• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Update Informasi Pasar Daily

MARKET NEWS $IHSG

Pergerakan indeks kemarin cukup fluktuatif pada teritorial positif yang mengindikasikan bahwa pasar sebagian diwarnai oleh aksi profit taking. Namun demikian, pergerakan saham-saham unggulan yang cenderung mixed berhasil menahan indeks untuk terus bergerak di teritorial positif. Faktor indeks global dan kawasan regional yang cenderung menguat berhasil memberikan sentimen positif terhadap pasar sehingga mendorong investor untuk melakukan aksi beli pada saham $BMRI, $TLKM, dan $UNTR. Selain itu, saham-saham sektor konstruksi dan CPO kemarin mengalami penguatan harga sehingga turut memberikan kontribusi terhadap penguatan indeks. Indeks pada akhir perdagangan ditutup menguat +29.72 poin pada level 5141.76 dengan nilai transaksi mencapai Rp4.4 triliun.

Faktor global hari ini diperkirakan cenderung netral. Indeks Dow Jones pada perdagangan semalam ditutup menguat tipis karena sentimen positif dari turunnya lending rate China dan akan segera diluncurkannya paket stimulus Eropa, diimbangi oleh melemahnya saham-saham sektor energi. Namun demikian indeks Nasdaq ditutup menguat +0.89% karena ditopang oleh menguat saham Apple Inc yang dipicu oleh ekspektasi meningkatnya sales Apple pada musim liburan dan belanja akhir minggu ini (Black Friday). Faktor dalam negeri masih cenderung netral karena investor diperkirakan masih akan menunggu data ekonomi yang dapat dijadikan acuan untuk melihat seberapa besar pengaruh dari penaikan harga BBM subsidi terhadap inflasi bulan November 2014.

Aspek teknikal indeks, pergerakan indeks pada hari ini berpotensi untuk menguat tipis melanjutkan penguatan yang terjadi pada perdagangan kemarin. Penguatan indeks kemungkinan akan tertahan oleh resistance yang berada di level 5165. Range pergerakan IHSG pada hari ini diperkirakan akan bergerak di antara rentang 5125 – 5165.

Sumber: http://frankyrivan.com/berita-pasar-25-november-2014/

Best Regards,

Franky Rivan

+62 818 0857 9261
UOB Kay Hian Stockbroker
 
COMPLETE LATEST CORPORATE NEWS.
.
.
Bumi Resources ($BUMI): Unit usaha Perseroan PT Bumi Capital, Bumi Investment, dan Enercoal Resources mendapatkan moratorium atau penangguhan pembayaran utang selama 6 bulan sehingga dapat melakukan pembicaraan dengan pemegang obligasi.
.
.
Darma Henwa ($DEWA): Perseroan menghentikan operasi jasa pertambangan di proyek batu bara Malinau, Kalimantan Utara milik Mitrabara Adiperdana ($MBAP) karena proyek itu tidak feasible. Namun demikian, pihak MBAP membantah hal tersebut dan sudah menjalin kerjasama dengan perusahaan lainnya, PT Kalimantan Prima Persada untuk penambangan di Malinau tersebut. MBAP masih fokus menyelesaikan pembangunan coal handling facility untuk mendukung produksi menjadi 5 juta ton per tahun.
.
.
Indosat ($ISAT): Perseroan menyatakan total permintaan yang masuk dalam masa penawaran obligasi dan sukuk Perseroan pada masa bookbuilding mencapai Rp2.6 triliun atau sedikit diatas target Perseroan sebesar Rp2.5 triliun. Kupon yang ditetapkan untuk tenor 3 tahun sebesar 10%, tenor 5 tahun sebesar 10.3%, dan tenor 7 tahun sebesar 10.5% serta tenor 10 tahun sebesar 10.7%.
.
.
Tiga Pilar Sejahtera Food ($AISA): Kohlberg Kravis Robert (KKR) dan Bunge Agribusiness Singapore Pte Ltd berminat mengambilalih 88% saham PT Golden Plantation yang merupakan akan usaha Perseroan. Nilai akuisisi diperkirakan sekitar US$80-90 juta atau Rp1 triliun. Proses divestasi saham tersebut dapat dimulai setelah PT Gloden Plantation melakukan IPO.
.
.
Astra Graphia ($ASGR): Perseroan pada tahun depan akan memproduksi mesin solusi percetakan berwarna dan hitam putih sebanyak 20,000 unit. Perseroan menargetkan kontribusi mesin cetak berwarna sebesar 60% dan hitam putih sebesar 40%. Perseroan menargetkan pertumbuhan pendapatan 2015 minimal sebesar 17% yoy.
.
.
Jasa Marga ($JSMR): Perseroan berencana menjajaki pinjaman senilai Rp2.8 triliun untuk kebutuhan dana proyek jalan tol Medan - Kualanamu - Tebing Tinggi. Perseroan menargetkan pinjaman tersebut akan dapat diperoleh pada kuartal 1-2014. Selain itu, Perseroan dalam waktu dekat juga akan mengikuti tender ruas tol manado - Bitung dan Balikpapan - Samarinda.
.
.
Sekawan Intipratama ($SIAP): Perseroan menyiapkan belanja modal 2015 sebesar Rp2.5-2.7 triliun untuk membangun pabrik etanol tahap I dengan kapasitas 120 ribu ton per tahun. Selain itu, Perseroan pada tahun depan juga akan memulai produksi batu bara melalui anak usaha PT Indo Wana Bara Mining Coal.
.
.
Mandala Multifinance ($MFIN): Perseroan akan menerbitkan medium term notes (MTN) senilai Rp100 miliar dengan kupon berkisar antara 11.25%-11.75%. Dana hasil MTN akan digunakan untuk modal kerja.
.
.
Pembangunan Perumahan ($PTPP): Perseroan menganggarkan belanja modal 2015 sebesar Rp1.8 triliun. Belanja modal 2015 tersebut sebesar Rp800 miliar akan digunakan untuk membiayai proyek properti. Dana untuk belanja modal 2015 akan diperoleh dari kas internal sebesar 50% dan sisanya dari eksternal seperti obligasi dan pinjaman bunk. Perseroan menargetkan perolehan kontrak baru 2015 naik 25% yoy menjadi sebesar Rp27.5 triliun vs target kontrak baru 2014 sebesar Rp22 triliun.
.
.
Sumber: http://frankyrivan.com/berita-korporasi-25-november-2014/

Best Regards,

Franky Rivan
+62 818 0857 9261
UOB Kay Hian Stockbroker
 
CLOSING $IHSG TODAY

Liputan6, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini terus tertekan karena pengaruh sentimen regional dan juga sentimen dalam negeri. Rencana kenaikan bea keluar untuk produk sawit menjadi salah satu isu yang menekan IHSG. Pada penutupan perdagangan saham Selasa(25/11/2014), IHSG melemah 22,82 poin (0,44 persen) ke level 5.118,94. Indeks saham LQ45 juga melemah 0,64 persen ke level 886,92. Seluruh indeks saham acuan melemah pada hari ini kecuali Indeks SBX yang menguat tipis 0,05 persen.

