• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Waalaikumsalam atau Walaikumussalam: Mana yang Benar?

rifansyah

IndoForum Senior B
No. Urut
296651
Sejak
28 Nov 2024
Pesan
5.864
Nilai reaksi
3
Poin
38

Pernah nggak sih kamu bingung saat membalas salam? Ada yang menulis “Waalaikumsalam,” ada juga yang memilih “Walaikumussalam.” Sekilas, keduanya mirip, tapi sebenarnya ada perbedaan yang penting untuk dipahami. Topik ini sering jadi perdebatan kecil di grup WhatsApp keluarga atau forum online, karena banyak orang ingin memastikan balasan salamnya sesuai dengan kaidah bahasa maupun ajaran agama.


Nah, supaya nggak bingung lagi, mari kita bahas secara ringan tapi jelas tentang mana yang benar di antara kedua bentuk tersebut.

Asal Usul Ucapan Salam​

Dalam tradisi Islam, ucapan salam bukan sekadar sapaan, tapi doa. Saat seseorang mengucapkan “Assalamualaikum,” artinya ia mendoakan keselamatan bagi orang lain. Maka, jawaban yang benar sesuai ajaran adalah “Waalaikumsalam” yang berarti “Dan semoga keselamatan (juga) untukmu.”

Namun, dalam praktik sehari-hari, variasi penulisan muncul. Ada yang menulis “Waalaikumsalam,” ada juga “Walaikumussalam.” Perbedaan ini biasanya dipengaruhi oleh cara orang mendengar dan menuliskannya, bukan karena maksud yang berbeda.

Perbedaan Penulisan: Mana yang Sesuai?​

Secara kaidah, bentuk yang lebih tepat adalah “Waalaikumsalam.” Hal ini karena kata “wa” dalam bahasa Arab berarti “dan,” lalu disambungkan dengan kalimat setelahnya. Jadi, struktur kalimatnya menjadi lebih sesuai.

Sementara itu, “Walaikumussalam” adalah variasi penulisan yang sering muncul karena pelafalan sehari-hari. Orang cenderung menambahkan huruf “u” saat menuliskan, sehingga terbentuk kata “walaikumussalam.” Meskipun masih dimengerti maksudnya, penulisan ini kurang tepat jika dibandingkan dengan bentuk bakunya.

Contoh Situasi di Kehidupan Sehari-hari​

Bayangkan kamu masuk ke grup alumni sekolah. Seorang teman menyapa dengan “Assalamualaikum, guys!” Kalau kamu balas dengan “Waalaikumsalam” tentu sesuai dengan kaidah yang benar. Tapi, ada juga yang menulis “Walaikumussalam” karena merasa lebih familiar dengan cara itu.

Di sisi lain, ketika menulis di media formal seperti artikel, buku, atau undangan resmi, sebaiknya gunakan bentuk “Waalaikumsalam” agar lebih tepat dan terkesan rapi. Jadi, konteks juga bisa jadi pertimbangan.

Pentingnya Menjaga Kesopanan dalam Salam​

Apapun bentuk penulisannya, intinya adalah menjaga makna doa dan kesopanan. Salam bukan hanya formalitas, tapi juga simbol ukhuwah (persaudaraan). Jadi, lebih baik fokus pada ketulusan saat mengucapkannya. Namun, tetap menarik juga kalau kita bisa membiasakan diri menulis sesuai aturan yang benar, supaya terbiasa dengan bentuk yang baku.

Kalau dipikir-pikir, hal seperti ini mirip dengan kebiasaan menulis kata baku dan tidak baku di bahasa Indonesia. Misalnya, banyak orang lebih sering menulis “nggak” ketimbang “tidak,” padahal dalam tulisan resmi tentu “tidak” lebih sesuai. Sama halnya dengan salam, konteks informal mungkin bisa lebih fleksibel, tapi konteks formal sebaiknya pakai yang benar.

Diskusi: Kamu Lebih Sering Pakai yang Mana?​

Menarik juga kalau kita berbagi pengalaman soal ini. Ada orang yang sejak kecil terbiasa menulis “Walaikumussalam,” ada juga yang sejak awal diajarkan “Waalaikumsalam.” Bagaimana dengan kamu? Lebih sering pakai yang mana? Dan apakah kamu pernah ditegur karena salah menuliskannya?

Kalau kamu ingin membaca penjelasan lebih detail tentang perbedaan Waalaikumsalam dan Walaikumussalam, kamu bisa cek artikelnya di sini.

Pada akhirnya, diskusi soal penulisan salam ini sebenarnya memperkaya wawasan kita. Dengan tahu mana bentuk yang tepat, kita bisa tetap menjaga kesopanan sekaligus menulis dengan benar. Jadi, mulai sekarang, coba biasakan pakai “Waalaikumsalam,” ya!
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.