Tiopan1990
IndoForum Newbie E
- No. Urut
- 282834
- Sejak
- 28 Mar 2014
- Pesan
- 63
- Nilai reaksi
- 0
- Poin
- 6
Walikota Langsa, Usman Abdullah sangat kecewa dengan kondisi Pasar Langsa yang jorok dan kumuh, karena pedagang tidak pernah menjaga dan merawatnya agar terlihat bersih.
“Seharusnya pedagang menjaga dan merawat agar pasar ini terlihat bersih dan tertata rapi, sehingga pembeli pun lebih nyaman untuk berbelanja,”ujar walikota didampingi Wakil Walikota Drs.Marzuki Hamid, MM, saat melakukan gotong-royong di lokasi pasar ikan, sayur, dan daging, Jumat (28/3).
Pembersihan secara gotong-royong itu juga menurunkan para petugas kebersihan, Damkar dan anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) setempat. Kegiatan itu dilakukan Walikota/Wakil Walikota Langsa setiap sebulan sekali demi menjaga kebersihan di lokasi pasar.
Selain itu, walikota juga sangat menyesalkan pengerjaan bangunan pasar tersebut oleh pihak rekanan, karena banyak bangunan yang baru selesai dikerjakan selama lima bulan sudah mulai rusak. Seperti pintu dan lantai keramiknya yang pecah dan pondasi mulai hancur serta atap bocor.
Oleh sebab itu, dengan tegas walikota meminta aparat hukum untuk mengusut tuntas pengerjaan bangunan pasar ini karena dinilai kualitasnya buruk sekali.”Ini jelas-jelas telah merugikan rakyat karena pasar ini dibangun dengan menggunakan uang rakyat,” ujarnya seraya meminta aparat hukum segera melakukan pengusutan guna memberikan efek jera bagi rekanan.
Pedagang yang telah mendapatkan lapak dagangan diimbau agar tidak berjualan di tempat yang bukan haknya karena dapat menganggu kondisi pasar yang terkesan semrawut.
“Bagi pedagang yang sudah memiiliki lapak jangan lagi menjajakan dagangan di luar tempat yang telah disediakan. Kalau pedagang tidak mau lapak yang sudah didapatkan, akan diberikan kepada orang lain,”tegas walikota seraya menambahkan, taatilah aturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah daerah karena ini negara hukum.
“Seharusnya pedagang menjaga dan merawat agar pasar ini terlihat bersih dan tertata rapi, sehingga pembeli pun lebih nyaman untuk berbelanja,”ujar walikota didampingi Wakil Walikota Drs.Marzuki Hamid, MM, saat melakukan gotong-royong di lokasi pasar ikan, sayur, dan daging, Jumat (28/3).
Pembersihan secara gotong-royong itu juga menurunkan para petugas kebersihan, Damkar dan anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) setempat. Kegiatan itu dilakukan Walikota/Wakil Walikota Langsa setiap sebulan sekali demi menjaga kebersihan di lokasi pasar.
Selain itu, walikota juga sangat menyesalkan pengerjaan bangunan pasar tersebut oleh pihak rekanan, karena banyak bangunan yang baru selesai dikerjakan selama lima bulan sudah mulai rusak. Seperti pintu dan lantai keramiknya yang pecah dan pondasi mulai hancur serta atap bocor.
Oleh sebab itu, dengan tegas walikota meminta aparat hukum untuk mengusut tuntas pengerjaan bangunan pasar ini karena dinilai kualitasnya buruk sekali.”Ini jelas-jelas telah merugikan rakyat karena pasar ini dibangun dengan menggunakan uang rakyat,” ujarnya seraya meminta aparat hukum segera melakukan pengusutan guna memberikan efek jera bagi rekanan.
Pedagang yang telah mendapatkan lapak dagangan diimbau agar tidak berjualan di tempat yang bukan haknya karena dapat menganggu kondisi pasar yang terkesan semrawut.
“Bagi pedagang yang sudah memiiliki lapak jangan lagi menjajakan dagangan di luar tempat yang telah disediakan. Kalau pedagang tidak mau lapak yang sudah didapatkan, akan diberikan kepada orang lain,”tegas walikota seraya menambahkan, taatilah aturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah daerah karena ini negara hukum.
Terakhir disunting oleh moderator: