• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Wanita dalam Islam dan Feminisme

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. ArRay
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

ArRay

IndoForum Senior C
No. Urut
98490
Sejak
1 Jun 2010
Pesan
5.107
Nilai reaksi
142
Poin
63
sebelum nya maaf kalau dah repost :)

Ada segelintir orang yang menuduh Islam sebagai agama yang menindas perempuan. Menurut mereka Islam membuat perempuan menjadi gologan kelas dua (setelah laki-laki). Buktinya laki-laki boleh berpoligami, laki-laki mendapat warisan dua kali lebih besar dari perempuan plus bukti-bukti lain yang kadang kala justru tidak diajarkan Islam. Padahal jika kita melihat perempuan dalam bingkai sejarah, Islam memiliki peran yang besar dalam pembebasan perempuan.

Bab pertama buku ini mengulas kedudukan perempuan sepanjang sejarah. Sejarah kelam penindasan wanita pada berbagai peradaban sebelum peradaban Islam seperti pada peradaban Yunani dan Romawi, peradaban Yahudi, Hinduisme, Arab sebelum Islam (jahiliyah), Eropa, agama Nasrani, dan sejarah masyarakat Inggris. Saat itu wanita dijadikan golongan kasta terendah dalam penggolongan manusia. Lucunya bahkan sampai ada perdebatan panjang mengenai apakah perempuan itu manusia atau bukan(!!?).

Bab selanjutnya memperlihatkan potret buram keadaan perempuan saat ini. Perempuan menjadi objek eksploitasi masyarakat barat yang memiliki budaya laissez faire. Kisah sedih ini justru merupakan buah ‘pembebasan’ feminisme. ‘Pembebasan’ yang malah menghasilkan angka yang tinggi pada pembunuhan janin, prostitusi, pemerkosaan, perceraian dan single parent (baca: single mother). Penindasan kuno yang tetap lestari dalam kemasan baru.

Lalu pada bab ketiga dibahas ajaran Islam mengenai peran, kedudukan, dan integritas kaum perempuan. Bagian inilah yang akan menjawab berbagai tuduhan terhadap Islam mengenai wanita. Seperti masalah kesetaraan perempuan dalam urusan spiritual, masalah perkawinan, masalah poligami, masalah perceraian, masalah kesopanan dan masalah ekonomi (termasuk di dalamnya masalah warisan).

Kemuliaan perempuan dalam Islam setidaknya bisa kita ketahui dengan bagaimana Islam menempatkan posisi seorang ibu. Dalam Islam seorang anak yang mesti patuh pada kedua orang tuanya, namun ketaatan kepada ibu harus didahulukan. Hadits yang populer yang juga dikutip buku ini menyebutkan bahwa pelayanan terbaik seorang anak didahulukan kepada ibunya tiga kali dibanding kepada ayahnya. Bahkan pada hadits lain disebutkan bahwa surga terletak di telapak kaki ibu.

Di bab terakhir diulas mengenai konsep dan teori dari beberapa gerakan feminis seperti gerakan feminisme marxis, feminisme liberal, feminisme radikal, dan liberalisasi seksual yang sebenarnya tidak memuaskan akal dan tidak sesuai dengan fitrah manusia.

Ada beberapa hal yang membuat buku ini menarik, misalnya pada bab kedua mengenai kondisi yang dialami perempuan di barat memuat angka-angka statistik yang mengejutkan yang membuat buku ini greget untuk terus dibaca.

Misalnya tentang pemerkosaan, “Amerika Serikat, negara yang memproklamirkan dirinya sebagai negara terbesar yang menjamin hak-hak asasi manusia, ternyata negara dengan angka pemerkosaan tertinggi di dunia. Angka pemerkosaan di AS mencapai 4 kali lipat angka pemerkosaan di Jerman, 18 kali lebih besar dari angka pemerkosaan di Inggris, dan hampir 20 kali lipat angka pemerkosaan di Jepang. Di negara bagian Utah saja, angka pemerkosaan mencapai 44,6 per 100.000 jiwa penduduk. Pada tahun 1995, 2.071 anak-anak di Utah yang berusia di bawah 18 tahun menjadi korban penganiayaan seksual; 633 di antaranya adalah anak-anak berumur kurang dari 6 tahun. Angka statistik nasional menunjukkan, bahwa 1,3 perempuan diperkosa tiap menitnya di AS. Ini berarti 78 pemerkosaan setiap jamnya, atau 1.872 pemerkosaan tiap harinya, atau 683.280 pemerkosaan setiap tahunnya!â€(hal. 23)

Juga masih banyak angka-angka lain yang akan membuat para pengagum feminisme akan menyesal. Angka-angka tersebut memang angka-angka lama karena di Inggris, dari tempat asalnya, buku ini diterbitkan tahun 1997. Namun apakah saat ini angka-angka tersebut akan turun? Peresensi yakin angka-angka tersebut malah akan terus naik. Selain itu, analisis yang tajam mengenai angka-angka tersebut akan menjadi daya tarik tersendiri.

