Video Mesum Paris Hilton Siap Dijualbelikan
LOS ANGELES, SABTU - Red Light District Video, perusahan produksi film-film porno di kawasan pinggiran kota Los Angeles, AS, Kamis mengklaim telah mendapatkan hak dari mantan kekasih Paris Hilton, Rick Salomon, untuk mendistribusikan video mesum berdurasi 45 menit yang menampilkan keduanya.
Pihak Red Light District rencananya akan merilis video yang diberi judul One Night In Paris itu, secara komersial di toko video khusus dewasa itu pada 15 Juni mendatang. "Berapa harga yang akan ditawarkan, masih belum disusun," kata juru bicara perusahan tersebut.
Pada Februari, Salomon sempat memasukkan sekitar 38 menitan video milik tersebut di situs miliknya dengan harga 50 dolar AS per kopi.
Sampai saat ini belum ada tanggapan resmi dari perwakilan pihak Paris Hilton baik di Los Angeles maupun New York menanggapi rencana Red Light District tersebut. Hal yang sama pula pada pengacara Salomon, Martin Singer.
Belum lama ini, upaya hukum atas beredarnya video tersebut, pernah ditempuh Paris Hilton. Perempuan berusia 23 tahun yang merupakan pewaris kerajaan Hotel Hilton itu, pernah menuntut sebuah perusahaan internet yang bermarkas di Panama sebesar 30 juta dolar berkait dengan peredaran video tersebut.
Dalam gugatannya, bintang acara televisi The Simple Life, itu mengakui bahwa video yang dibuat pada Mei 2001 itu merupakan barang milik pribadi dan tidak untuk disebarkan kepada publik.
LOS ANGELES, SABTU - Red Light District Video, perusahan produksi film-film porno di kawasan pinggiran kota Los Angeles, AS, Kamis mengklaim telah mendapatkan hak dari mantan kekasih Paris Hilton, Rick Salomon, untuk mendistribusikan video mesum berdurasi 45 menit yang menampilkan keduanya.
Pihak Red Light District rencananya akan merilis video yang diberi judul One Night In Paris itu, secara komersial di toko video khusus dewasa itu pada 15 Juni mendatang. "Berapa harga yang akan ditawarkan, masih belum disusun," kata juru bicara perusahan tersebut.
Pada Februari, Salomon sempat memasukkan sekitar 38 menitan video milik tersebut di situs miliknya dengan harga 50 dolar AS per kopi.
Sampai saat ini belum ada tanggapan resmi dari perwakilan pihak Paris Hilton baik di Los Angeles maupun New York menanggapi rencana Red Light District tersebut. Hal yang sama pula pada pengacara Salomon, Martin Singer.
Belum lama ini, upaya hukum atas beredarnya video tersebut, pernah ditempuh Paris Hilton. Perempuan berusia 23 tahun yang merupakan pewaris kerajaan Hotel Hilton itu, pernah menuntut sebuah perusahaan internet yang bermarkas di Panama sebesar 30 juta dolar berkait dengan peredaran video tersebut.
Dalam gugatannya, bintang acara televisi The Simple Life, itu mengakui bahwa video yang dibuat pada Mei 2001 itu merupakan barang milik pribadi dan tidak untuk disebarkan kepada publik.

tanya deh sama master bokep disini pasti udah pada punya koleksinya /heh