Sejak awal perdagangan saham, IHSG dibuka melemah sekitar 4,13 poin (0,08 persen) ke level 5.137,63. Indeks saham LQ45 tergelincir 0,06 persen ke level 886,67. Pelemahan indeks saham pada hari iniini karena terdapat 165 saham yang memerah. Sementara itu, 132 saham melemah. Sedangkan 83 saham lainnya diam di tempat. Transaksi perdagangan saham hari ini cukup ramai. Total frekuensi perdagangan saham sekitar 226.050 kali dengan volume perdagangan saham 6,77 miliar saham. Nilai transaksi harian saham sekitar Rp 6,18 triliun.

Secara sektoral, seluruh sektor saham menguat pada hari ini kecuali sektor consumner goods yang menguat 0,28 persen. Berdasarkan data RTI, investor asing melakukan aksi beli bersih sekitar Rp 400 miliar. Sedangkan pelaku pasar melakukan aksi jual sebesar Rp 400 miliar.

Kepala Riset PT Universal Broker Securities, Satrio Utomo menuturkan, pergerakan IHSG pada hari ini mengekor bursa Asia terutama Bursa Hang Seng, Hong Kong. Namun memang, tekanan aksi jual di IHSG lebih tinggi. "Tekanan tersebut terjadi pada pada saham-saham Crude Palm Oil (CPO) karena ada rencana kenaikan bea keluar," tuturnya, Selasa (25/11/2014)

Selain itu, saham-saham batu bara juga menjadi penekan IHSG pada perdagangan hari ini. Oleh karena itu terlihat indeks sempat menguat namun pada akhirnya tak bisa menahan sehingga ditutup di zona merah. (Gdn)

Sumber: http://bisnis.liputan6.com/read/2139264/saham-cpo-dan-batu-bara-tekan-ihsg

Best Regards,

Franky Rivan
+62 818 0857 9261
UOB Kay Hian Stockbroker
 
MARKET NEWS $IHSG

Faktor menguatnya indeks kawasan regional diperkirakan masih berhasil menopang penguatan indeks pada perdagangan kemarin. Indeks kawasan regional menguat karena terus berlanjutnya optimisme terhadap ekonomi China menyusul kebijakan bunk sentral China menurunkan suku bunga pada jumat minggu lalu. Indeks Hangseng ditutup menguat 1.12% dan indeks Shanghai ditutup menguat 1.43%. Sentimen dalam negeri masih minim sehingga saham-saham yang menjadi mover penguatan indeks masih cenderung melakukan konsolidasi (mixed-flat). Indeks pada perdagangan kemarin akhirnya ditutup menguat +14.09 poin pada level 5133.04. Nilai transaksi perdagangan di pasar reguler mencapai Rp3.91 triliun.

Hari ini, Indeks diperkirakan masih akan bergerak dalam kisaran support dan resisten konsolidasinya menyusul sentimen pasar global yang cenderung netral. Faktor dalam negeri, investor masih akan menunggu data inflasi bulan November 2014 dan neraca perdagangan Oktober 2014 yang akan diumumkan awal minggu depan. Indeks kawasan regional pagi ini juga cenderung mixed-flat sehingga diperkirakan juga cenderung netral pengaruhnya terhadap indeks BEI.

Aspek teknikal indeks, pergerakan indeks pada hari ini masih akan terlihat bergerak dalam rentang sempit dengan potensi untuk tetap menguat tipis. Resistance sementara masih berada di level 5157 dan support berada di level 5103. Range pergerakan IHSG pada hari ini diperkirakan akan bergerak di antara rentang 5110 – 5145.

Sumber: http://frankyrivan.com/berita-pasar-27-november-2014/

Best Regards,

Franky Rivan
+62 818 0857 9261
UOB Kay Hian Stockbroker
 
COMPLETE LATEST CORPORATE NEWS.
.
.
Bumi Resources ($BUMI): Perseroan akan melakukan restrukturisasi utang senilai US$3.7 miliar atau sekitar Rp45 triliun. Alternatif skema yang akan ditempuh adalah penjualan aset, tukar saham, pemangkasan kupon obligasi, dan perpanjangan masa jatuh tempo. Perseroan akan mengajukan proporsal restrukturisasi dalam 6 bulan kedepan.
.
.
Indosat ($ISAT): Perseroan sedang menjajaki pinjaman dari perbankan senilai Rp4.23 triliun. Pinjaman tersebut diperkirakan seluruhnya akan diperoleh pada pertengahan Desember 2014.
.
.
Surya Citra Media ($SCMA): Perseroan menyiapkan dana belanja modal 2015 sebesar Rp150 miliar. Dana belanja modal tersebut akan digunakan untuk program digitalisasi dan peremajaan alat-alat. Sumber pendanaan belanja modal 2015 berasal dari kas internal Perseroan.
Perseroan menargetkan pendapatan 2015 sebesar Rp5.45 triliun seiring dengan membaiknya kondisi ekonomi yang dapat mendorong kenaikan belanja iklan. Pangsa pasar penonton SCTV dan Indosiar 9M15 mencapai 29.3% atau meningkat dari periode yang sama tahun lalu sebesar 25.1%.
.
.
Telekomunikasi Indonesia ($TLKM): Perseroan ingin mengakuisisi 25%-30% saham Two Degree Mobile Limited yang merupakan operator terbesar ketiga di Selandia Baru. Negosiasi transaksi akuisisi tersebut ditargetkan akan selesai akhir tahun ini dan saat ini Perseroan masih melakukan uji tuntas. Sementara itu, Perseroan menargetkan pertumbuhan pendapatan 2015 sebesar 10% yoy ditopang oleh pengelolaan bisnis baru dan monetisasi menara. .
.
.
Suparma ($SPMA): Perseroan menargetkan pendapatan 2015 tumbuh 20% menjadi Rp1.8 triliun vs target pendapatan 2014 sebesar Rp1.5 triliun. Peningkatan pendapatan 2015 ditopang oleh selesainya penambahan kapasitas produksi kertas tisu menjadi 25,000 metrik ton pada kuartal 2-2015.
.
.
Salim Ivomas Pratama ($SIMP): Perseroan mendapatkan pinjaman senilai Rp800 miliar dari perusahaan terafiliasi, Indofood Agri Resources Ltd. Pinjaman berjangka waktu 36 bulan tersebut akan digunakan untuk melunasi obligasi I senilai Rp452 miliar dan utang pokok sukuk senilai Rp278 miliar. Sisanya untuk modal kerja Perseroan.
.
.
Darma Henwa ($DEWA): Perseroan menargetkan pendapatan 2015 tumbuh 13.8% menjadi US$360.8 juta vs target pendapatan 2014 sebesar US$310 juta. Kenaikan pendapatan 2015 ditopang oleh estimasi kenaikan pengupasan lapisan tanah menjadi 119.3 juta ton dan target produksi batu bara sebesar 18.7 juta ton.
.
.
Trias Sentosa ($TRST): Perseroan akan menambah satu mesin produksi pengolahan tahap lanjut kemasan fleksibel senilai Rp50 miliar. Investasi tersebut akan meningkatkan kapasitas produksi sebesar 2,500 ton menjadi 15,000 ton. Mesin baru akan dioperasikan pada April 2015.
.
.
Wijaya Karya Beton ($WTON): Perseroan berencana membangun pabrik beton pracetak senilai Rp250 miliar pada tahun depan. Pabrik tersebut berlokasi di Kalimantan Timur dan memiliki kapasitas produksi sebesar 50,000 ton per tahun.
.
.
Kimia Farma ($KAEF): Perseroan berencana meningkatkan penjualan keluar negeri untuk mengantisipasi dampak kenaikan harga bahan bakar minyak.
.
.
Sektor Peternakan: Tiga perusahaan telah mengantongi izin untuk mengekspor produk daging ayam olahan ke Jepang. Ketiga perusahaan tersebut adalah $CPIN, $MAIN, dan $JPFA. Terhitung 25 November 2015, pemerintah Jepang resmi membuka pasarnya untuk daging ayam olahan Indonesia.
.
.
Catur Sentosa Adiprana ($CSAP): Perseroan berencana memakai Rp150 miliar dari total alokasi belanja modal sebesar Rp200 miliar untuk menambah tiga gerai Mitra 10. Ketiga gerai tersebut berlokasi di Palembang, Lampung, dan Pamulang Banten. Perseroan masih mengejar target kontribusi pendapatan ritel 30% dan target kontribusi pendapatan distribusi sebesar 70%.
.
.
Sumber: http://frankyrivan.com/berita-korporasi-27-november-2014/

