• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Update Informasi Pasar Daily

COMPLETE LATEST CORPORATE NEWS.
.
.
Emiten BUMN: Pemerintah sedang mengkaji rencana mengurangi rasio setoran dividen perusahaan BUMN khususnya sektor perbankan dan konstruksi sehingga dapat meningkatkan ekspansi.
.
.
Sektor Otomotif: Penjualan sepeda motor bulan November 2014 turun 15% menjadi 587,131 unit dibandingkan dengan November 2013 sebanyak 688,527 unit. Penurunan penjualan sepeda motor dipicu oleh kenaikan harga BBM bersubsidi yang menyebabkan daya beli konsumen menurun.
.
.
Agung Podomoro Land ($APLN): Perseroan siap menambah belanja modal 2015 menjadi Rp6 triliun atau naik 20% dibandingkan dengan alokasi belanja modal 2014 sebesar Rp5 triliun. Dana tersebut diantaranya akan digunakan untuk pengembangan proyek SOHO Pancoran dan SOHO Pluit. Selain itu, Perseroan berharap pada tahun depan pemerintah bisa segera mengeluarkan izin untuk mengembangkan megaproyek reklamasi Pluit City. Pluit City dikembangkan seluas 160 Ha yang dibagi dalam 5 tahap pembangunan dengan nilai investasi Rp55 triliun.
.
.
bunk Jabar ($BJBR): Perseroan berencana menerbitkan obligasi hingga senilai Rp5.5 triliun untuk memperkuat struktur permodalannya. Penerbitan obligasi tersebut akan dilakukan secara bertahap mulai tahun 2015 sampai 2019. Selain itu, Perseroan juga berencana melakukan rights issue pada tahun 2016.
.
.
Indika Energy ($INDY): Perseroan memberikan pinjaman jangka pendek kepada anak perusahaannya, Capital Investment Pte. Ltd. senilai US$30 juta. Dana tersebut akan digunakan Capital Investment Pte. Ltd untuk kegiatan usahanya di bidang batubara.
.
.
Bumi Serpong Damai ($BSDE): Perseroan pada 11M14 telah membukukan marketing sales sebesar Rp6.1 triliun atau melampaui target marketing sales 2014 sebesar Rp6 triliun.
.
.
Surya Esa Perkasa ($ESSA): Perseroan berencana menerbitkan surat utang yang dapat dikonversi menjadi saham (convertible bond) senilai US$35 juta. Perseroan akan menerbitkan surat utang tersebut melalui mekanisme private placement. Perseroan akan menerbitkan saham baru sebanyak 110 juta atau setara dengan 9.09% dari modal disetor. Perseroan menetapkan harga konversi menjadi saham sebesar Rp3,138 per sahamm. Convertible Bond tersebut berjangka waktu 6 tahun dengan bunga 0.5% per tahun.
.
.
Clipan Finance Indonesia ($CFIN): Perseroan sedang mengkaji rencana penerbitan surat utang Medium Term Notes (MTN) senilai Rp1 triliun pada semester I 2015.
.
.
Bakrie Telecom ($BTEL): Tagihan sementara Perseroan yang sudah didaftarkan pada pengurus penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU) dilaporkan mencapai Rp19 triliun. Tagihan tersebut diajukan lebih dari 300 kreditur dan nilainya masih bisa berkurang karena kreditur biasanya memasukkan bunga, denda, dan total kerugian selama perjanjian.
.
.
Trikomsel Oke ($TRIO): Pefindo menurunkan prospek Perseroan menjadi negatif dari sebelumnya stabil. Prospek negatif diberikan sebagai antisipasi pelemahan struktur permodalan dan arus kas dari aktifitas pendanaan Perseroan yang agresif.
.
.
Summarecon Agung ($SMRA): Perseroan menganggarkan dana sebesar Rp990 miliar untuk mencari lahan di luar wilayah Jabodetabek. Dana investasi tersebut berasal dari penerbitan obligasi sebesar Rp1.1 triliun pada tahun ini. Saat ini perseroan masih memiliki landbank sekitar 1.200 ha di Bekasi, Kelapa Gading, Serpong Tangerang, dan Bandung. Perseroan menargetkan marketing sales tahun depan sebesar Rp4.5 triliun.
.
.
Sumber: http://frankyrivan.com/berita-korporasi-8-desember-2014/

Best Regards,

Franky Rivan
+62 818 0857 9261
UOB Kay Hian Stockbroker
 
MARKET NEWS $IHSG

Indeks pada perdagangan kemarin bergerak dengan kecenderungan melemah akibat sentimen negatif melemahnya nilai tukar Rp/US$ ke atas level Rp12350/US$. Investor yang tidak menyukai resiko diperkirakan melakukan profit taking menyusul kenaikan indeks yang terjadi dalam 2 minggu perdagangan terakhir. Melemahnya nilai tukar Rp/US$ diperkirakan karena meningkatnya kekhawatiran investor bahwa suku bunga The Fed akan naik lebih cepat dari prediksi menyusul terus membaiknya data ekonomi AS. Saham-saham unggulan seperti $BBRI, $BBNI, $BMRI, $INTP, dan $TLKM mengalami penurunan harga dan turut memberikan kontribusi terhadap pelemahan indeks. Indeks pada perdagangan kemarin akhirnya ditutup melemah -43.98 poin pada level 5144.01, setelah sempat mengalami penurunan hingga level terendah harian 5124.54.

Faktor global, indeks Dow Jones dan Nasdaq pada perdagangan semalam ditutup melemah karena aksi jual pada saham sektor energi akibat reaksi negatif investor terhadap melemahnya harga minyak mentah dunia ke level terendah selama 5 tahun terakhir. Selain itu, meningkatnya kekhawatiran terhadap melambatnya pertumbuhan ekonomi global turut memberikan sentimen negatif terhadap pasar. Data ekspor China bulan November 2014 tumbuh lebih lambat dari yang diperkirakan dan impor China mengalami penurunan. Sementara itu, pertumbuhan ekonomi Jepang Q3-14 diperkirakan mengalami penurunan lebih besar dari yang diperkirakan.

Aspek teknikal indeks, aksi candlestick bearish pada perdagangan kemarin masih berpotensi untuk melajutkan pelemahan pada perdagangan hari ini. Namun demikian support di area 5100 akan menyebabkan pullback yang terbatas. Range pergerakan indeks pada hari ini akan berkisar diantara 5105 - 5190.

