• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Urutan Waktu dan Kejadian Perang Dunia II

semutsedeng

IndoForum Senior C
No. Urut
69471
Sejak
27 Apr 2009
Pesan
5.596
Nilai reaksi
138
Poin
63
Januari 1940
2: Pertahanan Rusia di Finlandia dihalang oleh beberapa pejuang Finlandia; beberapa tank Rusia dihancurkan, dan pertahanan Rusia jatuh.
7: Penjatahan makanan pokok diresmikan di Britania.
7: Kemenangan besar Finlandia di Suomussalmi; satu divisi Rusia dihancurkan, dan beberapa kendaraan militer dilucuti.
16: Dokumen penangkapan menyatakan rencana Hitler untuk invasi Skandinavia dan penundaan invasi ke Perancis dan Negara Hilir hingga Musim Semi, ketika cuaca lebih cocok untuk penyerangan.
17: Rusia semakin mundur di Finlandia dan diserang oleh sejumlah angkatan udara.
21: Sebuah U-Boat menenggelamkan kapal perusak Britania HMS Exmouth; 135 kru tenggelam.
24: Reinhard Heydrich ditunjuk oleh Goering sebagai solusi "pertanyaan Yahudi."
27: Jerman membuat rencana akhir untuk penyerangan ke Denmark dan Norwegia.

Februari 1940
Tentara ski Finlandia di Finlandia Utara pada tanggal 12 Januari 1940.
1: Diet Jepang mengumumkan rekor pendapatan tertinggi dengan setengah pengeluarannya untuk militer.
5: Britania dan Perancis memutuskan berunding di Norwegia untuk memutuskan perdagangan bujih besi dengan tujuan mencegah pendudukan Jerman dan membuka rute untuk menyerang Finlandia. Operasi ini dimulai sekitar tanggal 20 Maret.
9: Erich von Manstein ditugaskan menjadi pemimpin Korps Bersenjata XXXIII Jerman, memindahkannya dari perencanaan invasi ke Perancis.
10: USSR setuju untuk menyediakan gandum dan material berat ke Jerman pada sebuah persetujuan perdagangan baru.
14: Pemerintah Britania meminta sukarelawan berjuang di Finlandia.
15: Pasukan Soviet menduduki Summa, sebuah titik pertahanan terpenting di Finlandia, dan melewati Jalur Mannerheim.
15: Hitler memerintahkan perang kapal selam tak terbatas.
16: Kapal perusak Britania HMS Cossack memindahkan 303 POW Britania dari angkutan Altmark Jerman di perairan teritori netral Norwegia.
17: Finlandia terus mundur dari jalur Mannerheim.
17: Manstein memperkenalkan kepada Hitler rencananya menyerang Perancis melalui hutan Ardennes.
21: Jenderal Nikolaus von Falkenhorst ditugaskan untuk penyerangan Jerman ke Norwegia.
23: Rusia melanggar perjanjian damai dengan Finlandia, termasuk tunduknya sejumlah teritori geografi.
24: Rencana Manstein untuk penyerangan Jerman ke Perancis dan Negara Hilir disetujui.
27: Finlandia mundur hingga ke utara.

Maret 1940
1: Hitler mengarahkan jenderalnya dalam perencanaan penyerangan ke Denmark dan Norwegia.
3: Soviet mulai menyerang Viipuri, kota terbesar kedua Finlandia, dan jalur pertahanan terakhir Finlandia.
5: Finlandia menyatakan kepada Soviet bahwa mereka setuju mengakhiri perang. Keesokan harinya mereka mengirim utusan ke Moskow untuk merencanakan persetujuan damai.
12: Di Moskow, Finlandia menandatangan persetujuan damai dengan Uni Soviet setelah 105 hari koflik. Finlandia dipaksa menyerahkan teritori signifikan dengan balasan kemerdekaan.
16: Penyerangan udara Jerman di Scapa Flow menyebabkan kematian warga sipil pertama Britania.
18: Hitler dan Mussolini bertemi di celah Brenner di perbatasan Austria; Mussolini setuju dengan Hitler bahwa Italia akan memasuki perang "dalam waktu yang ditentukan".
21: Paul Reynaud menjadi Perdana Menteri Perancis setelah pengunduran diri Daladier di hari sebelumnya.
28: Britania dan Perancis membuat perjanjian formal bahwa kedua negara akan mencari perdamaian dengan Jerman.
30: Jepang membuat sebuah rezim boneka di Nanking, Cina, dibawah Wang Jingwei.

April 1940
1: Petinggi Polandia dibunuh oleh USSr di Katyn.
3: Komite Pertahanan Kementerian, dengan Pemimpin Laksamana Pertama (Winston Churchill) di kursinya, menggantikan posisi kementerian Lord Chatfield sebagai Menteri untuk Pengarahan Keamanan.
4: Hitler memberikan dukungan untuk penyerangan ke Norwegia dan Denmark.
5: Chamberlain membuat sebuah pernyataan bahwa Hitler "tertinggal bus".
8: Peranjauan perairan Norwegia oleh Sekutu dilakukan.
9: Jerman menyerang Denmark dan Norwegia; Denmark menyerah. Jerman mendarat di beberapa pelabuhan Norwegia dan menduduki Oslo; pasukan Norwegia secara langsung menyerah. Britania memulai Kampanye Norwegia mereka.
10: Jerman membuat sebuah pemerintahan Norwegia dibawah Vidkun Quisling, mantan menteri perang.
11: Pertempuran Narvik Pertama, kapal perusak dan pesawat Britania berhasil membuat serangan mendadak terhadap kapal-kapal besar Jerman. Serangan kedua pada 13 April juga merupakan keberhasilan Britania.
12: Tentara Britania menduduki Kepulauan Faroe Denmark.
13: Tentara Britania dan Perancis mulai mendarat di Namsos dan Harstad di Norwegia.
14: Kode Enigma dipecahkan oleh grup orang pintar di Taman Bletchley di England.
15: Tentara Britania mendarat di Narvik, Norwegia.
16: Pendaratan Britania lainnya di Norwegia, khususnya di Trondheim, pendudukan Trondheim berlanjut hingga tanggal 22.
27: Tentara Britania meninggalkan Norwegia.

Mei 1940
Pertahanan Blitzkrieg Jerman pada pertengahan Mei 1940.

1: Sekutu mulai mengosongkan pelabuhan Norwegia; berlanjut hingga Juni.
5: Pemerintah terusir Norwegia dibentuk di London.
8: Perdaa Menteri Neville Chamberlain mengundurkan diri setelah mempermalukan pemilihan di Balai Umum.
9: Persyaratan di Britania diperpajnang hingga usia 36 tahun.
10: Jerman menyerang Belgia, Perancis, Luksemburg dan Belanda; Winston Churchill menjadi Perdana Menteri Britania Raya setelah pengunduran diri Neville Chamberlain. Britania Raya menyerang Islandia.
10: Belgia mengumumkan keadaan darurat. Churchill dipanggil untuk membentuk sebuah pemerintahan koalisi masa perang.
10: Pertahanan besar-besaran Jerman terhadap Front barat: Penyerangan ke Belgia, Belanda, dan Perancis dimulai. Pada masa itu, tentara Jerman menduduki benteng Belgia Eben Emael.
11: Luksemburg diduduki.
11: Churchill menawarkan bekas Kaiser Wilhelm II, yang tinggal di Belanda sebuah pengungsian di Britania Raya; ia menolak.
12: Belgia meledakkan semua jembatan di Sungai Meuse untuk menghalang penyerangan Jerman.
13: Pemerintah terusir Belanda dibentuk di London.
13: Korps Panzer Jenderal Heinz Guderian memasuki Sedan, Perancis.
13: Ratu Wilhelmina dari Belanda terbang menuju pengungsiannya di Britania Raya.
13: Churchill berpidato di Balai Umum dengan topik "darah, kerja keras, air mata, dan keringat".
14: Pembentukan Sukarelawan Pertahanan Lokal; (Penjaga Tanah Air) diumumkan oleh Sekretaris Negara untuk Perang Anthony Eden. Kebanyakan beranggotakan orang yang masih muda dan pensiunan.
14: Rotterdam dibom oleh Lufwaffe, menyebabkan banyak kematian warga sipil dan kerusakan yang parah. Belanda memutuskan untuk menyerah dengan pengecualian terhadap Zealand.
14: Churchill meminta Presiden Roosevelt dan Kanan untuk bantuan pada masa-masa kelam itu. Koalisi Britania baru, yang meliputi anggota Partai Buruh, Liberal, dan Konservatif, dibuat umum.
15: Penyerahan pasukan Belanda ditandatangani.
16: Churchill mengunjungi Paris dan mendengar bahwa perang Perancis semakin baik semakin berakhir; Britania Raya berdiri sendiri di Eropa.
17: Jerman memasuki Brussels dan juga menduduki Antwerp.
17: Paul Reynaud membentuk pemerintahan Perancis baru, termasuk Marsekal Pétain berusia 84 tahun, pahlawan Perancis pada Perang Dunia I.
18: Maxime Weygand menggantikan Maurice Gamelin sebagai pemimpin angkatan bersenjata Perancis.
19: Amiens, Perancis diduduki oleh tentara Jerman; pasukan Rommel mengepung Arras; pasukan Jerman lainnya mencapai Noyelles di Channel.
20: Grup Panzer Jenderal Guderian menduduki Abbéville, mengancam pasukan Sekutu di daerah tersebut.
23: Oswald Mosley, pemimpin fasis pra-perang britania, dipenjara; ia dan istrinya akan menghabiskan waktunya di penjara.
24: Britania membuat keputusan akhir untuk mengakhiri operasi di Norwegia.
25: Pasukan Sekutu, Britania dan Perancis, mundur ke Dunkirk. Hitler secara misterius memerintahkan penghalangan terhadap serangan Jerman kepada kepala pesisir pantai Sekutu.
25: Pengeboman Luftwaffe menyebar di England.
25: Boulogne-sur-Mer tunduk kepada Jerman.
26: Calais tunduk kepada Jerman.
26: Operasi Dynamo, evakuasi 340.000 tentara sekutu dari Dunkirk, dimulai. Pemindahan berakhir tanggal 3 Juni.
28: Belgia menyerah kepada jerman; Raja Leopold III menyerah dan diasingkan.
30: Pertemuan Kabinet Britania Darurat: Churchill memenangkan pemilihan untuk melanjutkan perang, menentang pernyataan oleh Lord Halifax dan Chamberlain.
31: Jepang mengebom ibukota Partai Nasionalis Chungking, di hulu Yangtse.

Juni 1940
Tentara berbaris untuk pindah dari Dunkirk
2: Pasukan terakhir Britania du Norwegia pulang; kerusakan yang dialami kedua sisi cukup parah.
3: Hari terakhir Operasi Dynamo. 224.686 tentara Britania dan 121.445 tentara Perancis dan Belgia telah dievakuasi.
3: Jerman mengebom Paris.
7: Kapal Jerman Gneisenau dan Schanhort menenggelamkan kapal pengangkut pesawat HMS Glorious dan dua kapal perusak di lepas pantai Norwegia; kapal Britania tidak memiliki penjaga udara.
10: italia mengumumkan perang terhadap Perancis dan Britania Raya: Norwegia menyerah. Raja Haakon terbang ke pegunungan dan dievakuasi dari Britania.
11: Pemerintah Perancis melarikan diri ke Tours.
13: Paris diduduki tentara Jerman; pemerintah Perancis pindah lagi, kali ini ke Bordeaux.
16: Philippe Pétain menjadi petinggi Perancis setelah pengunduran diri pemerintahan Reynaud.
17: Tenggelamnya kapal pesiar RMS Lancastria di lepas pantai St Nazaire ketika digunakan sebagai kapal tentara Britania—bencana maritim terburuk Britania sejak Perang Inggris-Belanda.
18: Jenderal De Gaulle membentuk Comité Français de la Libération Nationale, sebuah pemerintah terusir Perancis; Estonia, Latvia dan Lithuania diduduki Uni Soviet.
21: Negosiasi gencatan senjata Perancis-Jerman dimulai di Compiegne.
22: Gencatan senjata Perancis-Jerman ditandatangani.
24: Gencatan senjata Perancis-Italia ditandatangani.
25: Perancis secara resmi menyerah kepada Jerman pukul 0:35.
28: Jenderal De Gaulle diakui oleh Britania sebagai pemimpin Perancis Merdeka.
28: Italo Balbo, penerbang Italia terkenal di dunia, tidak sengaja tewas karena tembakan anti-pesawat Italia di Tobruk, Libya.
30: Jerman menyerang Kepulauan Channel..

Juli 1940
1: Pendudukan Kepulauan Channel berhasil oleh pasukan Jerman; pemerintah Perancis pindah ke Vichy.
1: Marsekal Rodolfo Graziani menjadi kepala pasukan Italia di Afrika utara.
2: Hitler memerintahkan persiapan rencana penyerangan ke Britania, dengan kode Operasi Sealion.
3: Cardiff dibom oleh Luftwaffe untuk pertama kalinya.
4: Penghancuran armada Perancis di Mers-el-Kébir, Aljazair oleh Angkatan Laut Kerajaan; pemerintah Perancis Vichy memutuskan hubungan diplomatik dengan Britania sebagai protes. Di Alexandria, Perancis setuju untuk membebaskan kapal perang Lorraine dan beberapa kapal kecil dari kekuasaan militer.
4: Italia melanjutkan penyerangannya ke Somaliland, Afrika Timur.
4: Bangsawan Windsor (dinodai oleh kecurigaan pro-Nazi) ditunjuk sebagai gubernur Bahama, menjauhkannya dari berbagai kontroversi.
5: Rumania meletakkan dirinya di jalur Axis.
10: Pertempuran Britania dimulai dengan razia Luftwaffe terhadap perkapalan di kanal.
10: Presiden Roosevelt meminta Kongres untuk mempersiapkan pasukan dalam jumlah besar.
11: Razia RAF terhadap kedudukan musuh di Belanda dan pabrik persenjataan Jerman.
12: Serangan Luftwaffe di Wales dan Skotlandia.
16: Hitler memberikan pasukannya arahan untuk penyerangan ke Britania Raya, Operasi Sealion.
21: Pemerintah terusir Cekoslovakia tiba di London. USSR secara formal menganeksasi negara-negara Baltik - Lithuania, Latvia, dan Estonia.
22: Konferensi Havana diselenggarakan; negara-negara di belahan barat bertemu untuk membicarakan kenetralan dan kerjasama ekonomi.
22: Fumimaro Konoye diangkat sebagai Perdana Menteri Jepang.
23: "Penjaga Tanah Air" Britania: secara resmi dibentuk, menutup kesempatan lelaki yang muda dan yang dianggap tidak pantas melayani angkatan bersenjata reguler.
25: Semua wanita dan anak-anak diperintahkan keluar dari Gibraltar.