Best Regards,

Franky Rivan

+62 818 0857 9261
UOB Kay Hian Stockbroker
 
MARKET NEWS $IHSG

Indeks BEI pada perdagangan akhir minggu lalu, ditutup menguat tipis +4.57 poin pada level 5149.89 dengan nilai transaksi mencapai Rp4.05 triliun. Pergerakan indeks secara umum cukup fluktuatif dalam kisaran antara level 5126-5150. Indeks pada awal perdagangan sempat mengalami tekanan namun akhirnya dapat ditutup menguat tipis. Hal tersebut diperkirakan karena pergerakan saham-saham yang cenderung mixed dimana saham $PGAS, $UNTR, $LSIP, $AALI, $UNTR, $UNVR mengalami penurunan harga. Sementara itu saham $BBRI, $BMRI, $ASII, $MPPA mengalami penguatan harga. Selain itu, sebagian investor diperkirakan masih mengambil sikap wait and see menunggu data ekonomi yang akan dirilis minggu ini.

Hari ini, sentimen pasar global diperkirakan cenderung netral menyusul penutupan indeks Dow Jones dan Nasdaq pada hari Jumat yang cenderung flat. Indeks kawasan regional pagi ini cenderung mixed sehingga diperkirakan pengaruhnya terhadap indeks BEI juga cenderung netral. Faktor harga minyak mentah dunia yang turun ke level US$66.26 per barel diperkirakan masih akan memberikan sentimen negatif terhadap saham sektor komoditas. Investor diperkirakan akan fokus pada data ekonomi RI yang akan dirilis pada hari ini. Berdasarkan konsensus bloomberg memperkirakan data inflasi November 2014 sebesar 1.41% dan neraca perdagangan Oktober 2014 diperkirakan mengalami defisit sebesar US$61 juta.

Aspek teknikal indeks, pergerakan indeks untuk minggu ini masih akan terlihat menguat, walaupun begitu penguatan diperkirakan akan tipis atau tertahan. Hal ini tercermin dari pola historikal pergerakan indeks. Range pergerakan indeks pada minggu ini diperkirakan akan berkisar antara 5015 – 5190. Untuk perdagangan hari ini pergerakan indeks akan cenderung bergerak dalam pola flat/mixed.

Sumber: http://frankyrivan.com/berita-pasar-1-desember-2014/

Best Regards,

Franky Rivan
+62 818 0857 9261
UOB Kay Hian Stockbroker
 
COMPLETE LATEST CORPORATE NEWS.
.
.
Bumi Resources ($BUMI): Perseroan melalui anak usahanya PT Bumi Resources Minerals Tbk ($BRMS), akan mengembangkan pertambangan emas dan tembaga di Gorontalo, Sulawesi. Perseroan siap menginvestasikan dana sebesar US$48 juta atau sekitar Rp570 miliar. Perseroan menargetkan proyek Gorontalo bisa berproduksi mulai tahun 2017.
.
.
Blue Bird ($BIRD): Perseroan akan menambah 150 unit armada taksi pada tahun depan untuk meningkatkan jangkauan dan layanin di seluruh kawasan wisata Sumatera Barat.
.
.
Telekomunikasi Indonesia ($TLKM): Perseroan sedang mencari dana dari eksternal sebesar Rp6-10 triliun untuk membiayai belanja modal 2015 yang mencapai Rp20 triliun. Dana eksternal tersebut bersumber dari pinjaman bunk dan penerbitan obligasi.
.
.
Astra Internasional ($ASII): Perseroan saat ini sedang membangun satu menara perkantoran dan dua menara apartemen residensial di atas lahan seluas 3 Ha dikawasan Sudirman, Jakarta. Perseroan telah menjual 80% dari total 500 unit apartemen dan proyek tersebut ditargetkan akan selesai pada tahun 2017 atau awal 2018. Total nilai proyek tersebut sebesar US$600 juta.
.
.
Ciputra Property ($CTRP): Perseroan menginvestasikan dana sebesar Rp3.8 triliun untuk pengembangan tiga proyek yaitu dua menara apartemen dan satu menara perkantoran. Dana tersebut diperoleh dari kas internal, hasil penjualan dan pinjaman perbankan.
.
.
bunk Rakyat Indonesia ($BBRI): Perseroan sedang merampungkan aksi korporasi dengan mengakuisisi sebuah perusahaan asuransi yang memiliki aset senilai Rp13 triliun. Perseroan menargetkan akuisisi tersebut akan selesai pada kuartal 1-2015. Perseroan telah menganggarkan belanja modal sebesar Rp3 triliun untuk kebutuhan akuisisi di bidang perbankan, asuransi dan sekuritas.
.
.
Waskita Karya ($WSKT): Perseroan segera menyelesaikan transaksi akuisisi 60% saham PT Kresna Kusuma Dyandra Marga, pemegang konsesi tol layang Bekasi-Cawang-Kp. Melayu sebelum akhir tahun ini.
.
.
United Tractor ($UNTR): Peseroan menyiapkan dana belanja modal 2015 sebesar US$300 juta. Dana tersebut sebanyak 60%-65% akan digunakan untuk pengembangan unit usaha kerja sama pertambangan PT Pamapersada Nusantara dan sisanya untuk konstruksi mesin, mining contracting dan unit bisnis lainnya. Dana untuk belanja modal 2015 diperoleh dari kas internal Perseroan yang hingga Q3'14 sebesar Rp8.8 triliun. Selain itu, Perseroan berniat menjajaki bisnis mini hidro pada tahun depan dengan mengikuti tender proyek minihidro senilai Rp10 miliar di Jawa tengah.
.
.
Darma Henwa ($DEWA): Perseroan menyiapkan dana belanja modal 2015 sebesar US$40-41 juta untuk pengembangan proyek Datui dan Mulya. Perseroan akan menggunakan dana pinjaman perbankan, vendor alat dan perusahaan leasing untuk membiayai ekspansi tersebut. Perseroan telah menarik dana pinjaman perbankan senilai US$15 juta untuk mendanai sebagian belanja modal tersebut.
.
.
Enseval Putera Megatrading ($EPMT): Perseroan menargetkan pendapatan 2015 tumbuh 11% menjadi Rp15.4 triliun vs target pendapatan 2014 sebesar Rp13.95 triliun. Kenaikan pendapatan 2015 ditopang oleh bertambahnya cabang Perseroan.
.
.
bunk Of India Indonesia ($BSWD): Perseroan akan melakukan penawaran umum terbatas II (PUT II) kepada pemegang saham, dengan ketentuan setiap pemegang 5 saham lama berhak mendapatkan 1 HMETD untuk membeli 1 saham baru dengan harga Rp2800 per saham. Cum HMETD pada tanggal 10 Desember 2014. Dana hasil PUT II akan digunakan untuk memperkuat struktur permodalan dan meningkatkan aset produktif Perseroan.
.
.
Sumber: http://frankyrivan.com/berita-korporasi-1-desember-2014/

