• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Berita Warga Berantem Rebutan Beli Apartemen

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. gubrax
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

gubrax

IndoForum Newbie B
No. Urut
91070
Sejak
5 Feb 2010
Pesan
238
Nilai reaksi
7
Poin
18
HANGZHOU, KOMPAS.com — Jika di Indonesia orang masih baku hantam saat mengantre paket bahan kebutuhan pokok atau beras murah, di China orang berantem karena rebutan membeli apartemen. Seorang pria terluka hingga koma setelah terlibat perkelahian dengan sesama calon pembeli kompleks apartemen baru di kota Hangzhou, China timur, Sabtu (8/1/2011), seperti dilaporkan harian China Daily.

Ratusan orang rela mengantre untuk membeli 448 unit apartemen di kompleks hunian Deyi Konggang International Garden karena harganya yang dianggap relatif murah, yakni sekitar 8.000 yuan (Rp 10,9 juta) per meter persegi. Karena begitu banyaknya peminat, pihak pengembang memutuskan menggunakan sistem nomor antrean.

Namun, suasana menjadi kacau karena para calon pembeli menuduh pengembang tidak adil dan memberi hak istimewa kepada calon pembeli tertentu. Warga China saat ini sedang berlomba-lomba membeli rumah karena harga properti terus naik di negara itu.
 
mungkin pengembangnya mendapat uang lbih ya, bila serasa tak adil..
 
10 juta per meter persegi??? dan disebut murah?

kaya beli rumah di menteng aja ya :))
 
mungkin prakteknya sama dgn para mafia tanah disini. beli banyak dulu.... jual mahal kemudian
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.