Agustus 1940
1: Hitler menetapkan 15 September sebagai tanggal Operasi Sealion, penyerangan ke Britania.
2: Jenderal De Gaulle dihukum mati tanpa kehadiran oleh pengadilan militer Perancis.
4: Pasukan Italia dibawah Jenderal Guglielmo Nasi menyerang Somaliland Britania selama Kampanye Afrika Timur.
5: Cuaca buruk di Channel menyebabkan penundaan penyerangan ke Britania Raya.
13: "Adler Tag" atau "Hari Elang". Goering memulai penyerangan dua minggu terhadap pangkalan udara Brutania dengan persiapan untuk invasi. (Bagi sejumlah sejarawan Jerman, ini adalah awal "Pertempuran Britania."
14: Ilmuwan Britania, Sir Henry Tizard, pergi ke Amerika Serikat dalam Misi Tizard, memberikan Amerika beberapa teknologi rahasia Britania termasuk magnetron, alat rahasia di jantung radar. Radar telah membantu pertahanan Britania.
14: Pertukaran kapal perusak/basis antara AS dan Britania berjalan.
15: Kemenangan RAF atas Luftwaffe berlanjut, pada sebuah pertempuran luas di sepanjang pantai Timur.
15: Tenggelamnya kapal Elli milik Yunani oleh kapal selam Italia tanggal 15 Agustus 1940 di pelabuhan Tinos (lihat artikel yang cocok).
16: Pertempuran Britania berlanjut; Jerman kehilangan 76 pesawatnya, sementara Britania 35 pesawat.
16: Draf pertama perdagangan kapal eprusak/basis oleh AS dan Britania dijadikan umum.
17: Hitler mengumumkan blokade Kepulauan Britania.
18: Pertempuran hebat di Pertempuran Britania; 67 pesawat Jerman ditembak jatuh.
19: Pasukan Italia menduduki Berbera, ibukota Somaliland Britania, yang menyelesaikan penyerangan ke koloni Britania. Setelah mencaplok Somaliland Britania, Italia memulai sejumlah razia lintas-perbatasan kecil ke Sudan dan Kenya Britania.
20: Italia mengumumkan blokade terhadap pelabuhan Britania di wilayah Mediterania.
20: Pidato Churchill di Balai Umum: "Tidak pernah dimiliki sebanyak ini oleh sejumlah itu untuk beberapa."
22: Jerman menyerang Dover dan wilayah pesisir terdekat dengan artileri jarak jauh.
24: Pesawat Jerman secara tidak sengaja mengebom London, dan memutuskan masa depan Pertempuran Britania.
25: Churchill memerintahkan pengeboman Berlin sebagai balasan pengeboman malam di London.
26: Kedua London dan Berlin dibom, Berlin untuk pertama kalinya.
30: Pengeboman England berlanjut; London dibom lagi sebagai balasan pengeboman Berlin; dan, menjadi awal "Serangan London."
31: Serangan Luftwaffe terhadap pangkalan udara Britania berlanjut, juga London.

September 1940
1: Kaum Yahudi Jerman diperintahkan mengenakan bintang kuning sebagai pengenalan.
2: Perjanjian Kapal Perusak untuk Basis selesai. Britania mendapat 50 kapal perusak denganbalasan memberikan Amerika Serikat izin tanah di berbagai wilayah Britania untuk pendirian basis laut dan udara AS, dengan penyewaan gratis selama sembilan puluh sembilan tahun.
3: Hitler menunda penyerangan ke Britania, karena Luftwaffe gagal menerobos pertahanan Britania. Kekhawatiran invasi berikutnya berlanjut, bagaimanapun, untuk menghantui Britania.
6: Raja Carol turun tahta setelah dijatuhkan anaknya Michael sementara pengaturan pemerintah diambil alih oleh Marsekal Antonescu.
7: Dalam salah satu salah penghukuman besar perang, Luftwaffe memindahkan perhatiannya Ke London, jauh dari pangkalan udara RAF. Kesuksesan dicapai dengan sekitar 2.000 warga sipil tewas. Kota-kota Britania lainnya juga diserang.
10: Operasi Sealion ditetapkan pada tanggal 24 September.
13: Pasukan kolonial Italia di Libya dibawah Jenderal Rodolfo Graziani melintasi perbatasan mesir (dari Benteng Capuzzo, di dalam perbatasan Libya) dan menetapkan Kampanye Gurun Barat. Tujuannya adalah mengambil alih Terusan Suez. Lima divisi Italia menyerang sekitar 95 km menuju Sidi Barrani dan mendirikan berbagai kamp militer.
14: Operasi Sealion ditunda hingga 27 September, hari terakhir pada bulan itu dengan suasana yang cocok untuk penyerangan.
15: Penerbangan pengeboman Jerman besar-besaran di kota-kota England; kebanyakan dikendalikan. RAF mulai mengklaim kemenangan pada Pertempuran Britania.
16: Peraturan Pelatihan dan Agen Terpilih 1940 memperkenalkan wajib militer masa damai pertama (kali ini untuk lelaki antara 21 dan 35 tahun) sepanjang sejarah Amerika Serikat.
16: Italia meraih kemenangan di perbatasan Libya/Mesir, pertama di Sollum, kemudian Sidi Barrani. Keduanya terletak enam puluh mil di dalam Mesir. Britania, menurut rencana, mundur 80 mil hingga ke sebuah desa kecil, Mersa Matruh. Kedua sisi menunggu selama beberapa bulan.
17: Pesan berkode berisi bahwa Hitler telah menunda Operasi Sealion hingga pemberitahuan lebih lanjut.
20: Partai Komunis Cina melancarkan pertahanan besar-besaran terhadap Jepang.
22: Konvoi kapal besar ditenggelamkan U-Boat di Atlantik.
22: Jepang mendirikan beberapa basis di Indo-Cina Perancis; administrator Perancis lokal menjadi otoritas cadangan.
23: Pasukan Perancis dan Britania melakukan pendaratan di Dakar, Afrika Barat, angkatan laut Perancis Vichy menyerang secara tersebar selama dua hari, dan ekspedisi tersebut ditutup.
24: Berlin mengalami serangan pengeboman besar oleh RAF.
24: Pesawat Perancis Vichy mengebom Gibraltar.
27: Perjanjian Tripartite ditandatangani di Berlin oleh Jerman, Italia, dan Jepang, menjanjikan bantuan. Sebuah nama informal, "Axis", ditetapkan.
28: Hitler memerintahkan persiapan untuk penyerangan ke Rusia.
28: Vidkun Quisling menjadi kepala negara Norwegia.

Oktober 1940
1: Partai Komunis Cina dan Partai Sosialis Cina berperang satu sama lain di selatan Cina. Sementara pasukan Jepang memiliki basis di Changshaw.
2: Pengeboman London berlanjut sepanjang bulan.
3: Kaum Yahudi Warsawa dipindahkan ke perkampungan di Warsawa.
4: Adolf Hitler dan Benito Mussolini bertemu di Celah Brenner untuk membicarakan prospek dalam perang itu.
7: Jerman menyerang Rumania untuk menghalang Pasukan Rumania dan mendapat akses menuju banyak ladang minyak yang berharga.
9: Neville Chamberlain mengundurkan diri dari Balai Umum karena alasan kesehatan; Winston Churchill dipilih sebagai ketua Partai Konservatif.
12: Penyerangan Jerman ke Britania apapun ditunda hingga Musim Semi 1941 paling awal.
13: Warga sipil Britania masih banyak yang dibunuh oleh bom Jerman melalui serangan yang dilakukan secara signifikan.
15: Clarence Addison Dykstra menjadi Direktur Agen Pilihan di Amerika Serikat.
15: Mussolini dan penasehat terdekatnya memutuskan untuk menyerang Yunani.
16: Pendaftaran draf dimulai di Amerika Serikat.
20: Pesawat Italia mengebom Kairo, Mesir.
21: Liverpool dibom untuk ke-200 kalinya.
23: Adolf Hitler bertemu dengan Franco di sebuah kota perbatasan Spanyol, sedikit selesai, dan sisanya semua keinginan Hitler untuk memaksa Perancis memasuki perang di sisi Axis.
25: Berlin dan Hamburg dibom secara besar-besaran.
28: Italia mengumumkan ultimatum kpada Yunani dan Perdana Menteri Yunani Metaxas membalas: "Jadi ini perang". Pasukan Italia melancarkan serangan ke Yunani dari Albania milik Italia dan memulai Perang Yunani-Italia. Hitler marah atas keinginan sekutunya.
29: Konvoi kapal besar ditenggelamkan selama periode ini sementara jumlah U-Boat meningkat.
29: Penggambaran nomor pertama untuk pembuat draf Peraturan Agen Terpilih AS.
30: Presiden Roosevelt, di pertengahan kampanye pemilihan, berjanji tidak mengirim "anak kita" ke dalam perang.
31: Pemerintah Distrik Warsawa memindahkan semua kaum Yahudi di Warsawa ke penampungan.

November 1940
2: Pesawat Italia mengebom Salonika, Yunani sebagai lanjutan penyerangan.
4: Presiden Roosevelt menang pada putaran ketiga. Britania melihat peristiwa ini sebagai bantuan yang lebih dari AS.
4: Yunani memulai sebuah serangan balasan terhadap Italia di perbatasan Albania.
5: HMS Jervis Bay, sebuah kapal jelajah, tenggelam pada tugas konvoi, tetapi kebanyakan konvoi berhasil kabur. Peristiwa tenggelamnya kapal tersebut menjadi sorotan media.
7: Sudah jelas bahwa Irlandia akan menolak pemberian izin Britania Raya mengenai penggunaan pelabuhannya sebagai basis laut.
9: Italia menyerang pasukan di Yunani yang sedang mundur.
11: Angkatan laut Britania melancarkan serangan terhadap pasukan Italia di Taranto. Pengebom dari HMS Illustrious merusak tiga kapal perang, dua kapal jelajah dan berbagai kapal angkut. Peristiwa ini menjaga jalur angkutan Britania di Mediterania. Kesuksesan Britania dipelajari oleh militer Jepang dalam penyerangan ke Pearl Harbor.
12: Molotov bertemu Hitler dan Ribbentrop di Berlin. Tata Dunia Baru sedang dalam diskusi. Molotov mengemukakan ketertarikan Soviet di Finlandia, Bulgaria, Rumania, Dardanelles dan Bosbor, tetapi Hitler berbicara di sepanjang jalur pengaruh internasional antara Rusia, Jerman, Italia dan Jepang.
13: Molotov bertemu Hitler kembali menanyakan persetujuan pendudukan Finlandia, tetapi Hitler menghentikan semua serangan untuk menumbuhkan pengaruh Soviet di Eropa. Ia melihat Britania mengalahkan dan memberikan India kepada Uni Soviet.
14: Sebuah serangan besar malam di Coventry. Katedral Coventry dihancurkan dan pusat pertengahan kota diratakan.
15: Uni Soviet diundang untuk bergabung dengan Pakta Tripartite dan berbagi sisa Kerajaan Britania. Perkampungan Yahudi Warsawa dipindahkan dari seluruh kota.
16: Churchill meminta beberapa tentara Britania di Afrika Utara dikirim ke Yunani, berlawanan dengan pemimpin militernya yang menyatakan bahwa mereka diutuhkan dalam kampanye melawan Italia di Afrika Utara.
19: Pasukan Italia di Yunani melanjutkan pemundurannya dan akan meninggalkan tanah Yunani dalam beberapa hari.
20: Hungaria menandatangani Pakta Tripartite.
21: Pemerintah terusir Belgia di Britania, mengumumkan perang terhadap Italia.
23: Rumania menandatangani Pakta Tripartite.
24: Republik Slovak menandatangani Pakta Tripartite.
26: Uni Soviet memberi waktu untuk bergabung dengan Pakta Tripartite setelah berbagai teritorial berada dibawah Rusia.
29: Sebuah serangan bom tengah malam besar-besaran di Liverpool.
30: Sebuah serangan bom besar di Southampton di selatan England; kota itu diserang kembali pada malam berikutnya, kemudian Bristol yang kedua, dan Birmingham yang ketiga.

Desember 1940
1: Serangan bom terjadi sepanjang bulan antara Jerman dan Britania. Pertama giliran Jerman, kemudian Britania.
1: Joseph P. Kennedy, Duta Besar AS untuk Britania Raya diminta mengundurkan diri oleh presiden Roosevelt setelah ia memberikan wawancara suratkabar yang menyatakan bahwa "Demokrasi berakhir di England".
5: RAF mengebom Düsseldorf dan Turin.
8: Franco memerintahkan masuknya Spanyol ke dalam perang; hasilnya Hitler dipaksa membatalkan serangan ke Gibraltar.
8: Pasukan Yunani terus membawa pasukan Italia mundur hingga Albania.
6-9: Operasi Compass: Pasukan Gurun Barat Britania memulai pertahanan terhadap serangan Italia di Afrika Utara. Serangan awal dilancarkan kepada lima kamp Italia di celah selatan Sidi Barrani. Pasukan Italia mundur hingga Bardia, di perbatasan Libya/Mesir.
11: Setelah meninggalkan tanah Yunani, pasukan Yunani menyerang Albania milik Italia selama Perang Yunani-Italia.
12: Pada waktu itu hampir 39.000 tentara Italia ditangkap. Britania pindah ke Libya.
16: Serangan malam pertama RAF di Mannheim, Jerman.
16: Britania ditugaskan di Sollum, untuk menduduki Benteng Capuzzo di Libya.
18: Hitler mengirimkan rencana untuk Operasi Barbarossa, serangan Jerman terhadap Uni Soviet.
28: Perang Yunani-Italia berlanjut semakin buruk pada Italia dan, dengan Yunani yang
menduduki seperempat Albania, Italia meminta arahan militer dari Jerman melawan Yunani.
29: Serangan udara besar Jerman di London; Katedral St. Paul mengalami kerusakan.
29: Britania pindah ke Bardia, Libya.

Klo Salah Tolong pindahin y om, abis bingung mw di taro dimana /thx/thx/thx
 
wah ini cuma untuk tahun 1940 yah...
memang PD II brapa tahun ya?
 
Pendapat pertama :
Perang Dunia II, secara resmi mulai berkecamuk pada tanggal 1 September 1939 sampai tanggal 14 Agustus 1945. Meskipun demikian ada yang berpendapat bahwa perang sebenarnya sudah dimulai lebih awal, yaitu pada tanggal 1 Maret 1937 ketika Jepang menduduki Manchuria. Sampai saat ini, perang ini adalah perang yang paling dahsyat pernah terjadi di muka bumi. Kurang lebih 50.000.000 (lima puluh juta) orang tewas dalam konflik ini.

Pendapat Umum :
Perang dimulai pada saat pendudukan Jerman di Polandia pada tanggal 1 September 1939, dan berakhir pada tanggal 14 atau 15 Agustus 1945 pada saat Jepang menyerah kepada tentara Amerika Serikat. Perang Dunia II berkecamuk di tiga benua tua; yaitu Afrika, Asia dan Eropa..
 
yahh cuma taun 1940 doank....
tapi nice info/no1
 
Nih yang lengkapan dikit ...