Best Regards,

Franky Rivan
+62 818 0857 9261
UOB Kay Hian Stockbroker
 
CLOSING $IHSG TODAY

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mempertahankan penguatannya hingga penutupan hari ini. IHSG ditutup menguat 14,4 poin atau 0,3 persen ke 5.164,29. Sore ini, sebanyak 143 saham menguat, 172 saham melemah, dan 86 saham stagnan. Mengawali perdagangan, telah terjadi transaksi sebesar Rp4,69 triliun dari 4,42 miliar lembar saham diperdagangkan.

Indeks LQ45 naik 4,37 poin atau 0,5 persen ke 890,7, Jakarta Islamic Index (JII) naik 2,38 poin atau 0,3 persen ke 685,4, IDX30 naik 2,2 poin atau 0,5 persen ke 457,23, dan indeks MNC36 naik 1,68 poin atau 0,6 persen ke 279,9. Sektor-sektor penggerak IHSG, bergerak dua arah, dengan kenaikan tertinggi di sektor properti naik 1,4 persen. Namun, sektor pertambangan anjlok hingga 2 persen begitu pula dengan sektor perkebunan anjlok hingga 1,9 persen.

Di Asia, Indeks Nikkei naik 130 poin atau 0,7 persen ke 17.590, indeks Hang Seng anjlok 620 poin ke 2,6 persen ke 23.367, dan Strait Times indeks turun 45 poin atau 1,3 persen ke 3.306.

Adapun saham-saham yang berada di jajaran top gainers, antara lain saham PT Indo Kordsa Tbk ($BRAM) naik Rp1.040 atau 22,8 persen ke Rp5.600, saham PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk ($INTP) naik Rp750 atau 3 persen ke Rp25.425, dan saham PT Gowa Makassar Tourism Development Tbk ($GMTD) Rp675 atau 9,4 persen ke Rp7.825.

Sedangkan saham-saham yang bergerak di jajaran top losers, antara lain saham PT Astra Agro Lestari Tbk ($AALI) turun Rp975 menjadi Rp23.025, saham PT Indo Tambangraya Megah Tbk ($ITMG) turun Rp625 atau 3,3 persen ke Rp18.400, dan saham PT Gudang Garam Tbk ($GGRM) Rp475 ke 0,8 persen ke Rp60.700.

Sumber: http://economy.okezone.com/read/2014/12/01/278/1073032/ihsg-berhasil-menguat-14-poin-di-awal-pekan

Best Regards,

Franky Rivan

+62 818 0857 9261
UOB Kay Hian Stockbroker
 
MARKET NEWS $IHSG

Pergerakan indeks pada perdagangan kemarin cenderung fluktuatif menyusul sentimen pasar yang cenderung mixed. Faktor data ekonomi RI yang dirilis kemarin cenderung mixed-netral dimana tingkat inflasi RI bulan November 2014 sebesar 1.5% sehingga tingkat inflasi tahunan sebesar 6.25% (masih sesuai target maksimal akhir tahun ini sebesar 8%). Sementara itu, neraca perdagangan RI bulan Oktober 2014 mengalami surplus sebesar US$23.2 juta vs konsensus defisit sebesar US$61 juta. Faktor indeks kawasan regional cenderung mixed dimana Hangseng ditutup melemah -620 poin di level 23367.45 dan indeks Nikkei ditutup menguat 130.25 poin pada level 17590.1. Menguatnya saham-saham sektor properti, perbankan, konstruksi diperkirakan karena reaksi positif investor terhadap data ekonomi RI yang masih sesuai dengan ekspektasi. Selain itu, penguatan indeks juga tertahan oleh cenderung melemahnya harga minyak mentah dunia ke level US$60-an per barel dan melemahnya nilai tukar Rupiah/US$ (Rp12300-an per US$). Indeks akhirnya ditutup menguat +14.4 poin pada level 5164.29 dengan nilai transaksi mencapai Rp4.29 triliun.

Faktor global, indeks Dow Jones dan Nasdaq semalam ditutup melemah karena reaksi negatif investor terhadap data manufaktur global yang tidak sesuai ekspektasi sehingga meningkatkan kekhawatiran terhadap melambatnya ekonomi global . Selain itu, data retail sales AS pada Black Friday yang mengecewakan turut memberikan sentimen negatif terhadap saham-saham sektor ritel AS. Data manufaktur China bulan November yang mengalami penurunan ke level 50.3 vs bulan sebelumnya sebesar 50.8. Sementara itu, data manufaktur November Jerman, Perancis dan Italia menunjukkan terjadinya kontraksi. Faktor harga minyak mentah yang masih melemah dan data manufaktur China yang mengecewakan diperkirakan masih akan berpengaruh negatif terhadap saham-saham sektor komoditas dan pertambangan.

Aspek teknikal indeks, pergerakan indeks untuk hari ini masih akan kembali tertahan oleh garis resistance di area 5165-5168. Jika pergerakan indeks gagal melakukan penguatan lebih lanjut maka hal ini dapat memicu aksi profit taking mengingat indeks sudah ditutup menguat secara berturut-turut dalam empat sesi sebelumnya. Range pergerakan indeks hari ini akan berkisar dianatar 5120 – 5175.