Sumber: http://frankyrivan.com/berita-pasar-9-desember-2014/

Best Regards,

Franky Rivan
+62 818 0857 9261
UOB Kay Hian Stockbroker
 
COMPLETE LATEST CORPORATE NEWS.
.
.
Sektor Infrastruktur: Presiden Jokowi menginstruksikan tender proyek APBN bisa diselesaikan pada bulan Maret setiap tahunnya. Kementrian/Lembaga yang tidak mampu menyelesaikan tender pada Maret akan dikenai sanksi. Presiden dalam waktu dekat akan menerbitkan inpres untuk mempercepat pelaksanaan pembangunan dan penyerapan anggaran, termasuk percepatan proses tender.
.
.
IPO: Impack Pratama Industri Tbk akan melakukan penawaran saham perdana sebanyak 31.04% saham (150.05 juta saham) dengan harga penawaran Rp3800 per saham. Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi adalah PT Ciptadana Securities. Masa penawaran umum tanggal 10-11 Desember 2014 dan pencatatan di BEI tanggal 17 Desember 2014.
.
.
Ekonomi RI: bunk Dunia memperkirakan pertumbuhan ekonomi RI 2014 hanya mencapai 5.1% atau lebih rendah dari prediksi sebelumnya sebesar 5.2%. bunk Dunia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi RI tahun 2015 sebesar 5.2% atau turun dari proyeksi sebelumnya sebesar 5.6%. Rendahnya pertumbuhan ekonomi RI disebabkan oleh melemahnya pertumbuhan investasi dan ekspor.
.
.
BUMN Farmasi: Pemerintah menyatakan siap memutuskan penggabungan Indofarma ($INAF) dan Kimia Farma ($KAEF) pada minggu ini. Menteri BUMN, Rini Mariani Soemarno mengatakan rencana penggabungan BUMN farmasi menjadi holding akan menjadi prioritas pemerintah.
.
.
Telekomunikasi Indonesia ($TLKM): eBay Inc, perusahaan jual beli online asal AS berencana menambah kepemilikan saham pada PT Metra Plasa menjadi 49% dari kepemilikan saat ini sebesar 40%. Saat ini, Perseroan memiliki 60% saham pada PT Metra Plasa.
.
.
Samudera Indonesia ($SMDR): Perseroan memproyeksikan laba bersih 2014 tumbuh 109% menjadi US$13.63 juta vs laba bersih 2013 sebesar US$6.52 juta.
.
.
Pelayaran Tempura Emas ($TMAS): Perseroan menargetkan pendapatan 2015 tumbuh 17% menjadi Rp2 triliun vs estimasi pendapatan 2014 sebesar Rp1.7 triliun. Laba bersih 2015 ditargetkan tumbuh 17.5% menjadi Rp235 miliar vs estimasi laba bersih 2014 sebesar Rp200 miliar.
.
.
Trisula International ($TRIS): Perseroan menurunkan target penjualan 2014 menjadi Rp750 miliar vs target sebelumnya sebesar Rp800 miliar. Penurunan target penjualan tersebut karena melemahnya nilai tukar Rupiah dan adanya pemilu.
.
.
Mayora Indah ($MYOR): Pefindo menurunkan outlook Perseroan menjadi negatif dari sebelumnya di level stabil. Penurunan outlook diberikan sebagai antisipasi melemahnya rasio struktur permodalan dan proteksi arus kas Perseroan. Hal tersebut merupakan dampak dari menipisnya margin profitabilitas yang disertai oleh nilai utang yang lebih besar dari perkiraan.
.
.
Sentul City ($BKSL): Perseroan hingga 11M14 telah membukukan marketing sales sebesar Rp1.45 triliun atau setara dengan 72% dari target marketing sales 2014 sebesar Rp2 triliun.
.
.
Semen Indonesia ($SMGR): Perseroan akan mencari pinjaman untuk membiayai ekspansinya yang membutuhkan dana sebesar Rp2.22 triliun hingga Rp3.11 triliun. Dana tersebut akan digunakan untuk pembangunan pabrik baru di Aceh dengan kapasitas produksi maksimal sebesar 3 juta ton per tahun. Pembangunan dimulai pada semester kedua tahun depan. Pada tahun 2017, perseroan menargetkan kapasitas pabriknya mampu mencapai 40 juta ton per tahun.
.
.
Nusa Raya Cipta ($NRCA): Perseroan menargetkan perolehan kontrak baru tahun depan mencapai Rp4 triliun. Target tersebut hanya tumbuh 8.1% dibandingkan target tahun ini yang mencapai Rp3.7 triliun. Perseroan akan mengerjakan proyek high rise building dan infrastruktur seperti pembangunan jalan tol.
.
.
Sumber: http://frankyrivan.com/berita-korporasi-9-desember-2014/

Best Regards,

Franky Rivan

+62 818 0857 9261
UOB Kay Hian Stockbroker
 
MARKET NEWS $IHSG

Indeks global dan indeks kawasan regional yang melemah memberikan sentimen negatif terhadap pasar BEI pada perdagangan kemarin. Faktor regional, indeks Shanghai dan Hangseng mengalami penurunan berturut-turut sebesar -5.4% dan -2.34% karena reaksi negatif investor terhadap kebijakan yang dikeluarkan Pemerintah China. Regulator China melarang investor menggunakan low grade corporate debt sebagai kolateral untuk mendapatkan pinjaman kas. Selain itu, Pemerintah China minggu ini akan melakukan pertemuan dimana sebagian besar pelaku pasar memperkirakan pada pertemuan tersebut China akan menurunkan target pertumbuhan ekonominya untuk tahun depan dan tahun berikutnya. Indeks BEI pada perdagangan kemarin ditutup melemah -21.70 poin pada level 5122.31.

Sentimen pasar global cenderung mixed. Indeks Dow Jones pada perdagangan semalam ditutup melemah tipis -0.29% pada level 17801.2 karena sentimen pasar yang cenderung mixed. Indeks Dow Jones sempat melemah ke level 17629.47 menyusul meningkatnya kekhawatiran terhadap melambatnya ekonomi global dan guncangan politik di Yunani. Namun sentimen positif menguatnya saham-saham sektor energi dan menguatnya saham-saham sektor teknologi berhasil mengangkat indeks Dow Jones dan akhinya ditutup di atas level terendah harian. Pemerintah Yunani akan melakukan pemilu presiden sehingga meningkatkan ketidakpastian mengenai transisi Yunani untuk keluar dari program bailout. Sementara itu, Indeks Nasdaq ditutup menguat karena menguatnya saham Apple Inc +1.5% yang memberikan sentimen positif terhadap saham sektor sejenis.

Aspek teknikal indeks, pergerakan indeks masih terlihat berpotensi untuk melanjutkan pelemahan yang terjadi pada perdagangan kemarin. Namun demikian dengan adanya support di area 5090-5100 diyakini pelemahan akan terbatas bahkan indeks berpotensi untuk rebound. Range pergerakan indeks pada hari ini akan berkisar diantara 5115 - 5150.

Sumber: http://frankyrivan.com/berita-pasar-10-desember-2014/

Best Regards,

Franky Rivan
+62 818 0857 9261
UOB Kay Hian Stockbroker
 
COMPLETE LATEST CORPORATE NEWS.
.
.
Emiten BUMN: Pemerintah mematok rasio pembayaran dividen untuk perusahaan BUMN sebesar 20% pada tahun depan, dari sebelumnya sebesar 30%. Hal tersebut dilakukan untuk memperkuat struktur permodalan perusahaan BUMN.
.
.
Bakrie Telecom ($BTEL): Proses penundaan kewajiban pembayaran utang Perseroan berjalan lancar dan damai karena mayoritas kreditur menyetujui dan menerima proporsal perdamaian yang diajukan Perseroan. Dalam perjanjian perdamaian yang telah disahkan tersebut, Perseroan menawarkan tenor pembayaran 66-84 bulan dengan berbagai skema. Total tagihan kepada kreditur sebesar Rp9.68 triliun.
.
.
Sentul City ($BKSL): Perseroan akan menggandeng mitra strategis untuk membangun mal senilai Rp1.2 triliun di kawasan Sentul Bogor. Perseroan telah menyediakan lahan seluas 7.8 ha untuk proyek tersebut. Sementara itu, Perseroan memproyeksikan pendapatan 2014 turun 20.25% menjadi Rp700-800 miliar vs pendapatan 2013 sebesar Rp962 miliar.
.
.
Jasa Marga ($JSMR): Perseroan menyiapkan belanja modal 2015 sebesar Rp4 triliun yang akan dibiayai melalui kas internal sebesar Rp3 triliun dan pinjaman bunk senilai Rp1 triliun. Sebagian besar dana belanja modal 2015 akan digunakan untuk membiayai proyek jalan tol. Perseroan hanya menyiapkan dana sebesar Rp100-200 miliar untuk ekspansi di sektor properti.
.
.
Sumber Alfaria Trijaya ($AMRT): Perseroan telah menuntaskan akuisisi 30% saham PT Midi Utama Indonesia (MIDI) sehingga Perseroan memiliki 86.7% saham MIDI. Transaksi tersebut dilakukan pada 5 Desember 2014 dengan nilai Rp518.8 miliar atau Rp600 per saham.
.
.
J Resources Asia Pasifik ($PSAB): Perseroan memproyeksikan produksi emas tahun depan mencapai 225 ribu oz atau naik 2.27% dibandingkan dengan estimasi produksi tahun ini sebesar 220 ribu oz. Peningkatan tersebut ditopang oleh mulai berproduksinya dua smelter baru di Seruyung, Kalimantan Selatan dan Bakan, Sulawesi Utara.
.
.
bunk Sinarmas ($BSIM): Perseroan mengkaji opsi penambahan modal dengan cara menerbitkan saham baru senilai Rp1.9 triliun. Aksi korporasi tersebut dilakukan sebagai komitmen Perseroan untuk masih berada di dalam BUKU III pada tahun 2016. Modal disetor Perseroan harus ditingkatkan menjadi sebesar Rp5 triliun.
.
.
bunk bed ($BBTN): Perseroan akan menerbitkan Kontrak Investasi Kolektif Efek Beragun Aset (KIK-EBA) senilai Rp3 triliun pada tahun depan. Dana hasil penerbitan KIK-EBA akan digunakan untuk membiayai ekspansi.
.
.
Fajar Surya Wisesa ($FASW): Perseroan merevisi turun target penjualan 2014 menjadi Rp5.5 triliun vs target penjualan sebelumnya sebesar Rp5.7 triliun. Hal tersebut disebabkan oleh melambatnya kenaikan penjualan kertas di dalam negeri.
.
.
Sinar Mas Multiartha ($SMMA): Perseroan akan meningkatkan porsi kepemilikannya pada bunk Sinarmas ($BSIM) melalui alternatif membeli saham dari pemegang saham tertentu dan ikut serta dalam aksi penambahan modal BSIM. Saat ini, Perseroan telah memiliki 57.07% saham BSIM.
.
.
Sumber: http://frankyrivan.com/berita-korporasi-10-desember-2014/

Best Regards,

Franky Rivan

+62 818 0857 9261
UOB Kay Hian Stockbroker
 
CLOSING $IHSG TODAY

Jakarta - Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan sore ini Rabu (10/12) naik 43,10 poin (0,84 persen) ke level 5.165,41. Berdasarkan data yang diolah Beritasatu, kumpulan saham bluechips yang tergabung dalam indeks Investor33 naik 4,37 (1,20 persen) mencapai posisi 369,59. Sementara indeks LQ-45 menguat 9,16 poin (1,04 persen) ke level 890,07. Adapun indeks berbasis syariah yang tergabung ISSI naik 0,96 poin (0,58 persen) menjadi 166,47.

