Viagra Ganggu Kemampuan Mencium
Anda pasti tidak asing dengan obat penguat seksual khusus pria Viagra, yang memiliki nama generik sidenafil. Obat ini bisa jadi telah menolong jutaan pria untuk mendapatkan kepuasan seksual. Tapi tahukah Anda bahwa viagra dalam dosis tinggi ternyata bisa menyebabkan kemampuan mencium bau menjadi terganggu.
Seperti dilaporkan dalam jurnal Urology, para peneliti dari Jerman menyebutkan bahwa viagra bisa menyebabkan hidung tersumbat dan mengganggu indera penciuman. Kesimpulan tersebut didapat berdasarkan penelitian terhadap 20 orang responden pria muda bertubuh sehat.
Mereka dibagi dalam dua kelompok, yakni yang mendapat viagra berdosis 50-100 mg dan kelompok yang mendapat placebo. Lalu penciuman mereka diuji dengan alat yang bisa mengeluarkan aneka jenis bau-bauan.
Tim peneliti melakukan pengujian terhadap kemampuan mendeteksi, mengidentifikasi dan membedakan bau. Hasilnya, jika dibandingkan dengan mereka yang mengkonsumsi placebo,kelompok yang mengkonsumsi viagra 100 mg kemampuan indera penciumannya berkurang, terutama dalam hal membedakan bau.
Sedangkan kelompok yang mengkonsumsi viagra dengan dosis 50 mg, tidak mengalami gangguan penciuman. Para peneliti mencatat, gangguan penciuman tersebut disebabkan karena viagra memiliki efek samping membuat hidung tersumbat.
Sumber : Kompas
Berita buat pecandu viagra neh
Anda pasti tidak asing dengan obat penguat seksual khusus pria Viagra, yang memiliki nama generik sidenafil. Obat ini bisa jadi telah menolong jutaan pria untuk mendapatkan kepuasan seksual. Tapi tahukah Anda bahwa viagra dalam dosis tinggi ternyata bisa menyebabkan kemampuan mencium bau menjadi terganggu.
Seperti dilaporkan dalam jurnal Urology, para peneliti dari Jerman menyebutkan bahwa viagra bisa menyebabkan hidung tersumbat dan mengganggu indera penciuman. Kesimpulan tersebut didapat berdasarkan penelitian terhadap 20 orang responden pria muda bertubuh sehat.
Mereka dibagi dalam dua kelompok, yakni yang mendapat viagra berdosis 50-100 mg dan kelompok yang mendapat placebo. Lalu penciuman mereka diuji dengan alat yang bisa mengeluarkan aneka jenis bau-bauan.
Tim peneliti melakukan pengujian terhadap kemampuan mendeteksi, mengidentifikasi dan membedakan bau. Hasilnya, jika dibandingkan dengan mereka yang mengkonsumsi placebo,kelompok yang mengkonsumsi viagra 100 mg kemampuan indera penciumannya berkurang, terutama dalam hal membedakan bau.
Sedangkan kelompok yang mengkonsumsi viagra dengan dosis 50 mg, tidak mengalami gangguan penciuman. Para peneliti mencatat, gangguan penciuman tersebut disebabkan karena viagra memiliki efek samping membuat hidung tersumbat.
Sumber : Kompas
Berita buat pecandu viagra neh