Sumber: http://frankyrivan.com/berita-pasar-2-desember-2014/

Best Regards,

Franky Rivan

+62 818 0857 9261
UOB Kay Hian Stockbroker
 
COMPLETE LATEST CORPORATE NEWS.
.
.
Ekonomi RI: Tingkat Inflasi RI Bulan November 2014 sebesar 1.5% yang dipicu oleh kenaikan harga BBM bersubsidi. Tingkat inflasi periode Januari 2014-November 2014 sebesar 5.75% dan tingkat inflasi tahunan sebesar 6.23%. Sementara itu, data neraca perdagangan RI bulan Oktober 2014 mengalami surplus sebesar US$23.3 juta. Neraca perdagangan periode Januari 2014-Oktober 2014 masih defisit sebesar US$1.64 miliar.
.
.
AKR Corporindo ($AKRA): Perseroan dan Pertamina ditetapkan sebagai badan usaha penyalur bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi untuk tahun 2015. Berapa kuota volume BBM yang akan disalurkan untuk masing-masing perusahaan masih dihitung. Perseroan saat ini telah memiliki SPBU sebanyak 200 unit.
.
.
Mandom Indonesia ($TCID): Perseroan menjual tanah dan bangunan di Sunter Jakarta senilai Rp500 miliar. Penjualan tanah dan bangunan tersebut sehubungan dengan relokasi pabrik dan kantor pusat ke Cibitung Bekasi. Perseroan menargetkan kantor baru dan pabrik baru akan selesai pada kuartal 1-2014. Dana hasil penjualan tersebut akan digunakan untuk membiayai pembangunan kantor dan pabrik baru serta untuk operasional. Pabrik baru Perseroan memiliki kapasitas produksi 1.6 kali dari kapasitas produksi saat ini.
.
.
Pan Brothers ($PBRX): Perseroan sedang menjajaki rencana akuisisi produsen garmen dan telah menyiapkan dana akuisisi sebesar US$20 juta atau sekitar Rp240 miliar. Perseroan menganggarkan belanja modal 2015 sebesar US$40 juta yang akan dialokasikan untuk ekspansi anorganik senilai US$20 juta dan pertumbuhan organik senilai US$20 juta. Dana belanja modal 2015 diperoleh dari kas internal dan lembaga keuangan.
.
Perseroan menargetkan penjualan 2015 tumbuh sebesar 10%-20% menjadi US$382.8-417.6 juta vs target penjualan 2014 sebesar US$348 juta. Meningkatnya penjualan 2015 ditopang oleh peningkatan kapasitas produksi 2015 sebesar 20% yoy (vs kapasitas tahun ini sebesar 42 juta potong) melalui penambahan pabrik baru.
.
.
Bukit Asam ($PTBA): Perseroan melalui anak usaha PT Bukit Multi Investama berencana mengakuisisi perusahaan jasa penambangan emas sebelum akhir tahun ini. Perseroan saat ini sedang dalam proses uji tuntas.
.
Perseroan menargetkan pertumbuhan penjualan tahun 2015 sebesar 15% karena kondisi pasar batu bara yang belum pulih. Perseroan menargetkan volume produksi 2015 sebesar 22.7 juta ton atau naik 14.6% dibandingkan target produksi 2014 sebesar 19.8 juta ton.
.
.
Medco Energi Internasional ($MEDC): Perseroan mencari pinjaman senilai Rp150 juta untuk refinancing utang senilai US$140 juta yang akan jatuh tempo Juni 2016.
.
.
Saratoga Investama Sedaya ($SRTG): Perseroan menyiapkan dana sekitar US$150 juta untuk investasi di 3 sektor utama yaitu sumber daya alam, infrastruktur dan konsumen pada tahun 2015. Selain itu, Perseroan juga berencana melakukan IPO saham dalam portofolionya yaitu PT Medco Power Indonesia dan PT Tri Wahana Universal. Perseroan memiliki 35% saham di PT Tri Wahana Universal yang bergerak dibidang penyulingan minyak dengan kapasitas produksi sebesar 16,000 barel per hari.
.
.
Tirta Mahakam Resources ($TIRT): Perseroan membatalkan penjualan pabrik senilai Rp71.12 miliar kepada PT Energi Baharu lestari karena pembeli sedang dalam proses evaluasi rencanya ekspansi menyusul kondisi ekonomi terkini.
.
.
Sumber: http://frankyrivan.com/berita-korporasi-2-desember-2014/

Best Regards,

Franky Rivan
+62 818 0857 9261
UOB Kay Hian Stockbroker
 
MARKET NEWS $IHSG

Indeks pada perdagangan kemarin ditutup menguat +11.5 poin pada level 5175.79 atau merupakan penutupan tertinggi sejak 24 September 2014. Faktor indeks kawasan regional pada perdagangan kemarin yang cenderung menguat diperkirakan memberikan sentimen positif terhadap pasar BEI. Penguatan indeks ditopang oleh aksi beli yang terjadi pada saham-saham $BBCA, $BMRI, $INTP, $WIKA, $PGAS. Namun demikian, penguatan indeks masih tertahan karena pergerakan saham unggulan yang cenderung mixed dimana saham $ASII, $EXCL, $SMGR, $UNTR dan $PTBA mengalami penurunan harga. Perdagangan juga diramaikan oleh aktifnya saham-saham lapis kedua dan ketiga seperti $TRAM, $WSKT, $TKIM yang mengalami kenaikan harga.

Hari ini, sentimen pasar global cenderung positif menyusul menguatnya indeks Dow Jones dan Nasdaq karena aksi spekulatif beli pada saham-saham sektor energi ditengah-tengah masih melemahnya harga minyak mentah dunia. Investor mengantisipasi terjadi teknikal rebound pada harga minyak yang telah mengalami penurunan yang signifikan. Menguatnya indeks global diperkirakan memberikan sentimen positif terhadap indeks kawasan regional yang pagi ini cenderung menguat.

Aspek teknikal indeks, pola candle pada perdagangan hari kemarin memberikan peringatan akan adanya potensi pullback pada perdagangan hari ini. Walaupun begitu trend pergerakan indeks masih dalam fase bullish sehingga jika terjadi pullback atau aksi profit taking hanya akan bersifat sementara saja. Range pergerakan indeks hari ini akan berkisar dianatar 5150 – 5190.