Perdagangan hari ini tercatat dengan volume 4,391 miliar saham senilai Rp 4,393 triliun. Indeks sempat mencapai level tertinggi 5.168 dan level terendah sebesar 5.121. Sebanyak 177 saham menguat, 135 saham melemah, dan 92 saham stagnan. Mayoritas pergerakan sektor saham menguat dengan kenaikan tertinggi saham sektor properti 1,7 persen disusul keuangan sebesar 1,4 persen. Sementara sektor saham yang melemah adalah pertambangan 1,5 persen.

Saham-saham yang naik di top gainer adalah $GGRM naik Rp 625 (1,1 persen) menjadi Rp 59.700, $BIRD naik Rp 525 (6,8 persen) menjadi Rp 8.300, $BBRI naik Rp 325 (2,9 persen) mencapai Rp 11.550, dan $BMRI naik Rp 116 (25,0 persen) menjadi Rp 580. Saham-saham yang turun di top losers adalah $ITMG turun Rp 1.000 (5,6 persen) menjadi Rp 16.700, $MREI turun Rp 400 (7,4 persen) menjadi Rp 5.000, $HMSP turun Rp 350 (0,5 persen) menjadi Rp 67.650 dan $SRTG turun Rp 300 (5,8 persen) menjadi Rp 4.900.

Berdasarkan kurs tengah bunk Indonesia (BI), rupiah Rabu (9/12) berada di posisi Rp 12.336 per dolar AS atau menguat 11 poin dari posisi kemarin sebesar Rp 12.347 per dolar AS dengan kisaran perdagangan Rp 12.398 - Rp 12.247. Adapun mengacu data Bloomberg, rupiah pagi tadi pukul 04.00 waktu AS atau Selasa sore pukul 16.00 WIB di level Rp 12.340 atau melemah dari posisi kemarin di jam yang sama Rp 12.327 per dolar AS. Angka ini juga melemah 9, 0 poin (0,07 persen) dari posisi penutupan kemarin.

Adapun harga minyak mentah dunia pada perdagangan Rabu (10/12) pagi pukul 04.00 waktu New York atau sore ini pukul 16.00 WIB naik US$ 0,77 (1,21 persen) ke level US$ 63,82 untuk jenis WTI, sedangkan jenis brent crude oil naik US$ 0,65 (0,97 persen) ke level US$ 66,84.

Sumber: http://www.beritasatu.com/pasar-modal/232210-ihsg-berhasil-ditutup-naik-43-poin.html

Best Regards,

Franky Rivan
+62 818 0857 9261
UOB Kay Hian Stockbroker
 
MARKET NEWS $IHSG

Indeks pada perdagangan kemarin bergerak dengan kecenderungan menguat dipicu oleh aksi beli yang dilakukan investor pada saham emiten BUMN seperti $BMRI, $BBNI, $BBRI, $WIKA, $ADHI, $WSKT, $PGAS, $SMGR. Menguatnya saham BUMN diperkirakan karena reaksi positif pelaku pasar terhadap berita bahwa pemerintah menetapkan rasio pembayaran dividen sebesar 20% (vs sebelumnya 30%). Hal tersebut dapat mendorong emiten BUMN untuk meningkatnya ekspansi usaha. Selain itu, sentimen pasar yang cenderung mixed dimanfaatkan investor untuk melakukan selektif trading pada saham-saham lapis kedua dan ketiga yang disinyalir mengalami kenaikan karena adanya window dressing. Indeks pada perdagangan kemarin ditutup menguat +43.09 poin pada level 5165.41 dengan nilai transaksi mencapai Rp4.3 triliun.

Hari ini, faktor global cenderung negatif karena indeks Dow Jones dan Nasdaq ditutup melemah cukup signifikan masing-masing -1.51% dan 1.73%. Melemahnya indeks global diperkirakan karena sentimen negatif melemahnya harga minyak mentah dunia ke level US$60.94 per barel menyusul prediksi OPEC bahwa permintaan minyak tahun depan akan turun ke level terendah pada periode lebih dari 1 dekade dan data inventori minyak AS yang mengalami peningkatan. Selain itu, investor juga diperkirakan mengantisipasi kemungkinan The Fed akan mulai menaikkan suku bunga pada meeting minggu depan karena data ekonomi AS menunjukkan stabilitas dan turunnya harga minyak dapat meningkatkan daya beli konsumen AS.

Aspek teknikal indeks, volatilitas pergerakan indeks akhir – akhir ini terlihat sedikit meningkat sehingga perlu diwaspdai, hal ini dapat menyebabkan indeks bergerak dalam pola konsolidasi. Walaupun begitu peluang untuk menguat masih terbuka menyusul perolehan tajam yang terjadi pada perdagangan hari kemarin. Range pergerakan indeks pada hari ini akan berkisar diantara 5135 - 5200.

Sumber: http://frankyrivan.com/berita-pasar-11-desember-2014/

Best Regards,

Franky Rivan
+62 818 0857 9261
UOB Kay Hian Stockbroker
 
COMPLETE LATEST CORPORATE NEWS.
.
.
Sektor Otomotif : Penjualan mobil November 2014 turun 15% menjadi 91,449 unit vs penjualan bulan Oktober 2014 sebanyak 105,356 unit.
.
.
Indo Tambangraya Megah ($ITMG): Perseoran sedang mencari mitra strategis untuk mengerjakan proyek PLTU dengan kapasitas 1x100 MW senilai US$100 juta.
.
.
Lautan Luas ($LTLS): Perseroan pada tahun depan akan melakukan ekspansi dengan total nilai investasi sebesar Rp750 miliar. Perseroan akan melakukan perluasan pabrik krimer senilai US$40 juta, pembangunan pergudangan logistik senilai Rp150 miliar dan pabrik bahan kimia senilai US$10 juta. Sementara itu, RUPSLB Perseroan telah menyetujui rencana pemecahan nilai nominal (stock split) dengan rasio 1:2.
.
.
Bakrie Sumatera Plantations ($UNSP): Perseroan akan merestrukturisasi utang senilai US$680 juta melalui opsi konversi utang menjadi saham, perpanjangan jatuh tempo dan penurunan bunga. Perseroan akan merestrukturisasi utang senilai US$200 juta kepada Credit Suisse, equity link notes senilai US$80 juta dan pinjaman konsorsium bunk sebesar US$400 juta.
.
.
Solusi Tunas Pratama ($SUPR): Perseroan mendapatkan pinjaman senilai US$790 juta dari sindikasi bunk internasional. Fasilitas pinjaman tersebut terdiri atas pinjaman jangka panjang senilai US$650 juta dan ekuitas berjangka sebesar US$140 juta. Selain itu, Perseroan juga berencana melakukan penawaran umum terbatas (rights issue) sebesar Rp2.6 triliun. Perseroan akan menerbitkan saham sebanyak 381.2 juta atau setara dengan 32.4% modal disetor dengan harga pelaksanaan Rp7000 per saham.
.
.
Kawasan Industri Jababeka ($KIJA): Perseroan hingga saat ini baru menyerap belanja modal sebesar Rp350 juta atau 46% dari total belanja modal 2014 sebesar Rp750 miliar. Sisanya sebesar Rp400 miliar akan digunakan untuk akuisisi lahan dan dapat dialihkan untuk tahun depan.
.
.
Benakat Integra ($BIPI): Rencana Interra Resources Limited mengakuisisi PT Bintang Sukses Nasional dan 3 anak usaha Perseroan oleh senilai US$60 juta batal dilaksanakan. Ketiga anak usaha Perseroan tersebut adalah PT Benakat Oil, PT Indelberg Indonesia dan PT Benakat Petroleum.
.
.
BFI Finance Indonesia ($BFIN): Perseroan akan membagikan dividen interim 2014 sebesar Rp138 per saham. Cum dividen tanggal 2 Januari 2014.
.
.
Apexindo Pratama Duta ($APEX): Perseroan telah mendapatkan kontrak hingga 3 tahun kedepan senilai US$614.2 juta. Kontrak tersebut terdiri dari pengeboran minyak dan gas lepas pantai sebesar 80% dan pengeboran migas darat sebesar 20%. Untuk tahun 2015, Perseroan akan mengerjakan bagian kontrak tersebut senilai US$150-200 juta. Perseroan menargetkan pendapatan 2015 naik 28.89% menjadi US$290 juta vs estimasi pendapatan 2014 sebesar US$225 juta. Laba bersih 2015 diperkirakan sebesar US$30 juta.
.
.
Berlian Laju Tanker ($BLTA): RUPS Perseroan menyetujui Perseroan untuk memproses restrukturisasi obligasi Perseroan senilai US$400 juta. Pemegang saham juga menyetujui pengalihan maksimum 529.5 juta saham PT Buana Listya Tama Tbk ($BULL) sebagai bagian dari restrukturisasi. Surat utang senilai US$400 juta tersebut diganti dengan obligasi berjamin yang jatuh tempo tahun 2023. Saham BULL akan ditransfer kepada Madison Pacific Trust Limited sebagai wali amanat obligasi baru.
.
.
Sumber: http://frankyrivan.com/berita-korporasi-11-desember-2014/

