• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Vaping & lingkungan

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Angela
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Angela

IndoForum Pro E
No. Urut
88
Sejak
25 Mar 2006
Pesan
45.487
Nilai reaksi
35
Poin
0
Ada sedikit keraguan bahwa rokok adalah bencana lingkungan. Padahal setiap tahun 4,5 triliun punting rokok di buang ke lingkungan, dimana membutuhkan waktu 10 tahun untuk terurai. Dalam prosesnya, mereka mengeluarkan racun yg dapat mencemari lingkungan & berdampak buruk kepada pertumbuhan tanaman & membunuh satwa liar. (Sumber: Very Well Mind, National Geographic). Tetapi apakah e-cigarette lebih baik?
Industri vaping sendiri banyak mendapat kecaman dengan buruknya penggunaan botol plastic untuk e-liquid. Ini merusak lingkungan, tetapi ada juga baterai & vape sekali pakai / disposable vape yg pertimbangkan. Untungnya, ada beberapa hal yg dapat sobat lakukan untuk meminimalkan akibat buruk kepada lingkungan. Dan berita baiknya adalah dapat menolong sobat menghemat uang.
5 cara jadi vaper yg lebih ramah lingkungan
1.Pilih device yg dapat dipakai kembali
Salah satu hal terbaik yg dapat sobat lakukan untuk mengurangi akibat lingkungan adalah meminimalkan penggunaan barang sekali pakai.
Disposable vape semakin populer, tetapi ada beberapa kelemahan seperti baterai habis atau disposable vape pecah, itu dapat jadi alasan sobat memilih Ezy yg lebih ramah lingkungan.
Tetapi jangan lupa, Disposable vape mengandung baterai lithium-ion.
Baterai ini dirancang untuk dipakai setidaknya 300 kali (Ezy dapat bertahan lebih lama hingga bertahun-tahun). Tapi kalau mengpakai Disposable vape yg mengpakai baterai sekali pakai kemudian membuangnya setelah mengpakai cuma beberapa jam.
Jika mayoritas vapers atau perokok mulai mengpakai disposable vape, Sobat dapat melihat ratusan juta lebih baterai yg diproduksi, diangkut ke seluruh dunia, & kemudian dibuang setiap tahun. Ini juga berarti lebih banyak penambangan litium & bahan kimia yg merusak lingkungan & ekosistem lokal.
Lebih buruk lagi, disposable vape sulit untuk didaur ulang karena mengandung baterai & nikotin didalam perangkat.
Permintaan konsumen yg tinggi akan mendorong disposable vape jadi tren, sobat sebagai vapers dapat memainkan peran akbar untuk memerangi masalah masalah ini dengan lebih berhati-hati dalam memilih perangkat.
Jika sobat peduli dengan lingkungan, pertimbangkan untuk mengpakai vape yg dapat dipakai berulang. Sobat akan menolong mengurangi pencemaran lingkungan & juga akan menghemat banyak uang.
2.Beralih ke ezy
Ezy mengpakai catridge/pod yg sudah diisi sebelumnya dengan keramik sebagai penghantar panas didalamnya sehingga sangat mudah dipakai.
Untuk vapers yg belum mengpakai perangkat yg lebih canggih, jadi awal yg bagus untuk berpindah ke ezy karena tidak diperlukan pengisian ulang atau penggantian koil.
3.Daur ulang
Baterai dapat didaur ulang, namun kenyataannya banyak yg dibuang begitu saja jadi sampah.
Untungnya, ada sejumlah opsi untuk pembuangan baterai yang lebih ramah lingkungan.
Botol plastik lebih rumit, karena ada beberapa pertentangan. Beberapa sumber mengatakan bahwa botol e-liquid tidak dapat didaur ulang karena mengandung nikotin. Sumber lain, menyarankan bahwa dapat didaur ulang kalau dicuci terlebih dahulu.
4.Kurangi pemakaian daya
Sobat juga dapat meminimalkan akibat kepada lingkungan dengan mengurangi konsumsi daya.
Pertama, ada baiknya mematikan perangkat perangkat sobat kalau tidak dipakai.
Merupakan ide yg bagus untuk mencegah kecelakaan.
5.Gunakan e-liquid berkekuatan tinggi
Banyak vapers mengpakai e-liquid berkekuatan rendah, karena tidak harap mengpakai banyak nikotin. Hal ini berdasarkan kesalahpahaman bahwa nikotin adalah penyebab penyakit pada rokok. Namun, mengpakai nikotin dengan kekuatan yg lebih rendah dapat menyebabkan lebih banyak vaping, karena vapers mencoba meredakan hasrat mereka. Hasilnya akhirnya adalah mengpakai lebih banyak uap untuk mendapatkan jumlah nikotin yg sama.
Apa yg dapat pemerintah lakukan?
Secara hukum berbeda di setiap negara, setiap e-liquid yg mengandung nikotin harus dipasok dalam botol plastik dengan ukuran yg disepakati. Beberapa botol e-liquid mengpakai plastic daur ulang dalam kemasan mereka. Tetapi belum terbukti pasti memiliki panduan yg konsisten tentang apakah botol plastic benar-benar dapat didaur ulang.
Namun, salah satu cara untuk meminimalkan bahaya plastik bagi lingkungan adalah dengan memperbesar ukuran botol. Ini memiliki dua manfaat:
1.Jumlah plastic yg dibutuhkan untuk menampung lebih banyak e-liquid. Misalnya satu botol 60ml mengpakai plastik 16,4g. Dibandingkan dengan 4g untuk enam botol 10ml.
2.Lebih sedikit tutup botol yg dipakai.
Meningkatkan ukuran botol yg diizinkan akan berdampak baik bagi lingkungan.
#CHANGENOW


Hari ini 09:50
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.