Sumber: http://frankyrivan.com/berita-pasar-3-desember-2014/

Best Regards,

Franky Rivan
+62 818 0857 9261
UOB Kay Hian Stockbroker
 
COMPLETE LATEST CORPORATE NEWS.
.
.
Garuda Indonesia ($GIAA): Perseroan menganggarkan belanja modal 2015 sebesar US$200 juta yang dialokasikan untuk mendatangkan 23 unit pesawat. Perseroan akan membeli 18 unit pesawat untuk Perseroan dan 5 unit pesawat untuk anak usahanya, PT Citilink Indonesia. Dana belanja modal akan diperoleh dari kas internal dan pinjaman. Perseroan akan mencari pinjaman senilai US$100 juta.
.
.
Sri Rejeki Isman ($SRIL): Perseroan akan memperluas usahanya ke sektor ritel dengan menginvestasikan dana sebesar US$50-100 juta. Perseroan secara bertahap akan mengembangkan bisnis ritel dalam 3 tahun ke depan melalui akuisisi merek pakaian jadi lokal dan global serta akan membangun toko-toko ritel. Kontribusi pendapatan dari bisnis ritel di targetkan mencapai Rp2 triliun dalam 3 tahun. Sementara itu, Perseroan menganggarkan belanja modal 2015 sebesar US$104 juta yang akan digunakan untuk menambah 6 juta potong pakaian jadi senilai US$10 juta, menambah 80 juta meter kain mentah senilai US$49 juta dan peningkatan kapasitas dyeing dan printing kain senilai US$45 juta.
.
.
Timah ($TINS): Perseroan akan menjual 90% saham anak usahanya PT Tanjung Alam Jaya kepada PT Duta Perwira Nusantara dengan nilai transaksi mencapai US$30 juta. PT Tanjung Alam Jaya merupakan perusahaan tambang batu bara di Kalimantan Selatan.
.
.
Greenwood Sejahtera ($GWSA): Perseroan akan melakukan penawaran umum obligasi berkelanjutan tahap I senilai Rp500 miliar. Total obligasi berkelanjutan yang akan diterbitkan Perseroan sebesar Rp1.5 triliun. Dana hasil penerbitan obligasi akan digunakan untuk mengakuisisi lahan dilokasi-lokasi kawasan strategis dan dekat kawasan bisnis. Perseroan telah menunjuk PT Samuel Securities sebagai penjamin emisi obligasi tersebut. Sementara itu, Perseroan telah menganggarkan belanja modal 2015 sebesar Rp1.2 triliun yang akan digunakan untuk mendanai dua proyek properti yang akan dimulai pada tahun depan. Dana untuk belanja modal 2015 akan diperoleh dari kas internal, pinjaman bunk dan marketing sales.
.
.
Indofarma ($INAF): Perseroan berencana mendivestasikan sebanyak 20% saham anak perusahaan PT Indofarma Global Medika (IGM) senilai US$20 juta pada tahun depan. Investor asing asal Korea Selatan dan Malaysia telah menyatakan kesanggupan untuk membelinya. Dana hasil penjualan saham tersebut akan digunakan untuk membayar utang. IGM bergerak dibidang distribusi obat-obatan dan peralatan kesehatan yang tersebar di seluruh Indonesia.
.
.
Tiphone Indonesia ($TELE): Perseroan akan melakukan penawaran umum obligasi berkelanjutan senilai total Rp2 triliun pada tahun depan. Dana hasil penerbitan obligasi akan digunakan untuk melunasi utang (refinancing).
.
.
Total Bangun Persada ($TOTL): Perseroan menargetkan pendapatan 2015 (diluar pendapatan KSO) meningkat 15% menjadi Rp2.3 triliun vs target pendapatan 2014 sebesar Rp2 triliun. Laba bersih 2015 ditargetkan meningkat 16.7% menjadi Rp175 miliar vs target laba bersih 2014 sebesar Rp150 miliar. Peningkatan kinerja 2015 ditopang oleh meningkatnya target kontrak baru 2015. Perseroan dalam periode Jan-Nov'14 telah mendapatkan kontrak baru sebesar Rp6.2 triliun atau melampaui target kontrak baru 2014 sebesar Rp5 triliun.
.
.
Agung Podomoro Land ($APLN): Perseroan akan melakukan penawaran obligasi berkelanjutan tahap III senilai Rp550 miliar. Obligasi tersebut berjangka waktu 5 tahun dengan tingkat kupon sebesar 12.5% per tahun.
.
.
BFI Finance Indonesia ($BFIN): Perseroan berencana menerbitkan obligasi senilai Rp700 miliar - Rp1 triliun pada kaurtal 2-2015. Penerbitan obligasi tersebut merupakan bagian dari penawaran umum berkelanjutan senilai Rp2.5 triliun.
.
.
Sentul City ($BKSL): Perseroan berencana menaikkan harga jual properti sebesar 15% mulai tahun depan karena kenaikan harga BBM subsidi, inflasi dan upah tenaga kerja. Perseroan menganggarkan belanja modal 2015 sebesar Rp750 miliar untuk membiayai proyek-proyek Perseroan. Perseroan pada tahun depan berencana meluncurkan 9-10 proyek baru.
.
.
Sumber: http://frankyrivan.com/berita-korporasi-3-desember-2014/

Best Regards,

Franky Rivan
+62 818 0857 9261
UOB Kay Hian Stockbroker
 
CLOSING $IHSG TODAY

Liputan6, Jakarta - Gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bervariasi pada hari ini. Hal itu dipicu aksi jual investor asing di sejumlah saham berkapitalisasi besar. Pada penutupan perdagangan saham Rabu (3/12/2014), IHSG melemah tipis 9,7 poin (0,19 persen) menjadi 5.166,04. Indeks saham LQ45 tergelincir 0,35 persen ke level 890,43. Sebagian besar indeks saham acuan melemah kecuali indeks saham DBX naik 0,28 persen ke level 713,79.

Di awal perdagangan saham, IHSG sempat menguat tipis lima poin ke level 5.180,26. IHSG berada di level tertinggi 5.187,35 dan terendah 5.157,15. IHSG melemah ini didorong dari 180 saham berada di zona merah. Sementara itu, 126 saham berada di zona hijau. Adapun 83 saham lainnya diam di tempat. Total frekuensi perdagangan saham sekitar 240.815 kali dengan volume perdagangan saham 6,41 miliar saham. Nilai transaksi harian saham sekitar Rp 5,46 triliun.

Secara sektoral, sebagian besar sektor saham melemah kecuali sektor saham perkebunan naik 0,98 persen dan sektor saham infrastruktur mendaki 0,13 persen. Sektor saham yang tertekan dipimpin oleh sektor saham aneka industri turun 1,18 persen, sektor saham industri melemah 0,44 persen, dan sektor saham perdagangan tergelincir 0,40 persen. Berdasarkan data RTI, investor asing melakukan aksi jual bersih sekitar Rp 200 miliar. Sedangkan pemodal lokal melakukan aksi beli bersih mencapai Rp 300 miliar.

Saham-saham yang mencatatkan kenaikan dan sebagai penggerak indeks saham ini antara lain saham SOCI menguat 12,73 persen ke level Rp 620 per saham, saham SIAP mendaki 6,1 persen ke level Rp 313 per saham, dan saham ADHI menguat 4,75 persen ke level Rp 2.980 per saham. Sedangkan saham-saham yang menekan IHSG yaitu saham AKRA tergelincir 3,59 persen ke level Rp 4.435 per saham, saham UNTR melemah 3,06 persen ke level Rp 17.400, saham INTP turun 1,85 persen ke level Rp 25.200 per saham.

Kepala Riset PT Universal Broker Securities, Satrio Utomo menuturkan, aksi jual yang dilakukan investor asing telah menekan IHSG. Sejumlah saham seperti PT Astra International Tbk (ASII), PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP), dan PT United Tractors Tbk mengalami aksi jual. "Bila IHSG ditutup di bawah 5.166 maka sinyalnya jelek," ujar Satrio saat dihubungi Liputan6.

Sementara itu, bursa saham regional variatif. Apalagi menurut Satrio, indeks saham Hong Kong Hang Seng yang ditutup di bawah support. Pada hari ini, indeks saham Jepang Nikkei naik 0,4 persen. Penguatan indeks saham diikuti indeks saham Shanghai menguat 0,5 persen, indeks saham Sydney mendaki 0,8 persen, indeks saham Korea Selatan Kospi menguat 0,3 persen, dan indeks saham Taipei naik 1,5 persen. Akan tetapi indeks saham Hong Kong Hang Seng tergelincir 0,5 persen dan indeks saham Mumbai turun 0,1 persen. (Ahm/)

Sumber: http://bisnis.liputan6.com/read/2142174/investor-asing-jual-saham-ihsg-melemah-tipis

Best Regards,

Franky Rivan
+62 818 0857 9261
UOB Kay Hian Stockbroker
 
MARKET NEWS $IHSG

Indeks BEI pada perdagangan kemarin akhirnya ditutup melemah -9.75 poin pada level 5166.04 setelah sempat bergerak fluktuatif antara teritorial positif-negatif. Melemahnya indeks diperkirakan dipicu oleh aksi profit taking yang dilakukan investor jangka pendek menyusul kenaikan indeks yang terjadi selama 5 hari perdagangan sebelumnya. Selain itu, faktor cenderung melemahnya nilai tukar Rupiah (Rp12300/US$) menahan laju penguatan indeks yang terjadi pada awal perdagangan kemarin. Secara umum, penutupan indeks kemarin masih berada di atas moving average jangka pendek dan menengah sehingga penurunan indeks diperkirakan masih bersifat konsolidasi. Hal ini juga ditopang oleh pergerakan saham-saham yang masih cenderung mixed.