Best Regards,

Franky Rivan
+62 818 0857 9261
UOB Kay Hian Stockbroker
 
CLOSING $IHSG TODAY

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari keempat pekan ini berakhir di zona merah. IHSG minus 12,71 poin atau 0,25% ke level 5.152,70. IHSG pagi tadi dibuka tergelincir ke zona merah tertekan bursa global dan Asia. IHSG melemah 22,76 poin atau 0,44% ke level 5.142,65 dan pada akhir sesi I parkir level 5.152,11. Sementara IHSG kemarin berhasil ditutup di zona hijau, mempertahankan posisi rebound-nya sejak awal perdagangan. IHSG menguat 43,1 poin atau 0,84% ke level 5.165,41.

Penguatan tersebut seiring dengan positifnya mayoritas bursa Asia. Sementara hari ini, bursa Asia ditutup memerah. Indeks Hang Seng anjlok 211,98 poin atau 0,90% ke 23.312,54; indeks Shanghai turun 14,26 31 poin atau 0,49% ke 2.925,74; indeks Nikkei 225 negatif 155,18 poin atau 0,89% ke 17.257,40; dan indeks Straits Times melemah 6,08 poin atau 0,20% ke 3.319,32.

Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp4,32 triliun dengan 5,28 miliar saham diperdagangkan dan transaksi jual asing Rp430,93 miliar. Tercatat 148 saham naik, 176 saham melemah, dan 88 saham stagnan. Sektor saham hari ini hampir semua ditutup negatif. Sektor dengan pelemahan tertinggi adalah aneka industri yang anjlok 0,68%, diikuti konsumer susut 0,57%. Sedangkan yang menguat manufaktur naik 0,06%, dan perdagangan yang menguat 0,05%.

Adapun saham yang menguat, di antaranya PT Bayan Resources Tbk ($BYAN) naik Rp50 menjadi Rp6.700, PT Asahimas Flat Glass Tbk ($AMFG) naik Rp225 menjadi Rp7.525, dan PT Ace Hardware Indonesia Tbk ($ACES) naik Rp25 menjadi Rp790. Sementara saham yang anjlok, diantaranya PT Bali Towerindo Sentra Tbk ($BALI) turun Rp100 menjadi Rp2.050, PT Gudang Garam Tbk ($GGRM) turun Rp100 menjadi Rp59.600, dan PT Astra International Tbk ($ASII) turun Rp50 menjadi Rp7.100.

Sumber: http://ekbis.sindonews.com/read/936013/32/ihsg-berakhir-minus-0-25-ke-level-5-125-7-1418289338

Best Regards,

Franky Rivan
+62 818 0857 9261
UOB Kay Hian Stockbroker
 
MARKET NEWS $IHSG

Faktor melemahnya harga minyak mentah dunia memberikan sentimen negatif terhadap indeks global dan kawasan regional serta BEI. Namun demikian, sentimen pasar BEI yang cenderung mixed menyusul cenderung stabilnya nilai tukar Rupiah dan masih berlanjutnya aksi window dressing berhasil menahan penurunan indeks lebih dalam. Indeks pada akhir perdagangan kemarin ditutup melemah tipis -12.71 poin pada level 5152.69. Secara umum pergerakan saham-saham unggulan yang menjadi penggerak indeks masih berada dalam fase konsolidasi dengan kecenderungan menguat. Didukung oleh pergerakan harganya yang masih berada di atas garis moving average jangka pendek dan jangka menengah.

Hari ini, sentimen pasar diperkirakan cenderung sedikit positif karena sentimen pasar global yang cenderung mixed. Indeks Dow Jones dan Nasdaq pada perdagangan semalam ditutup menguat tipis dipicu oleh data retail sales AS bulan November 2014 yang mengalami peningkatan terbesar dalam 8 bulan terakhir. Data retail sales AS November naik 0.7% atau di atas ekspektasi ekonom Wall Street Journal sebesar 0.4%. Namun demikian, penguatan indeks global tertahan oleh sentimen negatif terus melemahnya harga minyak mentah dunia (US$59 per barel) sehingga indeks Dow Jones ditutup jauh di bawah level tertinggi hariannya. Indeks Dow Jones yang sempat menguat +225 poin akhirnya ditutup menguat tipis +63.19 poin (+0.36%) pada level 17596.34. Sentimen pasar dalam negeri cenderung netral karena kebijakan bunk Indonesia kemarin yang mempertahankan BI rate pada level 7.75% sesuai dengan ekspektasi ekonom.

Aspek teknikal indeks, pergerakan indeks terlihat dapat bertahan di atas garis moving average 20-hari sehingga diyakini masih berpeluang untuk kembali melanjutkan penguatan setelah pada perdagangan hari kemarin sempat ditutup melemah. Range pergerakan indeks pada hari ini akan berkisar diantara 5135 - 5180.

