ke kantor Kedubes Malaysia di Jakarta. Begitu pula dengan aksi pembakaran bendera Malaysia dalam demo penangkapan tiga petugas DKP oleh marine police Malaysia.
Pemerintah Malaysia lantas mengirimkan nota protes ke Indonesia dan berencana mengeluarkan advisoy travel ke warga negaranya agar tidak berpergian ke Indonesia. Datuk Seri Anifah menyebut pihaknya bisa bersabar, namun semua ada batasnya.
Dalam kaitan rencana penerbitan advisory travel oleh Pemerintah Malaysia, Tjahjo sama sekali tidak keberatan. Itu adalah hak Pemerintah Malaysia yang tidak bisa diintervensi. Namun kebijakan serupa atau bahkan lebih keras bisa juga diambil Indonesia.
“Saya kira pemerintah Indonesia walaupun tanpa emosi juga bisa mengeluarkan hal yang sama,” ungkapnya

