yan raditya
IndoForum Addict E
- No. Urut
- 163658
- Sejak
- 31 Jan 2012
- Pesan
- 24.461
- Nilai reaksi
- 72
- Poin
- 48
Wakil Presiden Boediono dijadwalkan menggelar rapat tentang Program Nasional Kontra Radikal Terorisme di Kantor Wakil Presiden di Jakarta, Senin (10/9/2012).
Rapat tentang program nasional di bidang terorisme ini bertepatan dengan maraknya insiden teror di tengah masyarakat.
Turut hadir pada rapat ini, antara lain, Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Djoko Suyanto, Kepala Polri Jenderal (Pol) Timur Pradopo, Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono, Kepala Badan Intelijen Negara Letjen Marciano Norman, serta Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Ansyaad Mbai.
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, dalam beberapa kesempatan, menekankan pentingnya upaya deradikalisasi dalam penanggulangan terorisme di Indonesia.
Sementara itu, Menko Polhukam mengatakan, upaya deradikalisasi tak hanya menjadi tugas pemerintah, tetapi juga seluruh komponen masyarakat, termasuk tokoh masyarakat dan tokoh agama.
Serangkaian aksi teror yang terjadi di Solo, Jawa Tengah, pada Agustus 2012, kata Kepala BNPT, menunjukkan bahwa jaringan terorisme lama berwajah baru ini masih eksis.
Para pelakunya diduga pernah mengikuti pelatihan di Filipina selatan. Hal ini setidaknya terungkap dari barang bukti yang disita polisi, seperti pucuk senjata yang diduga dicuri dari Kepolisian Nasional Filipina.
Rapat tentang program nasional di bidang terorisme ini bertepatan dengan maraknya insiden teror di tengah masyarakat.
Turut hadir pada rapat ini, antara lain, Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Djoko Suyanto, Kepala Polri Jenderal (Pol) Timur Pradopo, Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono, Kepala Badan Intelijen Negara Letjen Marciano Norman, serta Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Ansyaad Mbai.
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, dalam beberapa kesempatan, menekankan pentingnya upaya deradikalisasi dalam penanggulangan terorisme di Indonesia.
Sementara itu, Menko Polhukam mengatakan, upaya deradikalisasi tak hanya menjadi tugas pemerintah, tetapi juga seluruh komponen masyarakat, termasuk tokoh masyarakat dan tokoh agama.
Serangkaian aksi teror yang terjadi di Solo, Jawa Tengah, pada Agustus 2012, kata Kepala BNPT, menunjukkan bahwa jaringan terorisme lama berwajah baru ini masih eksis.
Para pelakunya diduga pernah mengikuti pelatihan di Filipina selatan. Hal ini setidaknya terungkap dari barang bukti yang disita polisi, seperti pucuk senjata yang diduga dicuri dari Kepolisian Nasional Filipina.