Sumber: http://frankyrivan.com/berita-pasar-12-desember-2014/

Best Regards,

Franky Rivan
+62 818 0857 9261
UOB Kay Hian Stockbroker
 
COMPLETE LATEST CORPORATE NEWS.
.
.
IPO PT Golden Plantation Tbk: Perseroan melakukan penawaran umum perdana saham (IPO) sebanyak 21.82% dari modal disetor dengan harga penawaran sebesar Rp288 per saham. Masa penawaran tanggal 15-17 Desember 2014.
.
.
Ciputra Development ($CTRA): Perseroan akan mengembangkan sebanyak 20 proyek baru properti hingga 10 tahun kedepan. Perseroan siap mengucurkan dana sebesar Rp2-4 triliun untuk ekspansi tersebut. Sebagian besar proyek yang ada dalam pipeline Perseroan merupakan proyek perumahan dan sebagian akan dimulai dibangun pada tahun 2015. Pada tahun 2015, Perseroan menganggarkan belanja modal sebesar Rp1.5 triliun yang 50% akan dibiayai melalui pinjaman dan 50% lagi dibiayai melalui kas internal Perseroan.
.
.
Adhi Karya ($ADHI): Perseroan menargetkan pendapatan 2015 naik menjadi Rp13.2 triliun ditopang oleh meningkatnya target perolehan kontrak baru sebesar 44.76% menjadi Rp15.2 triliun vs estimasi kontrak baru 2014 sebesar Rp10.5 triliun. Laba bersih 2015 ditargetkan naik 36.3% menjadi Rp440.1 miliar vs estimasi laba bersih 2014 sebesar Rp322.9 miliar. Pertumbuhan laba bersih 2015 selain karena meningkatnya kontrak juga ditopang oleh meningkatnya kontribusi bisnis properti. Perseroan menganggarkan belanja modal 2015 sebesar Rp824.7 miliar yang digunakan untuk proyek bisnis properti, realty dan hotel sebesar Rp566.1 miliar, membiayai proyek sebesar Rp202.8 miliar, penyertaan investasi sebesar Rp68.87 miliar dan pembelian aset tetap sebasar Rp68.3 miliar.
.
Perseroan hingga 11M14 telah mendapatkan kontrak baru sebesar Rp6.3 triliun atau setara dengan 60% target kontrak 2014 sebesar Rp10.5 triliun. Perseroan menyatakan target kontrak baru 2014 diperkirakan tidak akan dapat dicapai.
.
.
Steel Pipe Industry of Indonesia ($ISSP): Perseroan menyiapkan belanja modal 2015 sebesar US$110 juta. Dana belanja modal 2015 dibiayai melalui pinjaman BBCA dan salah satu bunk asal Korea Selatan. Belanja modal 2015 akan digunakan untuk membeli mesin baru senilai US$80 juta, membangun pabrik senilai US$20 juta dan untuk pemeliharaan mesin-mesin sebesar US$10 juta.
.
.
Bumi Resources Minerals ($BRMS): Perseroan menyiapkan belanja modal 2015 sebesar US$350 untuk membiayai eksplorasi Dairi Prima Mineral sebesar US$300 juta dan sisanya untuk eksplorasi Citra Palu Minerals dan Gorontalo Minerals. Perseroan menargetkan Dairi Prima Mineral akan memproduksi 1 juta ton bijih seng dan timah hitam pada tahun depan. Belanja modal 2015 akan dibiayai melalui pinjaman bunk dan kepastian pendanaan dari NFC.
.
.
PT PP ($PTPP): Perseroan hingga 11M14 telah mendapatkan kontrak baru sebesar Rp16 triliun atau setara dengan 74.4% target kontrak 2014 sebesar Rp21.5 triliun. Perseroan masih optimis target kontrak baru 2014 akan dapat di capai.
.
.
Wijaya Karya ($WIKA): Perseroan hingga 11M14 telah mendapatkan kontrak baru sebesar Rp11.6 triliun atau setara dengan 44.9% target kontrak 2014 sebesar Rp25.83 triliun.
.
.
Waskita Karya ($WSKT): Perseroan hingga 11M14 telah mendapatkan kontrak baru sebesar Rp15.7 triliun atau setara dengan 84% target kontrak 2014 sebesar Rp18.7 triliun. Perseroan optimis target kontrak baru 2014 akan dapat di capai.
.
.
Aneka Tambang ($ANTM): Perseroan mencari pinjaman senilai US$100 juta yang akan digunakan untuk membiayai belanja modal 2015 sebesar US$220 juta.
.
.
Telekomunikasi Indonesia ($TLKM): Perseroan sedang menjajaki rencana akuisisi di atas 50% saham perusahaan satelit di Hongkong. Perseroan masih melakukan negosiasi harga dan aksi korporasi tersebut ditargetkan akan selesai pada semester I/2015.
.
.
Bakrie Telecom ($BTEL) dan Smartfren Telecom ($FREN): BTEL telah memperoleh 6% saham FREN milik pemegang saham utama FREN yaitu PT Wahana Inti Nusantara. Aksi pengambil alihan saham tersebut dilakukan pada akhir November lalu, setelah FREN menerima alokasi frekuensi tambahan milik BTEL pada frekuensi 800 MHz.
.
.
Sumber: http://frankyrivan.com/berita-korporasi-12-desember-2014/

Best Regards,

Franky Rivan
+62 818 0857 9261
UOB Kay Hian StockbrokerCOMPLETE LATEST CORPORATE NEWS.
.
.
IPO PT Golden Plantation Tbk: Perseroan melakukan penawaran umum perdana saham (IPO) sebanyak 21.82% dari modal disetor dengan harga penawaran sebesar Rp288 per saham. Masa penawaran tanggal 15-17 Desember 2014.
.
.
Ciputra Development ($CTRA): Perseroan akan mengembangkan sebanyak 20 proyek baru properti hingga 10 tahun kedepan. Perseroan siap mengucurkan dana sebesar Rp2-4 triliun untuk ekspansi tersebut. Sebagian besar proyek yang ada dalam pipeline Perseroan merupakan proyek perumahan dan sebagian akan dimulai dibangun pada tahun 2015. Pada tahun 2015, Perseroan menganggarkan belanja modal sebesar Rp1.5 triliun yang 50% akan dibiayai melalui pinjaman dan 50% lagi dibiayai melalui kas internal Perseroan.
.
.
Adhi Karya ($ADHI): Perseroan menargetkan pendapatan 2015 naik menjadi Rp13.2 triliun ditopang oleh meningkatnya target perolehan kontrak baru sebesar 44.76% menjadi Rp15.2 triliun vs estimasi kontrak baru 2014 sebesar Rp10.5 triliun. Laba bersih 2015 ditargetkan naik 36.3% menjadi Rp440.1 miliar vs estimasi laba bersih 2014 sebesar Rp322.9 miliar. Pertumbuhan laba bersih 2015 selain karena meningkatnya kontrak juga ditopang oleh meningkatnya kontribusi bisnis properti. Perseroan menganggarkan belanja modal 2015 sebesar Rp824.7 miliar yang digunakan untuk proyek bisnis properti, realty dan hotel sebesar Rp566.1 miliar, membiayai proyek sebesar Rp202.8 miliar, penyertaan investasi sebesar Rp68.87 miliar dan pembelian aset tetap sebasar Rp68.3 miliar.
.
Perseroan hingga 11M14 telah mendapatkan kontrak baru sebesar Rp6.3 triliun atau setara dengan 60% target kontrak 2014 sebesar Rp10.5 triliun. Perseroan menyatakan target kontrak baru 2014 diperkirakan tidak akan dapat dicapai.
.
.
Steel Pipe Industry of Indonesia ($ISSP): Perseroan menyiapkan belanja modal 2015 sebesar US$110 juta. Dana belanja modal 2015 dibiayai melalui pinjaman BBCA dan salah satu bunk asal Korea Selatan. Belanja modal 2015 akan digunakan untuk membeli mesin baru senilai US$80 juta, membangun pabrik senilai US$20 juta dan untuk pemeliharaan mesin-mesin sebesar US$10 juta.
.
.
Bumi Resources Minerals ($BRMS): Perseroan menyiapkan belanja modal 2015 sebesar US$350 untuk membiayai eksplorasi Dairi Prima Mineral sebesar US$300 juta dan sisanya untuk eksplorasi Citra Palu Minerals dan Gorontalo Minerals. Perseroan menargetkan Dairi Prima Mineral akan memproduksi 1 juta ton bijih seng dan timah hitam pada tahun depan. Belanja modal 2015 akan dibiayai melalui pinjaman bunk dan kepastian pendanaan dari NFC.
.
.
PT PP ($PTPP): Perseroan hingga 11M14 telah mendapatkan kontrak baru sebesar Rp16 triliun atau setara dengan 74.4% target kontrak 2014 sebesar Rp21.5 triliun. Perseroan masih optimis target kontrak baru 2014 akan dapat di capai.
.
.
Wijaya Karya ($WIKA): Perseroan hingga 11M14 telah mendapatkan kontrak baru sebesar Rp11.6 triliun atau setara dengan 44.9% target kontrak 2014 sebesar Rp25.83 triliun.
.
.
Waskita Karya ($WSKT): Perseroan hingga 11M14 telah mendapatkan kontrak baru sebesar Rp15.7 triliun atau setara dengan 84% target kontrak 2014 sebesar Rp18.7 triliun. Perseroan optimis target kontrak baru 2014 akan dapat di capai.
.
.
Aneka Tambang ($ANTM): Perseroan mencari pinjaman senilai US$100 juta yang akan digunakan untuk membiayai belanja modal 2015 sebesar US$220 juta.
.
.
Telekomunikasi Indonesia ($TLKM): Perseroan sedang menjajaki rencana akuisisi di atas 50% saham perusahaan satelit di Hongkong. Perseroan masih melakukan negosiasi harga dan aksi korporasi tersebut ditargetkan akan selesai pada semester I/2015.
.
.
Bakrie Telecom ($BTEL) dan Smartfren Telecom ($FREN): BTEL telah memperoleh 6% saham FREN milik pemegang saham utama FREN yaitu PT Wahana Inti Nusantara. Aksi pengambil alihan saham tersebut dilakukan pada akhir November lalu, setelah FREN menerima alokasi frekuensi tambahan milik BTEL pada frekuensi 800 MHz.
.
.
Sumber: http://frankyrivan.com/berita-korporasi-12-desember-2014/

Best Regards,

Franky Rivan
+62 818 0857 9261
UOB Kay Hian Stockbroker
 
CLOSING $IHSG TODAY

Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat tipis 0,15 persen (7,74 poin) ke 5.160,43 pada penutupan perdagangan hari ini. Indeks sempat meraih level tertinggi di 5.178,38 dan terendah di 5.150,69. Sebanyak 82.7 juta lot saham atau setara dengan Rp 4.8 triliun berpindah tangan.

Tercatat sebanyak 165 saham mengalami penguatan, 149 saham mengalami penurunan, 97 saham tidak mengalami perubahan dan 162 saham tidak diperdagangkan sama sekali. Asing tercatat melakukan net sell di pasar reguler sebesar Rp 52 miliar dengan saham yang paling banyak dijual a.l. $LPKR, $TLKM, $BBCA, $BBNI, dan $ADRO.

