• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Vitamin D Mampu Kurangi Risiko Alzheimer

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. L999
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

L999

IndoForum Junior E
No. Urut
44983
Sejak
31 Mei 2008
Pesan
1.587
Nilai reaksi
38
Poin
48
SEBUAH penelitian terbaru menunjukkan bahwa mengkonsumsi vitamin D ternyata mampu mengurangi risiko berkembangnya penyakit demensia alzheimer dan penyakit syaraf lainnya.

Adalah Peninsula Medical School, University of Cambridge, dan University of Michigan yang melakukan riset terhadap manfaat dari vitamin D, selain untuk kebutuhan tulang dan kalsium.

Seperti dilansir Femalefirst, Selasa (27/1/2009), tes dan uji coba yang mereka lakukan menunjukkan seseorang yang mengonsumsi satu dosis vitamin D mampu mengurangi satu level pertumbuhan penyakit yang cukup mengkhawatirkan tersebut.

Sedangkan bagi seseorang yang mengonsumsi vitamin D dalam jumlah minim, berisiko lebih tinggi terserang penyakit syaraf.

Sebelumnya, vitamin D hanya diketahui sebagai vitamin untuk kalsium di mana mampu menguatkan tulang dan gigi serta mencegahnya dari gangguan maupun infeksi.

Vitamin D bisa didapat secara natural yakni dari cahaya matahari. Namun kendalanya, kita akan kesulitan mendapatkannya jika cuaca sedang mendung dan sang surya sedang terselemuti awan?

Sekadar diketahui alzheimer jenis kepikunan yang "mengerikan" karena dapat melumpuhkan pikiran dan kecerdasan seseorang. Keadaan ini ditunjukkan dengan kemunduran fungsi intelektual dan emosional secara progresif dan perlahan sehingga mengganggu kegiatan sosial sehari-hari.

Mereka yang rentan terserang kepikunan alzheimer ini adalah para lansia di atas 60 tahun, tetapi orang dewasa muda juga tak tertutup kemungkinan bila memiliki faktor risiko keturunan. Bahkan, penderita demensia alzheimer berusia 40 tahun pernah ditemukan di Indonesia.
 
wah kalo gitu enak banget ya!!! ayo semua rajin makan makanan bervitamin d;);)
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.