Asia dan Pasifik

1937: Perang Sino-Jepang

Konflik perang mulai di Asia beberapa tahun sebelum pertikaian di Eropa. Jepang telah menginvasi China pada tahun 1931, jauh sebelum Perang Dunia II dimulai di Eropa. Pada 1 Maret, Jepang menunjuk Henry Pu Yi menjadi kaisar di Manchukuo, negara boneka bentukan Jepang di Manchuria. Pada 1937, perang telah dimulai ketika Jepang mengambil alih Manchuria.

Roosevelt menandatangani sebuah perintah eksekutif yang tidak diterbitkan (rahasia) pada Mei 1940 mengijinkan personel militer AS untuk mundur dari tugas, sehingga mereka dapat berpartisipasi dalam operasi terselubung di China sebagai "American Volunteer Group" (AVG), juga dikenal sebagai Harimau Terbang Chennault. Selama periode tujuh bulan, kelompok Harimau Terbang berhasil menghancurkan sekitar 600 pesawat Jepang, menenggelamkan sejumlah kapal Jepang, dan menghentikan invasi Jepang terhadap Burma. Dengan adanya tindakan Amerika Serikat dan negara lainnya yang memotong ekspor ke Jepang, maka Jepang merencanakan serangan terhadap Pearl Harbor pada 7 Desember 1941 tanpa peringatan deklarasi perang; sehingga mengakibatkan kerusakan parah pada Armada Pasifik Amerika. Hari berikutnya, pasukan Jepang tiba di Hong Kong, yang kemudian menyebabkan menyerahnya pasukan Inggris pada Hari Natal di bulan itu.


1940: Jajahan Perancis Vichy

Pada 1940, Jepang menduduki Indochina Perancis (kini Vietnam) sesuai persetujuan dengan Pemerintahan Vichy meskipun secara lokal terdapat kekuatan Perancis Bebas (Free French), dan bergabung dengan kekuatan Poros Jerman dan Italia. Aksi ini menguatkan konflik Jepang dengan Amerika Serikat dan Britania Raya yang bereaksi dengan boikot minyak.


1941: Pearl Harbor, A.S. turut serta dalam perang, invasi Jepang di Asia Tenggara


Pada 7 Desember 1941, pesawat Jepang dikomandoi oleh Laksamana Madya Chuichi Nagumo melaksanakan serangan udara kejutan terhadap Pearl Harbor, pangkalan angkatan laut AS terbesar di Pasifik. Pasukan Jepang menghadapi perlawanan kecil dan menghancurkan pelabuhan tersebut. AS dengan segera mengumumkan perang terhadap Jepang.

Bersamaan dengan serangan terhadap Pearl Harbor, Jepang juga menyerang pangkalan udara AS di Filipina. Setelah serangan ini, Jepang menginvasi Filipina, dan juga koloni-koloni Inggris di Hong Kong, Malaya, Borneo dan Birma, dengan maksud selanjutnya menguasai ladang minyak Hindia Belanda. Seluruh wilayah ini dan daerah yang lebih luas lagi, jatuh ke tangan Jepang dalam waktu beberapa bulan saja. Markas Britania Raya di Singapura juga dikuasai, yang dianggap oleh Churchill sebagai salah satu kekalahan dalam sejarah yang paling memalukan bagi Britania.


1942: Invasi Hindia-Belanda

Penyerbuan ke Hindia Belanda diawali dengan serangan Jepang ke Labuan, Brunei, Singapura, Semenanjung Malaya, Palembang, Tarakan dan Balikpapan yang merupakan daerah-daerah sumber minyak. Jepang sengaja mengambil taktik tersebut sebagai taktik gurita yang bertujuan mengisolasi kekuatan Hindia Belanda dan Sekutunya yang tergabung dalam front ABDA (America (Amerika Serikat), British (Inggris), Dutch (Belanda), Australia) yang berkedudukan di Bandung. Serangan-serangan itu mengakibatkan kehancuran pada armada laut ABDA khususnya Australia dan Belanda.

Sejak peristiwa ini, Sekutu akhirnya memindahkan basis pertahanannya ke Australia meskipun demikian Sekutu masih mempertahankan beberapa kekuatannya di Hindia Belanda agar tidak membuat Hindia Belanda merasa ditinggalkan dalam pertempuran ini.

Jepang mengadakan serangan laut besar-besaran ke Pulau Jawa pada bulan Februari-Maret 1942 dimana terjadi Pertempuran Laut Jawa antara armada laut Jepang melawan armada gabungan yang dipimpin oleh Laksamana Karel Doorman. Armada Gabungan sekutu kalah dan Karel Doorman gugur.

Jepang menyerbu Batavia (Jakarta) yang akhirnya dinyatakan sebagai kota terbuka, kemudian terus menembus Subang dan berhasil menembus garis pertahanan Lembang-Ciater, kota Bandung yang menjadi pusat pertahanan Sekutu-Hindia Belanda terancam. Sementara di front Jawa Timur, tentara Jepang berhasil menyerang Surabaya sehingga kekuatan Belanda ditarik sampai garis pertahanan Porong.

Terancamnya kota Bandung yang menjadi pusat pertahanan dan pengungsian membuat panglima Hindia Belanda Letnan Jendral Ter Poorten mengambil inisiatif mengadakan perdamaian. Kemudian diadakannya perundingan antara Tentara Jepang yang dipimpin oleh Jendral Hitoshi Imamura dengan pihak Belanda yang diwakili Letnan Jendral Ter Poorten dan Gubernur Jendral jhr A.W.L. Tjarda van Starkenborgh Stachouwer. Pada Awalnya Belanda bermaksud menyerahkan kota Bandung namun tidak mengadakan kapitulasi atau penyerahan kekuasaan Hindia Belanda kepada Pihak Jepang. Pada saat itu posisi Panglima tertinggi angkatan perang Hindia Belanda tidak lagi berada pada Gubernur Jendral namun diserahkan kepada Ter Poorten sehingga dilain waktu Belanda menganggap bahwa kedudukan di Hindia Belanda masih tetap sah dilanjutkan. Namun setelah Jepang mengancam akan mengebom kota Bandung akhirnya Jendral Ter Poorten setuju untuk menyerah tanpa syarat kepada Jepang.


1942: Laut Coral, Port Moresby, Midway, Guadalcanal

Pada Mei 1942, serangan laut terhadap Port Moresby, Papua Nugini digagalkan oleh pasukan Sekutu dalam Perang Laut Coral. Kalau saja penguasaan Port Moresby berhasil, Angkatan Laut Jepang dapat juga menyerang Australia. Ini merupakan perlawanan pertama yang berhasil terhadap rencana Jepang dan pertarungan laut pertama yang hanya menggunakan kapal induk. Sebulan kemudian invasi Atol Midway dapat dicegah dengan terpecahnya pesan rahasia Jepang, menyebabkan pemimpin Angkatan Laut AS mengetahui target berikut Jepang yaitu Atol Midway. Pertempuran ini menyebabkan Jepang kehilangan empat kapal induk yang industri Jepang tidak dapat menggantikannya, sementara Angkatan Laut AS kehilangan satu kapal induk. Kemenangan besar buat AS ini menyebabkan Angkatan Laut Jepang kini dalam posisi bertahan.


Namun, dalam bulan Juli penyerangan darat terhadap Port Moresby dijalankan melalui Track Kokoda yang kasar. Di sini pasukan Jepang bertemu dengan pasukan cadangan Australia, banyak dari mereka masih muda dan tak terlatih, menjalankan aksi perang dengan keras kepala menjaga garis belakang sampai tibanya pasukan reguler Australia dari aksi di Afrika Utara, Yunani dan Timur Tengah.

