Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Nampaknya Vinales akan mengakhiri musim ini lebih cepat ketika perseteruannya dengan Yamaha mencapai titik puncak, kedua belah pihak tak ada titik temu & kerjasama keduanya harus berhenti di tengah jalan.
Vinales harus mengucapkan selamat tinggal pada Yamaha, ketika mencoba untuk merusak mesin di pertarungan terakhirnya berimbas ia tidak ikut balapan di sesi berikutnya.
Perseteruan ini memang tidak menguntungkan bagi Vinales karena kontraknya harus berakhir lebih cepat, tetapi dirinya tak harap lama-lama berkeluh kesah tanpa harus ada cerita sedih Vinales sudah membuka lembaran baru.
Ia sempat meminta maaf pada Yamaha, tetapi sebagai rider yg punya kemampuan yg dapat diandalkan tak butuh waktu lama untuk Vinales menganggur, ia langsung membicarakan masa depannya bersama Aprilia.
Namun sepertinya Yamaha masih tampak kesal, Bos regu Yamaha, Lin Jarvis membuka keburukan Vinales supaya Aprilia berhati-hati dengan rider yg sukses memberikan beberapa kemenangan bagi Yamaha ini.
Namun Jarvis menilai Vinales terlalu labil, kadang bagus kadang tidak & ia harap support teknis yg utama. Selama ini Yamaha sudah mensupport keharapannya, tetapi hasilnya ia merasa tak nyaman di Yamaha. Kalau Aprilia yg baru saja membangun timnya tidak memberikan support maksimal maka kejadian yg sama akan terulang.
Hmm, sepertinya Lin Jarvis masih kesal dengan Vinales, ini mengingatkan kita pada Yamaha yg diam-diam mengontrak Vinales supaya hengkang dari Suzuki.
Di tahun 2016 Vinales memang tak memperpanjang kontraknya dengan Suzuki, padahal sewaktu ia di Suzuki performanya sungguh luar biasa. Ia pindah ke regu kuat Yamaha untuk mengejar gelar juara, karena di Suzuki ia dapat bersaing dengan para alien.
Namun ternyata fakta yg terjadi sebaliknya Suzuki semakin perkasa, bahkan Joan Mir dapat jadi pemenang dunia. Keputusan Vinales meninggalkan Suzuki sepertinya membawa penyesalan, terlebih ketika Yamaha memecatnya sebelum akhir musim tiba.
Otomatis sebagai rider yg butuh gaji semakin terpuruk dengan keputusan Yamaha, untung saja Aprilia masih mau menampungnya & butuh jasanya.
Tapi apakah Aprilia sanggup membawa Vinales untuk masuk ke podium? Kita tunggu saja aksi Vinales di tahun 2022.
Terima kasih yg sudah membaca thread ini hingga akhir, bila ada kritik silahkan dihinggakan & semoga thread ini bermanfaat, tetap sehat & merdeka. See u next thread.
"Nikmati Membaca Dengan Santuy"
--------------------------------------
Tulisan : c4punk@2021
referensi : klik, klik
Pic : google