Mata uang Rupiah terdepresiasi 12,467 per dolar AS. Indeks LQ45 naik 0,17 persen ke 888,02, indeks ISSI naik 0,07 persen ke 166,3 dan Investor33 naik 0,15 peren ke 368,82. Sektor konsumsi naik 0,33 persen, properti naik 0,17 persen, infrastruktur naik 0,04 persen, keuangan naik 0,2 persen, perdagangan naik 0,19 persen, manufaktur naik 0,37 persen, aneka industri naik 1,09 persen. Sektor agri turun 0,38 persen, pertambangan turun 0,51 persen, industri dasar turun 0,22 persen.

Saham ASII naik 1,1 persen ke 7.175, LPCK naik 3,9 persen ke 10.600, ICBP naik 1,7 persen ke 11.700. Saham AALI turun 1,4 persen ke 23.675, ADRO turun 3,3 persen ke 1.025, CPIN turun 2,5 persen ke 3.840.

Sumber: http://www.beritasatu.com/pasar-modal/232787-ihsg-akhir-pekan-ditutup-di-5160.html

Best Regards,

Franky Rivan
+62 818 0857 9261
UOB Kay Hian Stockbroker
 
MARKET NEWS $IHSG

Pergerakan indeks pada perdagangan minggu lalu cenderung mixed dalam kisaran support dan resisten konsolidasi. Pergerakan indeks tersebut dipengaruhi oleh sentimen pasar yang juga cenderung mixed yaitu aksi window dressing pada beberapa saham tertentu (mengalami kenaikkan harga signifikan tanpa adanya perubahan kinerja yang signifikan), nilai tukar Rupiah yang cenderung melemah dan pergerakan indeks global yang cenderung sangat fluktuatif. Indeks pada akhir perdagangan jumat lalu ditutup menguat tipis 7.74 poin pada level 5160.43 dengan nilai transaksi mencapai Rp4.52 triliun.

Sentimen pasar global hari ini cenderung negatif karena indeks Dow Jones dan Nasdaq pada perdagangan jumat lalu mengalami penurunan yang cukup signifikan. Indeks Dow Jones ditutup melemah -315.51 poin (-1.79%) pada level 17280.73 dan indeks Nasdaq ditutup melemah -54.57 poin (-1.16%) pada level 4653.6. Melemahnya indeks global dipicu oleh aksi jual yang dilakukan investor pada saham-saham sektor energi yang disebabkan oleh masih cenderung melemahnya harga minyak mentah dunia (US$57/barel). Selain itu, sebagian investor diperkirakan mengurangi posisi portofolionya menyusul meningkatnya kekhawatiran terhadap kemungkinan The Fed akan mulai menaikkan suku bunga pada meeting hari selasa dan rabu minggu ini. Faktor dalam negeri, berlanjutnya pelemahan nilai tukar rupiah diperkirakan dapat turut memberikan sentimen negatif terhadap pasar.

Aspek teknikal indeks, pergerakan mingguan indeks menunjukkan penutupan yang lebih rendah dari minggu sebelumnya, walaupun begitu harga masih terlihat bertahan di atas garis moving average 20-week sehingga diperkirakan bahwa pergerakan untuk minggu ini akan terlihat flat atau mixed. Range pergerakan indeks pada minggu ini akan berkisar diantara 5115 - 5205.

Sumber: http://frankyrivan.com/berita-pasar-15-desember-2014/

Best Regards,

Franky Rivan
+62 818 0857 9261
UOB Kay Hian Stockbroker
 
COMPLETE LATEST CORPORATE NEWS.
.
.
Lippo Karawaci ($LPKR): Perseroan memperkirakan laba bersih 2014 meningkat 107% menjadi Rp2.5 triliun dibandingkan dengan laba bersih 2013 sebesar Rp1.2 triliun. Meningkatnya laba bersih 2014 ditopang oleh pendapatan 2014 yang diperkirakan mencapai Rp11,7 triliun atau meningkat 75% dibandingkan dengan pendapatan 2013 sebesar Rp6.6 triliun. Selain itu, laba bersih 2014 juga disumbangkan oleh penjualan Lippo Mall Kemang pada kuartal IV-2014.
.
.
Wijaya Karya ($WIKA): Perseroan merevisi turun belanja modal 2014 menjadi Rp1.3 triliun vs target sebelumnya sebesar Rp1.99 triliun. Turunnya belanja modal 2014 disebabkan oleh penundaan pelaksanaan beberapa proyek Perseroan dan digeser menjadi tahun 2015.
.
.
Tiphone Mobile Indonesia ($TELE): Perseroan memastikan akan menyelesaikan akuisisi PT Simpatindo Multi Media (SMM) pada minggu ini. Perseroan telah menyiapkan dana senilai Rp500 miliar untuk mengakuisisi 100% saham SMM. SMM menguasai jaringan distributor pulsa terluas di Indonesia. Dana untuk akuisisi SMM berasal dari penjualan 25% saham Perseroan kepada PT PINS Indonesia senilai Rp1.39 triliun.
.
.
Tiga Pilar Sejahtera Food ($AISA): Pendapatan 2015 ditargetkan tumbuh 49.09% menjadi Rp7.38 triliun vs estimasi pendapatan 2014 sebesar Rp4.95 triliun. Meningkatnya pendapatan 2015 disumbangkan oleh kontribusi penjualan beras sebesar Rp4.58 triliun (62%), penjualan makanan sebesar Rp2.4 triliun (33%) dan minyak kelapa sawit sebesar Rp393 miliar (5%). Untuk mencapai target pertumbuhan pendapatan tahun 2015 maka Perseroan mengalokasikan belanja modal sebesar Rp959 miliar. Dana tersebut akan digunakan untuk bisnis beras sebesar Rp579 miliar, kelapa sawit sebesar Rp237 miliar dan makanan sebesar Rp143 miliar.
.
.
Citra Marga Nusaphala Persada ($CMNP): Perseroan menyiapkan belanja modal 2015 sebesar Rp4.98 triliun. Belanja modal 2015 akan digunakan untuk membiayai proyek jalan tol Depok - Antasari seksi I, pelebaran Jakarta Intra Urban Tollroad dan studi proyek tol Bojong Gede - Ulujami.
.
.
Garuda Indonesia ($GIAA): Perseroan akan menunda rencana go publik anak usahanya PT Garuda Maintenance Fasilities (GMF) pada tahun depan. Perseroan menyatakan tidak akan menjual saham GMF melalui IPO dalam waktu dekat.
.
.
Intraco Penta ($INTA): Perseroan menargetkan pertumbuhan pendapatan 2015 sebesar 10-15% ditopang oleh ekspansi disektor non tambang. Perseroan akan fokus pada sektor transportasi, infrastruktur dan sektor ritel. Pada Q3-14, kontribusi penjualan alat berat Perseroan turun menjadi 63% dari total penjualan vs sebelumnya sebesar 80%.
.
.
Cowell Development ($COWL): Perseroan mendapatkan pinjaman senilai US$163 juta dari PT bunk QNB Indonesia Tbk pada 10 Desember 2014. Dana pinjaman tersebut akan digunakan untuk modal kerja, pengembangan proyek dan pembiayaan lainnya.
.
.
Polychem Indonesia ($ADMG): Perseroan menyiapkan belanja modal 2015 sebesar US$35 juta yang akan digunakan untuk membangun pembangkit listrik dan menambah kapasitas produksi. Dana tersebut akan dibiayai dengan dana kas internal Perseroan.
.
.
Sumber: http://frankyrivan.com/berita-korporasi-15-desember-2014/

Best Regards,

Franky Rivan
+62 818 0857 9261
UOB Kay Hian Stockbroker
 
CLOSING $IHSG TODAY

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari pertama pekan ini berakhir di zona merah. IHSG merosot 52 poin atau 1,01% ke level 5.108,43. IHSG pagi tadi dibuka terkoreksi karena aksi ambil untung (profit taking). IHSG anjlok 38,65 poin atau 0,75% ke level 5.121,78 dan pada akhir sesi I, sesi I ditutup ke level 5.144,84. Sementara IHSG pada akhir pekan lalu berhasil bertahan di zona hijau karena didukung aksi beli. IHSG naik 7,74 poin atau 0,15% ke level 5.160,43.

Penguatan tersebut seiring dengan positifnya mayoritas bursa Asia yang ditutup menguat. Sementara hari ini, bursa Asia ditutup mayoritas memerah. Indeks Hang Seng melemah 221,35 poin atau 0,95% ke 23.027,85; indeks Shanghai naik 15,25 poin atau 0,52% ke 2.953,42; indeks Nikkei 225 susut 272,18 poin atau 1,57% ke 17.099,40; dan indeks Straits Times melemah 33,82 poin atau 1,02% ke 3.290,31.

Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp4,94 triliun dengan 8,26 miliar saham diperdagangkan dan transaksi jual asing Rp887,46 miliar. Tercatat 94 saham naik, 242 saham melemah, dan 64 saham stagnan.

Adapun saham yang menguat, di antaranya PT Gudang Garam Tbk ($GGRM) naik Rp300 menjadi Rp60.000, PT Global Mediacom Tbk ($BMTR) naik Rp75 menjadi Rp1.490, dan PT Siantar Top Tbk ($PTSP) naik Rp100 menjadi Rp5.600. Sementara saham yang anjlok, diantaranya PT Mayora Indah Tbk ($MYOR) turun Rp375 menjadi Rp22.750, PT Asahimas Flat Glass Tbk ($AMFG) turun Rp150 menjadi Rp7.750, dan PT Astra International Tbk ($ASII) turun Rp175 menjadi Rp7.000.

Sumber: http://ekbis.sindonews.com/read/937590/32/ihsg-merosot-52-poin-ke-5-108-ditekan-aksi-jual-1418634869

Best Regards,

Franky Rivan
+62 818 0857 9261
UOB Kay Hian Stockbroker
 
MARKET NEWS $IHSG

Indeks kawasan Asia Tenggara pada perdagangan kemarin mengalami aksi jual yang cukup signifikan karena meningkatnya kekhawatiran terhadap pengetatan kebijakan moneter AS dan masih rentannya perekonomian negara emerging market. The Fed akan memulai pertemuannya selama 2 hari pada hari selasa-rabu yang diperkirakan akan memberikan signal kapan The Fed akan menaikan suku bunga The Fed Fund Rate. Investor juga khawatir kebijakan pengetatan moneter AS tersebut berpotensi menyebabkan terjadinya capital outflow dari negara-negara emerging market yang memiliki defisit neraca transaksi berjalan yang tinggi. Faktor nilai tukar Rp/US$ mengalami pelemahan terdalam sejak tahun 1998 (sempat menyentuh level Rp12695/US$), turut memberikan sentimen negatif terhadap indeks BEI. Indeks BEI kemarin ditutup melemah -52.00 poin pada level 5108.43 dengan nilai transaksi mencapai Rp4.47 triliun.

Hari ini, sentimen pasar global masih cenderung negatif menyusul melemahnya indeks Dow Jones dan Nasdaq karena respon negatif investor terhadap masih berlanjutnya pelemahan harga minyak mentah dunia (level US$55.91/barel). Selain itu, berlanjutnya sentimen negatif melemahnya nilai tukar Rupiah/US$ diperkirakan dapat mendorong investor jangka pendek untuk mengurangi posisi portofolionya yang sudah profit. Investor sebaiknya berhati-hati dalam melakukan day trading mengingat indeks diperkirakan masih sensitif terhadap tekanan jual.

Aspek teknikal indeks, pullback tajam yang disertai dengan gap down yang terjadi pada perdagangan hari kemarin masih berpotensi untuk melanjutkan pelemahan lagi pada perdagangan hari ini. Walaupun begitu pullback masih dalam batas ekspektasi dan diperkirakan akan melemah tipis pada perdagangan hari ini. Range pergerakan indeks pada hari ini akan berkisar diantara 5075 - 5125.

Sumber: http://frankyrivan.com/berita-pasar-16-desember-2014/

Best Regards,

Franky Rivan

+62 818 0857 9261
UOB Kay Hian Stockbroker
 
COMPLETE LATEST CORPORATE NEWS.
.
.
Adaro Energy ($ADRO): Perseroan dan Korea East-West telah menunjuk Hyundai Engineering Co sebagai kontraktor pengerjaan EPC pembangkit listrik tenaga uap dengan kapasitas 2x100 MW senilai US$325 juta di Kalimantan Selatan. Pengerjaan proyek tersebut ditargetkan selama 43 bulan sehingga diperkirakan akan selesai pada pertengahan 2018.
.
.
Modernland Realty ($MDLN): Perseroan saat ini masih memiliki lahan siap jual seluas 300 ha di kawasan Industri Cikande dengan rata-rata harga jual Rp1.2 juta - Rp1.3 juta. Perseroan menargetkan akan menjual sebanyak 100 ha lahan tersebut setiap tahun. Selain itu, Perseroan juga masih memiliki izin untuk membebaskan lahan seluas 600 ha lagi di kawasan tersebut.
.
.
Astra International ($ASII): Perseroan menyiapkan dana hingga sebesar Rp5.6 triliun untuk pengembangan proyek properti hingga 2017. Dana tersebut akan digunakan untuk membiayai proyek menara perkantoran sebesar Rp3.5 triliun dan proyek apartemen mewah Anandamaya Residences. Perseroan menggandeng HK Land yang masih terafiliasi dengan Jardine Matheson Holding pemegang saham mayoritas ASII, membentuk perusahaan patungan PT Brahmayasa Bahtera dengan kepemilikan masing-masing 60% dan 40%. Hingga November 2014, penjualan apartemen mewah Anandamaya Residences telah mencapai 80% dari total unit sebanyak 509 unit..
.
.
Waskita Karya ($WSKT): Perseroan mengkaji rencana penerbitan saham baru (rights issue) sebesar 15% untuk memperkuat permodalan Perseroan. Rencanaya rights issue akan dilakukan pada tahun depan.
.
.
Kokoh Inti Arebama ($KOIN): Perseroan optimis dapat mencapai target kenaikan penjualan 2015 sebesar 8.1% menjadi Rp1.2 triliun vs penjualan 2013 sebesar Rp1.11 triliun. Kontribusi terbesar terhadap penjualan 2014 Perseroan berasal dari penjualan keramik yang diperkirakan sebesar Rp960 miliar.
.
.
Red Planet Indonesia ($PSKT): Perseroan siap melepas saham ke publik hingga 45.2% sehingga jumlah saham beredar (free Float) menjadi sebesar 49% dari posisi saat ini sebesar 3.8%. Peningkatan free float tersebut akan dilakukan dalam waktu 2 sampai 3 tahun ke depan, melalui alternatif rights issue atau transaksi di antara pemegang saham. Perseroan pada kuartal 1-2015 akan melakukan penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (non-HMETD) sebanyak 10% dari modal disetor penuh Perseroan. Dana hasil non HMETD tersebut akan digunakan unguk pembangunan 3 hotel di Jakarta pada tahun depan.
.
.
Sugih Energy ($SUGI): Perseroan sedang memfinalisasi fasilitas pinjaman senilai US$150 juta dan ditargetkan akan diperoleh pada kuartal 1-2014. Dana pinjaman tersebut akan digunakan untuk mengembangkan blok-blok migas milik Perseroan.
.
.
Pembangunan Jaya Ancol ($PJAA): Perseroan berencana melakukan rights issue pada pertengahan tahun depan. Dana hasil rights issue akan digunakan untuk belanja modal 2015 dan mendukung ekspansi Perseroan hingga 2020. Perseroan hingga 2020 berencana mengerjakan proyek reklamasi pantai senilai Rp2.6 triliun dan disektor properti akan membangun apartemen, perkantoran, kondominium dan villa senilai Rp2.9 triliun.
.
.
Sekar Bumi ($SKBM): Perseroan bersama 2 perusahaan asal Jepang yaitu Seinan Kaihatsu Company Ltd (SK) dan Nomura Trading Co. LTd (NT), membentuk perusahaan patungan yang bergerak dibidang manufaktur dan penjualan produk makanan siap saji. Perseroan memiliki sebanyak 51% di perusahaan patungan tersebut, dan sisanya dimiliki oleh SK sebesar 30% dan NT sebesar 19%. Hasil produksi perusahaan patungan akan dipasarkan ke luar dan dalam negeri.
.
.
Sumber: http://frankyrivan.com/berita-korporasi-16-desember-2014/

Best Regards,

Franky Rivan

+62 818 0857 9261
UOB Kay Hian Stockbroker
 
CLOSING $IHSG TODAY

JAKARTA - Sepanjang perdagangan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus melemah. IHSG tercatat turun 82,40 poin atau 1,6 persen ke 5.026,03. IHSG sore ini, ditutup dengan 69 saham menguat, 276 saham melemah, dan 59 saham stagnan. Menutup perdagangan telah terjadi transaksi sebesar Rp6,40 triliun dari 6,75 miliar lembar saham diperdagangkan.

Indeks LQ45 turun 17,05 poin atau 1,9 persen ke 862,08, Jakarta Islamic Index (JII) turun 10,89 poin atau 1,6 persen ke 663,39, IDX30 turun 8,17 poin atau 1,8 persen ke 442,13, dan MNC36 turun 5,09 poin atau 1,8 persen ke 271,31. Sektor penggerak IHSG mayoritas melemah, namun hanya dua sektor yang menguat yakni sektor aneka industri 0,5 persen dan sektor perkebunan 0,3 persen.