Para pemimpin Sekutu telah setuju mengalahkan Nazi Jerman adalah prioritas utama masuknya Amerika ke dalam perang. Namun pasukan AS dan Australia mulai menyerang wilayah yang telah jatuh, mulai dari Pulau Guadalcanal, melawan tentara Jepang yang getir dan bertahan kukuh. Pada 7 Agustus 1942 pulau tersebut diserang oleh Amerika Serikat. Pada akhir Agustus dan awal September, selagi perang berkecamuk di Guadalcanal, sebuah serangan amfibi Jepang di timur New Guinea dihadapi oleh pasukan Australia dalam Teluk Milne, dan pasukan darat Jepang menderita kekalahan meyakinkan yang pertama. Di Guadalcanal, pertahanan Jepang runtuh pada Februari 1943.


1943–45: Serangan Sekutu di Asia dan Pasifik

Pasukan Australia and AS melancarkan kampanye yang panjang untuk merebut kembali bagian yang diduduki oleh Pasukan Jepang di Kepulauan Solomon, New Guinea dan Hindia Belanda, dan mengalami beberapa perlawanan paling sengit selama perang. Seluruh Kepulauan Solomon direbut kembali pada tahun 1943, New Britain dan New Ireland pada tahun 1944. Pada saat Filipina sedang direbut kembali pada akhir tahun 1944, Pertempuran Teluk Leyte berkecamuk, yang disebut sebagai perang laut terbesar sepanjang sejarah. Serangan besar terakhir di area Pasifik barat daya adalah kampanye Borneo pertengahan tahun 1945, yang ditujukan untuk mengucilkan sisa-sisa pasukan Jepang di Asia Tenggara, dan menyelamatkan tawanan perang Sekutu.

Kapal selam dan pesawat-pesawat Sekutu juga menyerang kapal dagang Jepang, yang menyebabkan industri di Jepang kekurangan bahan baku. Bahan baku industri sendiri merupakan salah satu alasan Jepang memulai perang di Asia. Keadaan ini semakin efektif setelah Marinir AS merebut pulau-pulau yang lebih dekat ke kepulauan Jepang.

Tentara Nasionalis China (Kuomintang) dibawah pimpinan Chiang Kai-shek dan Tentara Komunis China dibawah Mao Zedong, keduanya sama-sama menentang pendudukan Jepang terhadap China, tetapi tidak pernah benar-benar bersekutu untuk melawan Jepang. Konflik kedua kekuatan ini telah lama terjadi jauh sebelum Perang Dunia II dimulai, yang terus berlanjut, sampai batasan tertentu selama perang, walaupun lebih tidak kelihatan.

Pasukan Jepang telah merebut sebagian dari Burma, memutuskan Jalan Burma yang digunakan oleh Sekutu untuk memasok Tentara Nasionalis China. Hal ini menyebabkan Sekutu harus menyusun suatu logistik udara berkelanjutan yang besar, yang lebih dikenal sebagai "flying the Hump". Divisi-divisi China yang dipimpin dan dilatih oleh AS, satu divisi Inggris, dan beberapa ribu tentara AS, membersihkan Burma utara dari pasukan Jepang sehingga Jalan Ledo dapat dibangun untuk menggantikan Jalan Burma. Lebih ke selatan, induk dari tentara Jepang di kawasan perang ini berperang sampai terhenti di perbatasan Burma-India oleh Tentara ke-14 Inggris yang dikenal sebagai "Forgotten Army", yang dipimpin oleh Mayor Jendral Wingate yang kemudian melancarkan serangan balik dan berhasil dengan taktik gerilyanya yang terkenal dan bahkan dijadikan acuan bagi Tentara dan Pejuang Indonesia pada tahun 1945-1949. Setelah merebut kembali seluruh Burma, serangan direncanakan ke semenanjung Malaya ketika perang berakhir.


1945: Iwo Jima, Okinawa, bom atom, Jepang menyerah kalah

Perebutan pulau-pulau seperti Iwo Jima dan Okinawa oleh pasukan AS menyebabkan Kepulauan Jepang berada dalam jangkauan serangan laut dan udara Sekutu. Diantara kota-kota lain, Tokyo dibom bakar oleh Sekutu, dimana dalam penyerangan awal sendiri ada 90.000 orang tewas akibat kebakaran hebat di seluruh kota. Jumlah korban yang tinggi ini disebabkan oleh kondisi penduduk yang padat di sekitar sentra produksi dan konstruksi kayu serta kertas pada rumah penduduk yang banyak terdapat di masa itu. Tanggal 6 Agustus 1945, bomber B-29 "Enola Gay" yang dipiloti oleh Kolonel Paul Tibbets melepaskan satu bom atom Little Boy di Hiroshima, yang secara efektif menghancurkan kota tersebut.

Pada tanggal 8 Agustus 1945, Uni Soviet mendeklarasikan perang terhadap Jepang, seperti yang telah disetujui pada Konferensi Yalta, dan melancarkan serangan besar terhadap Manchuria yang diduduki Jepang (Operasi Badai Agustus). Tanggal 9 Agustus 1945, bomber B-29 "Bock's Car" yang dipiloti oleh Mayor Charles Sweeney melepaskan satu bom atom Fat Man di Nagasaki.

Kombinasi antara penggunaan bom atom dan keterlibatan baru Uni Soviet dalam perang merupakan faktor besar penyebab menyerahnya Jepang, walaupun sebenarnya Uni Soviet belum mengeluarkan deklarasi perang sampai tanggal 8 Agustus 1945, setelah bom atom pertama dilepaskan. Jepang menyerah tanpa syarat pada tanggal 14 Agustus 1945, menanda tangani surat penyerahan pada tanggal 2 September 1945 diatas kapal USS Missouri di teluk Tokyo.


Afrika dan Timur Tengah

1940: Mesir dan Somaliland

Pertempuran di Afrika Utara bermula pada 1940, ketika sejumlah kecil pasukan Inggris di Mesir memukul balik serangan pasukan Italia dari Libya yang bertujuan untuk merebut Mesir terutama Terusan Suez yang vital. Tentara Inggris, India, dan Australia melancarkan serangan balik dengan sandi Operasi Kompas (Operation Compass), yang terhenti pada 1941 ketika sebagian besar pasukan Persemakmuran (Commonwealth) dipindahkan ke Yunani untuk mempertahankannya dari serangan Jerman. Tetapi pasukan Jerman yang belakangan dikenal sebagai Korps Afrika di bawah pimpinan Erwin Rommel mendarat di Libya, melanjutkan serangan terhadap Mesir.


1941: Suriah, Lebanon, Korps Afrika merebut Tobruk

Pada Juni 1941 Angkatan Darat Australia dan pasukan Sekutu menginvasi Suriah dan Lebanon, merebut Damaskus pada 17 Juni. Di Irak, terjadi penggulingan kekuasaan atas pemerintah yang pro-Inggris oleh kelompok Rashid Ali yang pro-Nazi. Pemberontakan didukung oleh Mufti Besar Yerusalem, Haji Amin al-Husseini. Oleh karena merasa garis belakangnya terancam, Inggris mendatangkan bala bantuan dari India dan menduduki Irak. Pemerintahan pro-Inggris kembali berkuasa, sementara Rashid Ali dan Mufti Besar Yerusalem melarikan diri ke Iran. Namun kemudian Inggris dan Uni Soviet menduduki Iran serta menggulingkan shah Iran yang pro-Jerman. Kedua tokoh Arab yang pro-Nazi di atas kemudian melarikan diri ke Eropa melalui Turki, di mana mereka kemudian bekerja sama dengan Hitler untuk menyingkirkan orang Inggris dan orang Yahudi. Korps Afrika dibawah Rommel melangkah maju dengan cepat ke arah timur, merebut kota pelabuhan Tobruk. Pasukan Australia dan Inggris di kota tersebut berhasil bertahan hingga serangan Axis berhasil merebut kota tersebut dan memaksa Divisi Ke-8 (Eighth Army) mundur ke garis di El Alamein.


