• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Berita Warga Kebingungan, Menduga Ulah Binatang

hendladi

IndoForum Beginner D
No. Urut
113568
Sejak
15 Jan 2011
Pesan
685
Nilai reaksi
2
Poin
18
1454177620X310.jpg


KOMPAS.com - Minggu (23/1) pagi adalah hari Minggu biasa bagi Ngadiran, kecuali dia menemukan bahwa sebagian rumpun tanaman padinya roboh. Baginya, tak ada hal yang aneh.

Dia baru terkejut ketika menyaksikan warga mulai berdatangan dan mendaki Gunung Suru untuk melihat hamparan sawah dari atas.

Ngadiran adalah pemilik salah satu sawah dari tujuh sawah yang menjadi lokasi lingkaran misterius tersebut.

Gunung Suru adalah sebuah bukit kapur berketinggian 25 meter-30 meter di utara areal sawah Ngadiran dengan jarak sekitar 150 meter. ”Saya lalu mengecek sendiri (naik bukit) dan ternyata, kok, ada alur-alur di sawah,” kata Ngadiran. Sebelum ada pola itu, Sabtu lalu, ia mengaku tak ada angin kencang atau suara gemuruh.

Lingkaran misterius yang biasanya disebut sebagai crop circle—dengan diameter 60 meter-70 meter yang muncul di Dusun Rejosari, Jogotirto, Berbah, Sleman, DI Yogyakarta, yang pada Senin kemarin mengundang kehebohan—itu berada di atas tanah milik tujuh warga.

Kemenakan Ngadiran, Fachrurrozi (26), meyakini pola misterius itu bukan buatan manusia. Awalnya ia juga mengira lingkaran muncul akibat ulah binatang liar, seperti harimau. Dugaan itu sirna setelah ia menyaksikan pola dari atas Gunung Suru. Fachrurrozi segera memotret lingkaran misterius sebelum mengunggah gambar itu ke jejaring sosial Facebook.

Sangat rapi

Alur-alur berpola crop circle itu tercipta dari rumpun padi yang rebah. Rebahan rumpun setinggi satu meteran itu rapi. Tidak seperti bekas dipotong.

Gelombang warga kemarin menyerbu dusun tersebut. Ada yang langsung berbisnis: menjual foto ”lingkaran UFO” Rp 10.000 per lembar. Jejaring sosial Twitter dan Facebook langsung riuh dengan informasi dan foto lingkaran misterius itu.

Al Kautsar (19), mahasiswa Universitas Padjadjaran Bandung yang sedang berlibur di Yogyakarta, dan Roni (19), warga Kotagede, Yogyakarta, naik ke atas bukit. ”Saya tahu ada ini dari Facebook. Apa pun pendapat tentang ini, pola ini indah dan sepertinya presisi,” ujar Kautzar.

Kepala Desa Jogotirto Guntur Yoga Purnawan mengemukakan, beberapa hari sebelumnya tak ada angin kencang di areal sawah tersebut. Lokasi Jogotirto sekitar lima kilometer tenggara Bandara Adisutjipto.

Sejak kemarin pagi, garis batas polisi dipasang agar pola unik itu tidak dijamah warga. Kapolsek Berbah Ajun Komisaris I Mada Muliawan menegaskan, ia menanti pihak paling berwenang untuk menganalisis fenomena unik itu. Pihaknya tidak menemukan serpihan apa pun di sana.

Made belum bisa menyimpulkan apa pun. Ia mengatakan, kecil kemungkinan pola unik yang presisi ini dibuat manusia dalam waktu singkat. Pendapat senada juga dilontarkan Guntur.

Kepala Bagian Humas Pemkab Sleman Endah Sri Widiastuti mengatakan, pihaknya mempersilakan para ahli dari berbagai disiplin ilmu meneliti fenomena ini. ”Agar masyarakat mendapat jawaban logis dan ilmiah,” katanya.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.