• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Wanita Tinggi Lebih Mudah Punya Anak Kembar...

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. user.
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

user.

IndoForum Beginner A
No. Urut
13244
Sejak
26 Mar 2007
Pesan
1.165
Nilai reaksi
110
Poin
63
Ternyata memiliki anak kembar bukan hanya ditentukan faktor genetis atau keturunan, tapi melahirkan bayi kembar juga ditentukan tinggi badan si ibu hamil, seperti yang diutarakan para ilmuwan di Amerika.

Gary Steinman, seorang ahli kandungan dari Long Island Jewish Medical Center, New York, melakukan studi pada 129 wanita yang melahirkan anak kembar dan membandingkannya dengan wanita dengan tinggi badan rata-rata. Hasilnya, wanita dengan tubuh beberapa inci lebih tinggi memiliki kecenderungan melahirkan bayi kembar.

Dalam studi tersebut Steinman menganalisa tinggi badan wanita yang melahirkan bayi kembar memiliki tinggi badan lebih dari 5 kaki 5 inci (1.65 m), lebih tinggi beberapa inci dari tinggi badan wanita Amerika yang rata-rata berkisar 5 kaki 3.¾ inci (1.62 m).

Dalam studi yang dipublikasikan Journal of Reproductive Medicine edisi September, menyebutkan insulin-like growth factor (IGF) terbukti memberikan hubungan positif antara tinggi badan dan kemungkinan memiliki anak kembar.

IGF sendiri adalah protein yang dilepaskan liver sebagai respon hormon pertumbuhan. Protein tersebut terbukti bisa meningkatkan sensitifitas ovarium (indung telur) untuk menampung rangsang hormon yang otomatis akan meningkatkan ovulasi. IGF juga membantu melepas telur-telur dari indung telur, sehingga dua sel telur sekaligus dapat dibuahi pada saat yang bersamaan.

"Beberapa kondisi yang mempengaruhi jumlah IGF untuk memodifikasi sensitifitas indung telur ternyata bisa menampung rangsang hormon dan membantu gejala untuk kehamilan kembar spontan," jelas Steinman dalam laporannya seperti dilansir Reuters, Selasa (26/09/06).

Dalam penelitian sebelumnya, menyebutkan orang yang lebih pendek memiliki tingkat priotein yang lebih rendah dan negara dengan laju pertumbuhan wanita berbadan tinggi memiliki rata-rata tingkat kehamilan kembar lebih tinggi dibanding negara yang banyak dihuni wanita bertubuh pendek.

Steinman juga menyebutkan kebiasaan mengkonsumsi produk-produk hewani (dairy products) saat mengandung bisa memingkatkan peluang memiliki anak kembar sampai sebesar lima kali lipat. Pasalnya sapi memiliki kemiripan dengan manusia, mereka juga memproduksi insulin pertumbuhan yang bisa meningkatkan hormon pertumbuhan yang dilepas dalam darah, dan mengolah protein menjadi produk susu.
 
Berarti klo ingin anak kembar... usahakan minum susu sapi yang banyak nih....

brb.... mo telp tukang susu sapi biar isa langganan ...../heh
 
Lucu..........
Melahirkannya susah tauuuuu... emank gampang ? 2 siksaan sekaligus....
 
/swt /swt
selain melahirkannya susah tar ada kemungkinan anak e kna yg aneh2 /swt
kasian jg kan anak e /hmm
 
Yapp... aku lebi mili melahirkan dua kali dengan beda waktu 2-5 tahun daripada sekali keluar 2....
 
sekalian aja kembar 4 anak..... hehehe sekalian susah.... and sekali aja melahirkan... jadi ga repot... hehehe
 
wah menarik juga ini,.. tapi data ini menurut gw sih masih kurang valid(menurut gw) ... but nice anyway,.. still kembar itu lebih ditentukan faktor genetis ^^
 
punya anak kembar capenya double, biaya hidup nya jg double hehee
 
/hmm keqnya punya anak double lebih susah yach... /hmm
 
maksudnya susah gimana nih???? terangin donk neng;;)
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.