roughtorer
IndoForum Senior A
- No. Urut
- 44416
- Sejak
- 24 Mei 2008
- Pesan
- 6.755
- Nilai reaksi
- 175
- Poin
- 63
Jumat, 24 Oktober 2008 | 14:11 WIB
Laporan Wartawan Kompas Suhartono
JAKARTA, JUMAT - Meskipun harga minyak dunia saat ini terus turun ke angka sekitar 70 dollar AS per barrel, Pemerintah menegaskan belum saatnya untuk menurunkan harga bahan bakar minyak dalam negeri.
Pemerintah tidak bisa melihat penurunan harga minyak mentah dalam beberapa bulan saja, akan tetapi harus melihatnya rata-rata satu tahun. Demikian diungkapkan Wapres Kalla menjawab pers di Istana Wapres, Jakarta, Jumat (24/10).
Sebelumnya, pers mengutip pernyataan sejumlah anggota DPR yang mendesak Pemerintah menurunkan harga BBM mengingat harga minyak mentah sudah turun, dari sebelumnya di atas 100 dollar AS per barrel.
"Pemerintah tidak bisa hanya ukurannya sebulan dua bulan saja, melihat rata-rata harga minyak, akan tetapi harus menyeluruh selama satu tahun. Jadi kita belum bisa menetapkan (penurunan harga BBM)," tegas Wapres.
Sejauh ini akibat krisis keuangan global, harga minyak mentah dunia terus merosot lebih dari setengahnya dari harga rekor kisaran 147 dollar AS per barrel menjadi sekitar 70 dollar AS per barrel