1942: Pertempuran El Alamein Pertama dan Kedua

Pertempuran El Alamein Pertama terjadi di antara 1 Juli dan 27 Juli 1942. Pasukan Jerman sudah maju ke yang titik pertahanan terakhir sebelum Alexandria dan Terusan Suez. Namun mereka telah kehabisan suplai, dan pertahanan Inggris dan Persemakmuran menghentikan arah mereka.

Pertempuran El Alamein Kedua terjadi di antara 23 Oktober dan 3 November 1942 sesudah Bernard Montgomery menggantikan Claude Auchinleck sebagai komandan Eighth Army. Rommel, panglima cemerlang Korps Afrika Tentara Jerman, yang dikenal sebagai "Rubah Gurun", absen pada pertempuran luar biasa ini, karena sedang berada dalam tahap penyembuhan dari sakit kuning di Eropa. Montgomery tahu Rommel absen. Pasukan Persemakmuran melancarkan serangan, dan meskipun mereka kehilangan lebih banyak tank daripada Jerman ketika memulai pertempuran, Montgomery memenangkan pertempuran ini.

Sekutu mempunyai keuntungan dengan dekatnya mereka ke suplai mereka selama pertempuran. Lagipula, Rommel hanya mendapat sedikit atau bahkan tak ada pertolongan kali ini dari Luftwaffe, yang sekarang lebih ditugaskan dengan membela angkasa udara Eropa Barat dan melawan Uni Soviet daripada menyediakan bantuan di Afrika Utara untuk Rommel. Setelah kekalahan Jerman di El Alamein, Rommel membuat penarikan strategis yang cemerlang ke Tunisia. Banyak sejarawan berpendapat bahwa berhasilnya Rommel pada penarikan strategis Korps Afrika dari Mesir lebih mengesankan daripada kemenangannya yang lebih awal, termasuk Tobruk, karena dia berhasil membuat seluruh pasukannya kembali utuh, melawan keunggulan udara Sekutu dan pasukan Persemakmuran yang sekarang diperkuat oleh pasukan AS.


1942: Operasi Obor (Operation Torch), Afrika Utara Perancis

Untuk melengkapi kemenangan ini, pada 8 November 1942 dilancarkanlah Operasi Obor (Operation Torch) dibawah pimpinan Jendral Dwight Eisenhower. Tujuan utama operasi ini adalah merebut kontrol terhadap Maroko dan Aljazair melalui pendaratan simultan di Casablanca, Oran, dan Aljazair, yang dilanjutkan beberapa hari kemudian dengan pendaratan di Bône, gerbang menuju Tunisia.

Pasukan lokal di bawah Perancis Vichy sempat melakukan perlawanan terbatas, sebelum akhirnya bersedia bernegosiasi dan mengakhiri perlawanan mereka.


1943: Kalahnya Korps Afrika

Korps Afrika tidak mendapat suplai secara memadai akibat dari hilangnya pengapalan suplai oleh Angkatan Laut dan Angkatan Udara Sekutu, terutama Inggris, di Laut Tengah. Kekurangan persediaan ini dan tak adanya dukungan udara, memusnahkan kesempatan untuk melancarkan serangan besar bagi Jerman di Afrika. Pasukan Jerman dan Italia terjepit diantara pergerakan maju pasukan Sekutu di Aljazair dan Libia. Pasukan Jerman yang sedang mundur terus melakukan perlawanan sengit, dan Rommel mengalahkan pasukan AS pada Pertempuran Kasserine Pass sebelum menyelesaikan pergerakan mundur strategisnya menuju garis suplai Jerman. Dengan pasti, bergerak maju baik dari arah timur dan barat, pasukan Sekutu akhirnya mengalahkan Korps Afrika Jerman pada 13 Mei 1943 dan menawan 250.000 tentara Axis.

Setelah jatuh ke tangan Sekutu, Afrika Utara dijadikan batu loncatan untuk menyerang Sisilia pada 10 Juli 1943. Setelah merebut Sisilia, pasukan Sekutu melancarkan serangan ke Italia pada 3 September 1943. Italia menyerah pada 8 September 1943, tetapi pasukan Jerman terus bertahan melakukan perlawanan. Roma akhirnya dapat direbut pada 5 Juni 1944.


Eropa dan Rusia (Uni Soviet)

1939: Invasi Polandia, Invasi Finlandia

Perang Dunia II mulai berkecamuk di Eropa dengan dimulainya serangan ke Polandia pada 1 September 1939 yang dilakukan oleh Hitler dengan gerak cepat yang dikenal dengan taktik Blitzkrieg, dengan memanfaatkan musim panas yang menyebabkan perbatasan sungai dan rawa-rawa di wilayah Polandia kering yang memudahkan gerak laju pasukan lapis baja Jerman serta mengerahkan ratusan pembom tukik yang terkenal Ju-87 Stuka. Polandia yang sebelumnya pernah menahan Uni Soviet di tahun 1920-an saat itu tidak memiliki kekuatan militer yang berarti. Kekurangan pasukan lapis baja, kekurang siapan pasukan garis belakang dan koordinasinya dan lemahnya Angkatan Udara Polandia menyebabkan Polandia sukar memberi perlawanan meskipun masih memiliki 100 pesawat tempur namun jumlah itu tidak berarti melawan Angkatan Udara Jerman "Luftwaffe". Perancis dan kerajaan Inggris menyatakan perang terhadap Jerman pada 3 September sebagai komitment mereka terhadap Polandia pada pakta pertahanan Maret 1939.

Setelah mengalami kehancuran disana sini oleh pasukan Nazi, tiba tiba Polandia dikejutkan oleh serangan Uni Soviet pada 17 September dari timur yang akhirnya bertemu dengan Pasukan Jerman dan mengadakan garis demarkasi sesuai persetujuan antara Menteri Luar Negeri keduanya, Ribentrop-Molotov. Akhirnya Polandia menyerah kepada Nazi Jerman setelah kota Warsawa dihancurkan, sementara sisa sisa pemimpin Polandia melarikan diri diantaranya ke Rumania. Sementara yang lain ditahan baik oleh Uni Soviet maupun Nazi. Tentara Polandia terakhir dikalahkan pada 6 Oktober.

Jatuhnya Polandia dan terlambatnya pasukan sekutu yang saat itu dimotori oleh Inggris dan Perancis yang saat itu dibawah komando Jenderal Gamelin dari Perancis membuat Sekutu akhirnya menyatakan perang terhadap Jerman. Namun juga menyebabkan jatuhnya kabinet Neville Chamberlain di Inggris yang digantikan oleh Winston Churchill. Ketika Hitler menyatakan perang terhadap Uni Soviet, Uni Soviet akhirnya membebaskan tawanan perang Polandia dan mempersenjatainya untuk melawan Jerman. Invasi ke Polandia ini juga mengawali praktek-praktek kejam Pasukan SS dibawah Heinrich Himmler terhadap orang orang Yahudi.

