yan raditya
IndoForum Addict E
- No. Urut
- 163658
- Sejak
- 31 Jan 2012
- Pesan
- 24.461
- Nilai reaksi
- 72
- Poin
- 48
Zainudin Ghozali, salah satu wali murid yang juga Anggota Komite Sekolah SD Japan, meminta agar LKS tersebut segera ditarik, Kamis (20/12/2012).
Dia menilai, isi LKS yang berada di halaman 47 dan 48 pada bab reproduksi dinilai tidak pantas untuk dibaca dan diajarkan kepada anak-anak kelas lima sekolah dasar.
Sebelumnya, LKS pelcehan seksual vulgar pertama kali ditemukan di Sekolah Dasar Negeri Japan, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto.
Dalam buku bidang studi Pendidkan Jasmani dan Olah Raga itu, tepatnya di halaman 47, tercantum tulisan anatomi seks secara vulgar dan definisi pelecehan seksual lengkap dengan contoh.
Sedangkan dalam halaman 48, terdapat lembaran multipel choice yang harus dipilih siswa dengan kata-kata yang tidak pantas dibaca siswa kelas lima sekolah dasar.
Buku LKS tersebut terbitan kumpulan guru olah raga se-Kabupaten Mojokerto yang diperuntukkan anak kelas Lima SD dan tersebar di seluruh kabupaten, namun LKS tersebut tidak terdapat penerbit dan nama-nama penyusun.
Kepala Sekolah Sekolah Dasar Negeri Japan, Sumiyati Maksum, mengaku tidak mengetahui isi buku tersebut. Ketika LKS tersebut dibagikan ke siswa, dirinya sudah percaya dengan materi yang akan diajarkan karena disusun oleh kelompok guru olah raga se-kabupaten.