Follow along with the video below to see how to install our site as a web app on your home screen.
Catatan: This feature may not be available in some browsers.
Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis. Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.
Banyak yang takut dengan gangguan darah tinggi. Bagaimana tidak, darah tinggi bisa berujung pada stroke dan kematian mendadak. Apalagi gangguan tersebut bukan hanya terjadi pada usia lanjut tapi juga usia 20an.
Gangguan ini memang cenderung tak menunjukkan gejala khas di awal. Menurut dr. KM Sunesara, seorang dokter asal Mumbai, tekanan darah normal sekitar 120/80. Jika di atas 140/90, bisa dikategorikan sebagai hipertensi. Lalu apa saja gejala yang muncul saat tekanan darah dalam level yang sangat tinggi?
- Sesak napas - Sakit kepala - Pendarah di hidung - Mudah lelah dan selalu mengantuk - Sering kebingungan - Tinnitus atau terdengar suara getar di telinga - Muntah - Keringat berlebihan - Penglihatan kabur
Seperti dilansir dari Health Me Up, penelitian menunjukkan bahwa 85 persen pasien tekanan darah tinggi, cenderung tak bisa kembali stabil bahkan minum obat. Untuk itu mengontrolnya adalah hal penting. Mulai dari asupan makanan, minuman, manajemen stres hingga olahraga.
Pasien tekanan darah tinggi harus cermat dalam mengontrol tekanan darah dan memeriksakannya teratur. Karena jika tidak dikontrol dapat menyebabkan efek buruk pada ginjal, jantung dan mata. Jika positif mengalami tekanan darah tinggi pastikan Anda mengkonsumsi obat tepat waktu dan selalu mengikuti saran dokter.