Buku ini mungkin bisa jadi penjelasan mengapa tujuh dari sepuluh orang barat yang masuk Islam adalah perempuan. Tema-tema yang dipilih plus judul asli dari buku ini “Islam The Choice of Thinking Women†membuat peresensi berkesimpulan buku ini bertujuan menawarkan Islam ke kalangan perempuan khususnya para feminis.

Buku ini kalau tidak bisa membuat para pejuang feminisme berubah menjadi pejuang Islam setidaknya dapat membungkam tuduhan-tuduhan mereka terhadap Islam.[]
 
Ini membahas sebuah isi buku atau keterangan yang ada di buku?
 
keterangang yang ada yang tlah di buat di buku itu tentang
ajaran Islam mengenai peran, kedudukan, dan integritas kaum perempuan.
 
arR4y : ajaran pada alkitab dengan buku panduan apakah bisa berbeda kah
kita melihat ajaran itu bisa kita percaya tapi tidak bisa kita yakin karena kita yakin hanya pada tuhan kita ea gak :)))
 
arR4y : ajaran pada alkitab dengan buku panduan apakah bisa berbeda kah
kita melihat ajaran itu bisa kita percaya tapi tidak bisa kita yakin karena kita yakin hanya pada tuhan kita ea gak :)))

bisa :D, Al-Qur'an diwahyukan langsung oleh Allah, sehingga, kebenarannya sudah tidak diragukan lagi. sedangkan Alkitab keraguannya banyak karena ada campur tangan manusia dalam penulisan ayat2nya yg bisa merubah kandungannya :D
 
klo alkitab yg dimaksud adalah alkitab yg murni, ane sih g meragukan

tp klo alkitab yg dimaksud adalah alkitab yg sudah ada campur tangan manusia...
ya pastinya ane yakin klo isinya meragukan
 
sebenarnya Al Qur-an sudah secara gamblang menjelaskan mengenai kedudukan dan peranan perempuan yang begitu mulia. seperti halnya Allah telah menjelaskan bagaimana kedudukan atau peranan seorang Maryam (Maria), sebagai seorang yang mulia, yaitu seorang yang kuat, tidak lemah dan tidak mudah untuk dilecehkan. namun dari beberapa keterangan yg Allah berikan, terdapat banyak upaya untuk menggeser pengertian yang mulia itu sendiri. yaitu pemutarbalikan fakta dari kalimat-kalimat Allah yang sebenarnya. maka jadilah pemahaman tentang perempuan yang lemah di mata Islam. untuk itu mari kita gali kembali pemahaman yang sebenarnya.
 
sebagai mahluk yang berakal, mestinya kita dapat meninjau semua keterangan dari kitab manapun secara obyektif. sesuatu dikatakan kitab suci, itu karena terdapat kejelasan mengenai dari mana firman itu berasal (ada pengarangnya, tp bkn manusia), lalu ditujukan untuk siapa (dlm hal ini manusia), dan untuk keperluan apa (untuk pedoman manusia dalam memperlakukan alam). jadi jika saya memilih Al Qur-an sebagai pedoman hdp sy, itu karena sy sdh melakukan analisa bahwa Al Qur-an itu yg paling obyektif. tp bkn berarti sy tidak melakukan penilaian terhdp kitab2 lainnya. sy pilih yg benar setelah tahu jika yg lainnya salah. jd jangan memilih sesuatu yg kita tdk fahami. artinya tdk ada yg namanya agama keturunan, atau agama hasil sogokan. krn berbicara ajaran bukan karena persoalan hubungan darah etc, melainkan mengenai pertanggungjawabn pribadi masing2.
 
klo alkitab yg dimaksud adalah alkitab yg murni, ane sih g meragukan

tp klo alkitab yg dimaksud adalah alkitab yg sudah ada campur tangan manusia...
ya pastinya ane yakin klo isinya meragukan

iya tapi alkitab na ga melenceng tuh dari alkitab murni :)
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.