Perang Musim Dingin dimulai dengan invasi Finlandia oleh Uni Soviet, 30 November 1939. Pada awalnya Finlandia mampu menahan pasukan Uni Soviet meskipun pasukan Soviet memiliki jumlah besar serta dukungan dari armada udara dan lapis baja, karena Soviet banyak kehilangan jendral-jendral yang cakap akibat pembersihan yang dilakukan oleh Stalin pada saat memegang tampuk kekuasaan menggantikan Lenin. Finlandia memberikan perlawanan yang gigih yang dipimpin oleh Baron Carl Gustav von Mannerheim serta rakyat Finlandia yang tidak ingin dijajah. Bantuan senjata mengalir dari negara Barat terutama dari tetangganya Swedia yang memilih netral dalam peperangan itu. Pasukan Finlandia memanfaatkan musim dingin yang beku namun dapat bergerak lincah meskipun kekuatannya sedikit (kurang lebih 300.000 pasukan). Akhirnya Soviet mengerahkan serangan besar besaran dengan 3.000.000 tentara menyerbu Finlandia dan berhasil merebut kota-kota dan beberapa wilayah Finlandia. Sehingga memaksa Carl Gustav untuk mengadakan perjanjian perdamaian.

Ketika Hitler menyerang Rusia (Uni Soviet), Hitler juga memanfaatkan pejuang-pejuang Finlandia untuk melakukan serangan ke kota St. Petersburg.


1940: Invasi Eropa Barat, Republik-republik Baltik, Yunani, Balkan

Perang Dunia II di Eropa. Merah adalah Sekutu atau penguasaannya, Biru adalah Axis atau penguasaannya, dan Hijau adalah Uni Soviet sebelum bergabung dengan Sekutu tahun 1941.

Dengan tiba-tiba Jerman menyerang Denmark dan Norwegia pada 9 April 1940 melalui Operasi Weserübung, yang terlihat untuk mencegah serangan Sekutu melalui wilayah tersebut. Pasukan Inggris, Perancis, dan Polandia mendarat di Namsos, Andalsnes, dan Narvik untuk membantu Norwegia. Pada awal Juni, semua tentara Sekutu dievakuasi dan Norwegia-pun menyerah.

Operasi Fall Gelb, invasi Benelux dan Perancis, dilakukan oleh Jerman pada 10 Mei 1940, mengakhiri apa yang disebut dengan "Perang Pura-Pura" (Phony War) dan memulai Pertempuran Perancis. Pada tahap awal invasi, tentara Jerman menyerang Belgia, Belanda, dan Luxemburg untuk menghindari Garis Maginot dan berhasil memecah pasukan Sekutu dengan melaju sampai ke Selat Inggris. Negara-negara Benelux dengan cepat jatuh ke tangan Jerman, yang kemudian melanjutkan tahap berikutnya dengan menyerang Perancis. Pasukan Ekspedisi Inggris (British Expeditionary Force) yang terperangkap di utara kemudian dievakuasi melalui Dunkirk dengan Operasi Dinamo. Tentara Jerman tidak terbendung, melaju melewati Garis Maginot sampai ke arah pantai Atlantik, menyebabkan Perancis mendeklarasikan gencatan senjata pada 22 Juni dan terbentuklah pemerintahan boneka Vichy.

Pada Juni 1940, Uni Soviet memasuki Latvia, Lituania, dan Estonia serta menganeksasi Bessarabia dan Bukovina Utara dari Rumania.

Jerman bersiap untuk melancarkan serangan ke Inggris dan dimulailah apa yang disebut dengan Pertempuran Inggris atau Battle of Britain, perang udara antara AU Jerman Luftwaffe melawan AU Inggris Royal Air Force pada tahun 1940 memperebutkan kontrol atas angkasa Inggris. Jerman berhasil dikalahkan dan membatalkan Operasi Singa Laut atau Seelowe untuk menginvasi daratan Inggris. Hal itu dikarenakan perubahan strategi Luftwaffe dari menyerang landasan udara dan industri perang berubah menjadi serangan besar-besaran pesawat pembom ke London. Sebelumnya terjadi pemboman kota Berlin yang ddasarkan pembalasan atas ketidaksengajaan pesawat pembom Jerman yang menyerang London. Alhasil pilot peswat tempur Spitfire dan Huricane dapt berisirahat. Perang juga berkecamuk di laut, pada Pertempuran Atlantik kapal-kapal selam Jerman (U-Boat) berusaha untuk menenggelamkan kapal dagang yang membawa suplai kebutuhan ke Inggris dari Amerika Serikat.

Pada 27 September 1940, ditanda tanganilah pakta tripartit oleh Jerman, Italia, dan Jepang yang secara formal membentuk persekutuan dengan nama (Kekuatan Poros).

Italia menyerbu Yunani pada 28 Oktober 1940 melalui Albania, tetapi dapat ditahan oleh pasukan Yunani yang bahkan menyerang balik ke Albania. Hitler kemudian mengirim tentara untuk membantu Mussolini berperang melawan Yunani. Pertempuran juga meluas hingga wilayah yang dikenal sebagai wilayah bekas Yugoslavia. Pasukan NAZI mendapat dukungan dari sebagian Kroasia dan Bosnia, yang merupakan konflik laten di daerah itu sepeninggal Kerajaan Ottoman. Namun Pasukan Nazi mendapat perlawanan hebat dari kaum Nasionalis yang didominasi oleh Serbia dan beberapa etnis lainnya yang dipimpin oleh Josip Broz Tito. Pertempuran dengan kaum Nazi merupakan salah satu bibit pertempuran antar etnis di wilayah bekas Yugoslavia pada dekade 1990-an.


1941: Invasi Uni Soviet

Operasi Barbarossa, invasi Uni Soviet dilakukan oleh Jerman
Pertempuran Stalingrad

1944: Serangan Balik

Invasi Normandia (D-Day), invasi di Perancis oleh pasukan Amerika Serikat dan Inggris, 1944

1945: Runtuhnya Kerajaan Nazi Jerman

Pada akhir bulan april 1945, ibukota Jerman yaitu Berlin sudah dikepung oleh Uni Soviet dan pada tanggal 1 Mei 1945, Adolf Hitler bunuh diri bersama dengan istrinya Eva Braun didalam bunkernya, sehari sebelumnya Adolf Hitler menikahi Eva Braun, dan setelah mati memerintah pengawalnya untuk membakar mayatnya. Setelah menyalami setiap anggotanya yang masih setia. Pada tanggal 2 Mei, Karl Dönitz diangkat menjadi pemimpin menggantikan Adolf Hitler dan menyatakan Berlin menyerah pada tanggal itu juga. Disusul Pasukan Jerman di Italia yang menyerah pada tanggal 2 juga. Pasukan Jerman di wilayah Jerman Utara, Denmark dan Belanda menyerah tanggal 4. Sisa pasukan Jerman dibawah pimpinan Alfred Jodl menyerah tanggal 7 mei di Rheims, Perancis. Tanggal 8 Mei, penduduk di negara-negara sekutu merayakan hari kemenangan, tetapi Uni Soviet merayakan hari kemenangan pada tanggal 9 Mei dengan tujuan politik.

Klo yg saya post cuma yg tahun 1940 aja
Adanya dimari ..
Kode:
https://www.forum.or.id/showpost.php?p=496095&postcount=90
 
hmm hmm semoga PD ke II perang terakhir d dunia ini coz jangan sampe deh ada PD ke III karena hanya akan menyengsarakan rakyat sipil /sob
 
waks banyak banget.. baca nya ampe @.@

anw is a nice post
 
om ts rajin banget nulisin dari buku sejarah,,/heh=))
nice share om,,/thx
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.