yan raditya
IndoForum Addict E
- No. Urut
- 163658
- Sejak
- 31 Jan 2012
- Pesan
- 24.461
- Nilai reaksi
- 72
- Poin
- 48
MADIUN - Usai Lebaran, para pekerja seks komersial (PSK) di Kabupaten Madiun, Jawa Timur, kembali ke lokalisasi untuk melayani para tamu.
Geliat aktivitas mulai tampak, seperti di lokalisasi Harapan Gude, Kecamatan Jiwan. Puluhan wisma yang sempat kosong selama bulan puasa hingga Lebaran, kini sudah mulai dipenuhi para PSK.
Para PSK mengaku kembali bekerja karena terdesak kebutuhan ekonomi. Apalagi, mereka tidak memiliki ketrampilan dan harus menghidupi keluarga. Saat berangkat dari rumah, mereka berpamitan kembali bekerja di pabrik atau tempat industri di Madiun.
Ironisnya, usai Lebaran, justru muncul wajah-wajah baru muncul di lokaliasi, baik dari Madiun maupun kota-kota di Jawa Tengah.
Guna mengantisipasi penambahan jumlah PSK, petugas Satpol PP Kabupaten Madiun melakukan pendataan ulang. Petugas memeriksa satu per satu kartu identitas para PSK di setiap wisma.
Kepala Satpol PP Kabupaten Madiun, Agus Setiawan, Sabtu (25/8/2012), mengatakan, pendataan dilakukan untuk memastikan bahwa lokalisasi tersebut tidak kelebihan PSK. Jika melebihi kapasitas, pihaknya akan memulangkan paksa sebagian PSK ke daerah asal mereka.
Geliat aktivitas mulai tampak, seperti di lokalisasi Harapan Gude, Kecamatan Jiwan. Puluhan wisma yang sempat kosong selama bulan puasa hingga Lebaran, kini sudah mulai dipenuhi para PSK.
Para PSK mengaku kembali bekerja karena terdesak kebutuhan ekonomi. Apalagi, mereka tidak memiliki ketrampilan dan harus menghidupi keluarga. Saat berangkat dari rumah, mereka berpamitan kembali bekerja di pabrik atau tempat industri di Madiun.
Ironisnya, usai Lebaran, justru muncul wajah-wajah baru muncul di lokaliasi, baik dari Madiun maupun kota-kota di Jawa Tengah.
Guna mengantisipasi penambahan jumlah PSK, petugas Satpol PP Kabupaten Madiun melakukan pendataan ulang. Petugas memeriksa satu per satu kartu identitas para PSK di setiap wisma.
Kepala Satpol PP Kabupaten Madiun, Agus Setiawan, Sabtu (25/8/2012), mengatakan, pendataan dilakukan untuk memastikan bahwa lokalisasi tersebut tidak kelebihan PSK. Jika melebihi kapasitas, pihaknya akan memulangkan paksa sebagian PSK ke daerah asal mereka.