• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Vaksin Gratis Bagi Rakyat, Beban Bagi Pemerintah

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Angela
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Angela

IndoForum Pro E
No. Urut
88
Sejak
25 Mar 2006
Pesan
45.487
Nilai reaksi
35
Poin
0
Vaksin Gratis Bagi Rakyat, Beban Bagi Pemerintah



dikutip : www.covid19.go.id


Di akhir tahun 2020 kabar gembira datang dari pemerintah. Vaksin yg selama ini digadang gadang sebagai solusi pencegahan virus Covid-19 akhirnya datang juga. Tidak tanggung-tanggung jutaan vaksin Sinovac didatangkan langsung dari Turki. Kedatangan vaksin memberikan asa bagi rakyat Indonesia. Terlebih hampir 8 bulan pemerintah & masyarakat disibukan oleh Covid-19. Dari terpuruknya ekonomi hingga jumlah kematian akibat Covid-19 setiap hari terus bertambah. Yuk tanya jawab seputar vaksin..?


1.Siapa yg perdana mendapatkan vaksin..?
Pemerintah sudah menyampaikan bahwa tenaga kesehatan & pelayan publik garda terdepan penanganan Covid-19menjadi prioritas utama penerima vaksin. Tentunya tenaga kesehatan & TNI, Polri


2.kapan imunisasi vaksin diberikan..?
Secepatnya diberikan. Artinya dapat 2 pekan hingga 2 bulan tergantung singkronisasi pemerintah pusat dengan di daerah.


3.Kenapa harus ada singkronisasi..?
Pemerintah pusat jelas sudah menyampaikan kalau vaksin diberikan secara GRATIS. Gratis bagi yg menerima tidak bagi pemerintah. Pemerintah harus menanggung BEBAN BIAYA VAKSIN. Apakah nanti beban ditanggung ke pemerintah pusat atau ke daerah. Kalau pemerintah pusat tentu akan berpengaruh kepada APBN. Jika pemerintah daerah maka akan berpengaruh kepada APBD. Sedangkan setiap daerah APBD tidak sama. Ada yg penduduknya padat APBD kecil. Ada yg APBD akbar penduduknya sedikit. Oleh sebab itu harus ada singkronisasi dengan pemerintah pusat, provinsi & kabupaten/kota.


Persoalan lainnya pemerintah dituntut untuk meningkatkan ekonomi dengan tetap menyalurkan bantuan kepada terdampak Covid-19.

Memang ada beberapa yg ditanggung oleh BPJS Kesehatan & mandilu. Tapi jumlahnya tidak sebanding dengan masyarakat seluruh Indonesia. Belum yg fanatik sama vaksin.

4.Kapan imunisasi vaksin buat masyarakat..?
Jika semuanya sudah berjalan, kemungkinan akbar dapat pertengahan tahun. Kenapa lama..? karena berkaitan dengan poin 3 & distribusi vaksin ditambah ketersediaan tempat menaruh vaksin. Doakan semoga secepatnya.


5.Apakah ekonomi akan kembali normal..?
Tidak secepat itu. Dibutuhkan waktu yg cukup lama untuk dapat bangkit. Tapi minimalnya sedikit merangkak naik walau tidak signifikan.


Kalau bedasarkan skema pemerintah, bantua non tunai & tunai diberikan pemerintah bagi masyarakat. Dari mulai dalam bentuk bantuan sembako hingga modal usaha. Pemerintah berharap uang dipakai supaya ekonomi dapat kembali bangkit. Namun beberapa akbar masyarakat mengedapkan uangnya karena keadaan masih belum terkendali.



Ane bukan perwakilan dari pemerintah gan/sis. Ane cuman harap berbagi informasi. Semoga yg ane hinggakan bermanfaat. Jangan lupa Tetap jaga kesehatan 3M (Menjaga Jarak, Mencuci Tangan & Memakai Masker). Tetap optimis, INDONESIA BANGKIT.

emoticon-I Love Indonesia (S)
emoticon-I Love Indonesia (S)
emoticon-I Love Indonesia (S)
emoticon-I Love Indonesia (S)
emoticon-I Love Indonesia (S)
emoticon-I Love Indonesia (S)
emoticon-I Love Indonesia (S)
emoticon-I Love Indonesia (S)
emoticon-I Love Indonesia (S)
emoticon-I Love Indonesia (S)






Hari ini 23:06
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.