• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Warga Bantaran Bengawan Solo Segera Dapat Hibah

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
JAskW.jpg
Relokasi penghuni bantaran Sungai Bengawan Solo segera menyentuh wilayah Pasar Kliwon. Warga kawasan hulu sungai tersebut akan mendapat kompensasi hibah dalam waktu dekat.

Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat (Bapermas) PP, PA dan KB, Anung Indro Susanto, saat ditemui wartawan di Balai Kota Solo, Kamis (28/11/2013), mengatakan akhir pekan ini pihaknya mulai menyosialisasikan pemberian ganti rugi kepada warga Sangkrah dan Semanggi, Kecamatan Pasar Kliwon.

Sosialisasi itu juga akan membahas mekanisme pemberian hibah. “Upaya ini dilakukan menyusul relokasi wilayah Pucangsawit dan Sewu, Jebres yang hampir final. Tinggal menunggu proses satu warga saja,” ujarnya.

Pihaknya mengaku telah menyiapkan dana sebesar Rp8 miliar untuk mengganti puluhan bidang lahan dan bangunan milik warga di dua kelurahan tersebut. Anung mengatakan, masing-masing warga penerima hibah (WPH) bakal mendapat kompensasi bangunan senilai Rp8,5 juta. Sementara ganti rugi tanah didapat berdasarkan hasil taksiran tim.

Anung menyebut tim penaksir merekomendasikan ganti rugi lahan berkisar Rp490.000 per meter perseginya. Ganti rugi lahan di bantaran sungai selama ini bervariasi mulai Rp489.000 sampai Rp625.000 per meter persegi. “Angka di Pasar Kliwon tak jauh berbeda dari Jebres yakni sekitar Rp489.000 per meter persegi.,” tuturnya.

Meski telah mengantongi dana, pihaknya belum bisa memastikan relokasi di Pasar Kliwon itu dapat direalisasikan. Anung masih menunggu hasil sosialisasi untuk menentukan kebijakan tersebut. “Termasuk mengkaji kesiapan berkas lahan warga,” ucap dia.

Data yang dihimpun Solopos.com, jumlah lahan bersertifikat hak milik (HM) di Semanggi sebanyak 33 bidang sementara di Sangkrah sebanyak 52 bidang. Luasan tanahnya bervariasi mulai puluhan hingga ratusan meter persegi.

Sementara itu, Kabid Pemberdayaan Masyarakat Bapermas, Sukendar, mengaku tidak akan memprioritaskan salah satu kelompok pemilik lahan dalam proses pemberian hibah. Menurutnya, siapapun kelompok atau pribadi yang berkasnya lengkap akan diproses lebih dulu. “Ini dilakukan agar relokasi bisa selesai secepatnya.”

Sebagai informasi, hingga kini masih terdapat 158 kepemilikan tanah HM yang belum terelokasi. Lahan tersebut tersebar di Sewu, Semanggi, Sangkrah, Pucangsawit, Joyosuran dan Jebres.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.