Di Asia, indeks Nikkei turun 344,08 poin atau 2,01 persen ke 16.755, Strait times indeks turun 2,42 persen ke 3.214, dan indeks Hang Seng turun 357,35 atau 1,5 persen ke 22.670.

Adapun saham-saham yang bergerak dalam jajaran top gainers, antara lain ($SMAR) naik Rp1.100 atau 16,9 persen ke Rp7.600, saham ($BALI) naik Rp100 atau 4,9 persen ke Rp2.150, dan saham ($ASII) naik Rp50 atau 0,7 persen ke Rp7.075.

Sedangkan saham-saham yang bergerak dalam jajaran top losers, antara lain PT Gudang Garam Tbk ($GGRM) turun Rp2.200 atau 3,7 persen ke Rp57.525, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk ($INTP) turun Rp1.175 atau 3,7 persen ke Rp23.225, dan saham PT Mayora Indah Tbk ($MYOR) turun Rp825 atau 3,6 persen ke Rp21.925.

Sumber: http://economy.okezone.com/read/2014/12/16/278/1080021/ihsg-berakhir-turun-82-poin-ke-5-026

Best Regards,

Franky Rivan

+62 818 0857 9261
UOB Kay Hian Stockbroker
 
MARKET NEWS $IHSG

Indeks pada perdagangan kemarin ditutup melemah melanjutkan penurunan yang terjadi pada perdagangan hari senin (15/12). Faktor masih cenderung melemahnya nilai tukar Rupiah/US$ menuju sekitar Rp13,000/US$ direspon negatif oleh pelaku pasar. Indeks BEI sempat menyentuh level terendah harian pada level 5005.27 dan akhirnya ditutup melemah -82.40 poin pada level 5026.03. Indeks sempat mengalami sedikit rebound menyusul aksi bunk Indonesia yang melakukan intervensi di pasar uang berhasil menahan pelemahan nilai tukar Rupiah lebih lanjut. Investor melakukan aksi spekulatif beli pada saham-saham unggulan yang telah mengalami penurunan signifikan. Nilai transaksi perdagangan di pasar reguler mencapai Rp6.39 triliun dan broker asing tercatat mengalami net sell sebesar Rp1.23 triliun.

Indeks Dow Jones dan Nasdaq pada perdagangan semalam ditutup melemah masing-masing -0.65% dan -1.24%. Melemahnya indeks Dow Jones dan Nasdaq tersebut melengkapi 3 hari pernurunan berturut-turut yang dipicu oleh sentimen cenderung melemahnya harga minyak mentah dunia. Harga minyak mentah dunia semalam sempat menembus ke bawah level US$55/barel. Selain itu, Investor juga mengambil sikap wait and see menunggu hasil meeting The Fed pada hari Rabu (17/12 waktu AS). Pergerakan indeks BEI hari ini diperkirakan akan cenderung fluktuatif menyusul sentimen pasar yang cenderung negatif dan cenderung meningkatnya aksi spekulatif beli pada saham unggulan yang telah mengalami penurunan yang signifikan.

Aspek teknikal indeks, pembentukan gap down serta candle bearish pada perdagangan hari kemarin masih akan berpotensi untuk melanjutkan pelemahan pada perdagangan hari ini. Walaupun begitu pullback lanjutan diperkirakan tidak akan menembusi level psikologis 5000. Range pergerakan indeks pada hari ini akan berkisar diantara 5000 - 5065.

Sumber: http://frankyrivan.com/berita-pasar-17-desember-2014/

Best Regards,

Franky Rivan
+62 818 0857 9261
UOB Kay Hian Stockbroker
 
COMPLETE LATEST CORPORATE NEWS.
.
.
IPO PT bunk Yudha Bhakti Tbk: Perseroan akan melakukan penawaran umum saham perdana sebanyak-banyaknya 300,000,000 saham atau sebesar 11.93% dari modal disetor penuh. Perkiraan masa penawaran awal tanggal 16-24 Desember 2014, masa penawaran tanggal 5-7 Januari 2015 dan pencatatan di Bursa Efek Indonesia tanggal 13 Januari 2015. Dana hasil IPO akan digunakan untuk ekspansi kredit dan pengembangan IT.
.
.
Tambang Batubara Bukit Asam ($PTBA): Perseroan menganggarkan belanja modal 2015 sebesar Rp5 triliun atau naik 127.27% dibandingkan dengan belanja modal 2014 sebesar Rp2.2 triliun. Dana belanja modal 2015 mayoritas berasal dari kas internal Perseroan. Dana tersebut akan digunakan untuk kebutuhan rutin dan investasi peralatan penambangan untuk mendukung elektrifikasi. .
.
.
Tiphone Mobile Indonesia ($TELE): PT Telekomunikasi Indonesia Tbk ($TLKM) telah menunjuk Perseroan untuk mendistribusikan kartu Speedy Instan. TLKM menargetkan pengguna layanin Speedy Instan 2015 sebanyak 40 juta atau naik 40% dibandingkan dengan target 2014 sebanyak 25 juta.
.
.
Malindo Feedmill ($MAIN): Perseroan menyiapkan belanja modal 2015 sebesar US$50 juta atau setara dengan Rp600 miliar. Dana belanja modal akan digunakan untuk memperbesar kapasitas produksi pabrik pakan, membangun kandang ternak dan meningkatkan produksi pabrik makanan olahan. Perseroan menargetkan bisnis makanan olahan dapat tumbuh sebesar 30% pada tahun depan.
.
.
Ancora Indonesia Resources ($OKAS): Perseroan sedang mengkaji rencana untuk melakukan penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) pada tahun depan. Dana hasil HMETD akan digunakan untuk membayar utang agar struktur permodalan Perseroan lebih seimbang.
.
.
Modernland Realty ($MDLN): Perseroan hingga 11M14 telah membukukan marketing sales sebesar Rp3.42 triliun atau 89% dari target marketing sales 2014 sebesar Rp3.8 triliun.
.
.
Agung Podomoro Land ($APLN): Perseroan hingga 11M14 telah membukukan marketing sales sebesar Rp5.27 triliun atau 80% dari target marketing sales 2014 sebesar Rp6.5 triliun.
.
.
Acset Indonusa ($ACST): Perseroan menargetkan pendapatan 2015 tumbuh sebesar minimal 20% menjadi Rp1.44 triliun vs target pendapatan 2014 sebesar Rp1.2 triliun. Peningkatan pendapatan tersebut diantaranya ditopang oleh proyek-proyek United Tractor Tbk ($UNTR) yang dapat dikerjakan oleh Perseroan paska akuisisi saham ACST oleh UNTR.
.
.
Fortune Indonesia ($FORU): Grup Rajawali melalui PT Karya Citra Prima meningkatkan kepemilikan sahamnya di Perseroan menjadi 92.75% setelah melakukan tender offer atas saham FORU pada 29 Oktober 2014 - 28 November 2014.
.
.
Wijaya Karya ($WIKA): Perseroan menerbitkan medium term notes (MTN) senilai Rp200 miliar berjangka waktu 3 tahun, dengan tingkat bunga sebesar 9.8% per tahun. Dana tersebut akan digunakan untuk pengembangan usaha dan anak usaha Perseroan.
.
.
Capitol Nusantara Indonesia ($CANI): Perseroan memperkirakan pendapatan 2015 tumbuh sebesar 35.69% menjadi US$24.18 juta vs target pendapatan 2014 sebesar US$17.82 juta. Laba bersih 2015 ditargetkan tumbuh 763.5% menjadi US$4.04 juta vs target laba bersih 2014 sebesar US$467 ribu. Peningkatan kinerja 2015 ditopang oleh penambahan 3 kapal pada tahun ini dan 1 kapal lagi pada tahun depan. Perseroan pada awal tahun depan akan menambah 1 unit kapal senilai US$14 juta, sehingga total kapal yang dimiliki Perseroan menjadi 64 unit kapal.
.
.
Benakat Integra ($BIPI): Perseroan akan melakukan refinancing utang sekitar US$500 juta pada pertengahan tahun 2015. Refinancing bertujuan untuk menurunkan beban bunga saat ini pada level 12% menjadi sekitar 7-8%. Turunnya beban bunga dapat meningkatkan pertumbuhan laba bersih Perseroan.
.
.
Sumber: http://frankyrivan.com/berita-korporasi-17-desember-2014/

Best Regards,

Franky Rivan

+62 818 0857 9261
UOB Kay Hian Stockbroker
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.