• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Usulkan Uang Muka Rumah Rp1 Juta, REI Diminta Melobi bunk

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
c19Rz.jpg
Real Estat Indonesia (REI) meminta pemerintah untuk kembali menggelar program subsidi pembelian rumah murah, berupa pembayaran uang muka Rp1 juta. Usulan ini bertujuan agar masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) mudah membeli rumah bersubsidi.

Untuk memuluskan usulan tersebut, REI membutuhkan dukungan berupa surat edaran dari otoritas moneter seperti bunk Indonesia. Upaya ini guna meyakinkan perbankan, agar mau memberikan kelonggaran aturan dalam pembiayaan kredit pemilikan rumah (KPR).

Menanggapi usulan itu, Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi bunk Indonesia, Difi A Johansyah, Selasa 24 September 2013, menyarankan agar REI langsung membicarakan rancangan uang muka rumah murah tersebut kepada industri perbankan.

Difi juga menegaskan, untuk merealisasikan gagasan pembayaran uang muka rumah murah, tidak diperlukan surat edaran dari bunk Indonesia. "Kalau soal uang muka Rp1 juta, silakan bicara sama bunk," kata Difi di Gedung BI, Jakarta.

Namun, dia menuturkan, jika nantinya usulan itu disetujui, BI akan mengeluarkan imbauan agar perbankan mampu mengatasi kenaikan kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) akibat penerapan uang muka rumah murah itu.

"BI mendukung rumah murah, tetapi nanti kalau ada kenaikan NPL, siapa yang menanggung? Jadi, sebaiknya dibicarakan dengan bunk," ujar Difi.

Sebelumnya REI mengusulkan program uang muka terjangkau untuk rumah sederhana tapak. Program ini dinilai bisa membantu masyarakat berpenghasilan rendah untuk memiliki rumah.

Ketua Umum REI, Setyo Maharso, Rabu 18 September 2013, mengatakan, program uang muka murah itu seiring dengan makin panjangnya tenor kredit pemilikan rumah (KPR).

"Saat ini, tenor KPR kan sudah bisa mencapai 20-25 tahun," kata Setyo.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.