Sentimen pasar global cenderung netral. Indeks Dow Jones dan Nasdaq semalam ditutup menguat tipis karena reaksi positif investor terhadap laporan The Fed bahwa ekonomi AS terus mengalami pertumbuhan dalam 2 bulan terakhir sehingga meningkatkan optimisme investor terhadap outlook ekonomi AS kedepan. Selain itu, aksi beli terjadi pada saham-saham sektor energi menyusul relatif stabilnya harga minyak mentah di sekitar level US $60-70 per barel. Investor sebaiknya berhati-hati untuk mengantisipasi berlanjutnya aksi profit taking yang mulai terjadi pada perdagangan kemarin.

Aspek teknikal indeks, pola candlestick pada perdagangan kemarin kembali memberikan signal negatif sehingga perlu diwaspadai adanya potensi pullback lanjutan pada perdagangan hari ini. Range pergerakan indeks hari ini akan berkisar diantara 5135 - 5185.

Sumber: http://frankyrivan.com/berita-pasar-4-desember-2014/

Best Regards,

Franky Rivan
+62 818 0857 9261
UOB Kay Hian Stockbroker
 
COMPLETE LATEST CORPORATE NEWS.
.
.
Bumi Resources ($BUMI): Standard & Poor's menurunkan peringkat utang obligasi global Perseroan senilai US$300 juta menjadi D (default) dari sebelumnya CCC. Standard & Poor's juga menurunkan peringkat utang Perseroan untuk skala Asean menjadi D dari sebelumnya SD. Turunnya peringkat utang tersebut karena Standard & Poor's tidak yakin Perseroan akan membayar utang tersebut setidaknya dalam 6 bulan.
.
.
Telekomunikasi Indonesia ($TLKM): Perseroan akan membangun data center di Singapura dengan kapasitas 20,000 meter persegi senilai US$115 juta. Pembangunan data center dilakukan melalui Telekomunikasi Indonesia International Pte Ltd (Telin Singapura). Dana untuk proyek tersebut berasal dari kas internal dan dana dari partnership.
.
.
Ekonomi RI: Fitch Rating mempertahankan peringkat sovereign Indonesia di BBB- (investment grade) dengan outlook stabil. Peringkat tersebut mencerminkan keberhasilan bunk Indonesia mengembalikan tingkat inflasi ke kisaran yang ditargetkan, menurunkan laju pertumbuhan kredit, dan menambah cadangan devisa.
.
.
Obligasi RI: Pemerintah akan menerbitkan 57% dari target obligasi untuk pembiayaan APBN 2015 pada semester 1-2015. Hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi pengetatan likuiditas akibat dari normalisasi moneter AS. Sisanya akan diterbitkan pada semester 2-2015.
.
.
Sektor Infrastruktur: Pemerintah memastikan akan mengalokasikan dana sebesar Rp11 triliun dari dana pengalihan subsidi BBM untuk infrastruktur jalan pada tahun 2015. Dana tersebut termasuk untuk pembebasan lahan jalan tol sepanjang 1500 km.
.
.
bunk Tabungan Pensiunan Nasional ($BTPN): Perseroan akan membeli perusahaan asuransi jiwa pada tahun depan untuk menggarap pangsa pasar baru. Perseroan menyiapkan dana minimal sebesar Rp100 miliar untuk membeli perusahaan asuransi.
.
.
bunk CIMB ($BNGA): Perseroan memproyeksikan laba bersih 2014 mencapai Rp3 triliun atau turun dibandingkan dengan laba bersih 2013 sebesar Rp4.29 triliun. Penurunan laba bersih 2014 disebabkan oleh kenaikan suku bunga yang berdampak pada naiknya biaya dana (cost of fund). .
.
.
Indofood Sukses Makmur ($INDF): Perseroan telah menjual 49% saham PT Nissinmas senilai US$5.4 juta kepada Nissin Foods Holdings Co Ltd. Transaksi penjualan saham tersebut dilakukan pada 1 Desember 2014. .
.
.
IPO: PT Archi Indonesia menunda penawaran umum perdana saham senilai Rp3-3.9 triliun menyusul melemahnya harga emas di pasar dunia sebesar 18% hingga awal November 2014.
.
.
Kertas Basuki Rachmat Indonesia ($KBRI): Perseroan akan menginvestasikan dana sebesar US$45 juta pada tahun ini untuk menyelesaikan pembangunan paper machine (PM)3 dan meningkatkan produksi PM 4. Sumber pendanaan investasi tersebut berasal dari pinjaman sindikasi bunk yaitu $BBNI, $BKSW, dan Indonesia Exim bunk.
.
.
Radiant Utama Interisco ($RUIS): Perseroan menargetkan pertumbuhan pendapatan sebesar 10%-15% menjadi Rp2.2-2.3 triliun pada tahun 2015 dibandingkan dengan target pendapatan 2014 sebesar Rp2 triliun. Kenaikan pendapatan 2015 didukung oleh naiknya target perolehan kontrak baru pada tahun 2015.
.
.
Metropolitan Land ($MTLA): Perseroan mendapatkan pinjaman senilai Rp415 miliar dari $BMRI untuk membiayai ekspansi pada tahun 2015. Dana tersebut akan digunakan untuk pembangunan Metropolitan Mall Cileungsi senilai Rp150 miliar, mengembangkan Metland West City senilai Rp165 miliar, dan membangun infrastruktur di sejumlah proyek Perseroan senilai Rp100 miliar. Sisanya Rp100 miliar untuk modal kerja yang dapat diambil sesuai kebutuhan.
.
.
Sumber: http://frankyrivan.com/berita-korporasi-4-desember-2014/

Best Regards,

Franky Rivan
+62 818 0857 9261
UOB Kay Hian Stockbroker
 
CLOSING $IHSG TODAY

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari keempat pekan ini ditutup berhasil menguat. IHSG terkerek 11,12 poin atau 0,22% ke level 5.177,16. IHSG pagi tadi dibuka balik arah menguat (rebound) didukung positifnya Wall Street semalam dan bursa Asia. IHSG naik 10,28 poin atau 0,20% ke level 5.176,32 dan pada akhir sesi I, IHSG menguat tipis ke 5.175,84.

Sementara IHSG kemarin mengakhiri reli selama enam hari berturut-turut. IHSG tergerus 9,75 poin atau 0,19% ke level 5.166,04. Koreksi tersebut di tengah menguatnya mayoritas bursa Asia. Sementara sore ini, bursa Asia ditutup positif. Indeks Hang Seng melonjak 403,94 poin atau 1,72% ke 23.832,56; indeks Shanghai menguat 119,93 poin atau 4,31% ke 2.899,46; indeks Nikkei 225 naik 166,78 poin atau 0,94% ke 17.887,21; dan indeks Straits Times menguat 1,39 poin atau 0,04% ke 3.304,78.

Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp5,95 triliun dengan 7,77 miliar saham diperdagangkan dan transaksi beli asing Rp44,98 miliar. Tercatat 179 saham naik, 146 saham melemah dan 83 saham stagnan. Sektor saham hari ini hampir semuanya positif. Sektor dengan penguatan tertinggi adalah perkebunan, yang naik 1,97%, diikuti tambang menguat 1,89%. Sedangkan yang melemah hanya sektor keuangan, yang susut 0,37%.

Adapun saham yang menguat, diantaranya PT BISI International Tbk ($BISI) naik Rp125 menjadi Rp640, PT Trada Maritime Tbk ($TRAM) naik Rp96 menjadi Rp483, dan PT Astra International Tbk ($ASII) naik Rp125 menjadi Rp7.025. Sementara saham yang anjlok, diantaranya PT Gudang Garam Tbk ($GGRM) turun Rp550 menjadi Rp59.950, PT Mayora Indah Tbk ($MYOR) turun Rp300 menjadi Rp23.400, dan PT Bayan Resources Tbk ($BYAN) turun Rp125 menjadi Rp6.700.

Sumber: http://ekbis.sindonews.com/read/933041/32/ihsg-ditutup-terkerek-11-poin-ke-level-5-177-1417684600

Best Regards,

Franky Rivan
+62 818 0857 9261
UOB Kay Hian Stockbroker
 
MARKET NEWS $IHSG

Indeks pada perdagangan sesi I bergerak fluktuatif dalam kisaran sempit antara 5180-5160. Faktor menguatnya indeks kawasan regional dan relatif stabilnya nilai tukar Rupiah/US$ (Rp12300/US$) berhasil memberikan sentimen positif terhadap pasar sehingga mendorong investor untuk kembali melakukan aksi beli. Indeks pada perdagangan sesi II bergerak dengan kecenderungan menguat menuju sekitar level psikologis 5200 dan terlihat tekanan jual cenderung meningkat disekitar level tersebut. Indeks akhirnya ditutup menguat +11.12 poin pada level 5177.16 dengan nilai transaksi mencapai Rp4.58 triliun. Broker asing tercatat mengalami net buy sebesar Rp45.72 miliar. Statistik perdagangan saham juga didominasi saham-saham yang mengalami penguatan. Sebanyak 179 saham mengalami kenaikan harga dan 146 saham mengalami penurunan serta 83 saham stagnan.

Sentimen pasar global cenderung netral sampai melemah tipis menyusul ECB (European Central bunk) pada perdagangan kemarin tidak meluncurkan langkah-langkah stimulus baru. Indeks Dow Jones dan Nasdaq pada perdagangan semalam juga ditutup melemah tipis akibat sentimen negatif dari stimulus menyusul keputusan ECB untuk menunda stimulus sampai awal tahun baru. Indeks Dow Jones ditutup melemah tipis sebesar 12.50 poin atau 0.07% sedangkan indeks S&P turun sebesar 2.41 poin atau 0.12%. Bursa regional dibuka mixed pada pembukaan perdagangan pagi hari ini dengan indeks Hang Seng dibuka menguat tipis dan indeks Nikkei225 dibuka melemah tipis. Hal ini diperkirakan memberikan sentimen yang netral terhadap indeks BEI hari ini.

Aspek teknikal indeks, pergerakan harga masih akan terus terlihat melakukan test terhadap garis resistance psikologis di level 5200. Namun demikian indeks akan bergerak tipis sehingga potensi untuk flat atau mixed perlu diwaspadai lebih lanjut. Range pergerakan indeks hari ini akan berkisar diantara 5140 – 5200.

Sumber: http://frankyrivan.com/berita-pasar-5-desember-2014/

Best Regards,

Franky Rivan
+62 818 0857 9261
UOB Kay Hian Stockbroker
 
COMPLETE LATEST CORPORATE NEWS.
.
.
Surya Semesta Internusa ($SSIA): Perseroan menjual sebanyak 75 juta (3%) saham Nusa Raya Cipta ($NRCA) sebesar Rp75 miliar pada harga Rp1.000 per saham kepada institusi lokal domestik. Dengan demikian, kepemilikan perseroan berkurang menjadi 62.5% dari sebelumnya 65.5%.
.
.
Wijaya Karya ($WIKA): Perseroan sudah menyuntik dana sebesar Rp150 miliar ke WIKA Realty dari rencana dana yang akan diberikan sebesar Rp300 miliar untuk mengembangkan WIKA Realty menjadi perusahaan properti yang mengarah pada recurring income. Total suntikan dana sebesar Rp300 miliar akan digunakan untuk menambah landbank di Surabaya, Manado, Bali, Yogyakarta, dan Jabodetabek. Selain itu, perseroan juga akan menyuntik dana ke anak usaha lainnya yaitu WIKA Gedung sebesar Rp100 miliar. Tahun depan, perseroan menargetkan kontrak baru sebesar Rp30.5 triliun atau tumbuh 48.78% dibanding target tahun ini. Dengan memasukkan carry over tahun 2014, perseroan berharap tahun depan bisa memiliki kontrak senilai Rp55.8 triliun. Pendapatan dan laba bersih 2015 ditargetkan mencapai masing-masing Rp15.8 triliun dan Rp700 miliar.
.
.
bunk Tabungan Pensiunan Nasional ($BTPN): Perseroan berupaya meminimalisasi kredit konsumsi untuk segmen pensiunan guna menekan rasio kredit bermasalah (non performing loan/NPL) di Kawasan Timur Indonesia. Karakteristik penyaluran kredit di KTI lebih kencang dibandingkan dengan penghimpunan dana pihak ketiga (DPK). Kondisi tersebut menyebabkan loan to deposit ratio (LDR) di atas 100% karena harus mendatangkan lebih banyak dana dari daerah lain.
.
.
Multi Bintang Indonesia ($MLBI): Perseroan sedang menjajaki sejumlah negara baru untuk tujuan ekspor seiring dengan melonjaknya permintaan akan produk perseroan. Saat ini, perseroan telah mengekspor produknya ke Australia, Jepang, dan Korea Selatan.
.
.
First Media ($KBLV): Perseroan tengah menjajaki dana dari luar perseroan untuk mencukupi belanja modal 2015 sebesar Rp1.2 triliun. Belanja modal tersebut akan digunakan untuk membangun 250.000 homepass. Sebagian besar dana belanja modal akan diambil dari private placement senilai Rp1.3 triliun setelah melepas 7.45% sahamnya dalam anak usahanya, PT link Net ($LINK) kepada Credit Suisse (Singapore) Limited, Goldman Sachs International, dan CIMB bunk Berhad Cabang Labuan Offshore.
.
.
Argo Pantes ($ARGO): Perseroan memutuskan untuk menutup sementara salah satu pabriknya akibat merugi dalam 5 tahun terakhir. Pabrik yang ditutup pada tanggal 1 Desember adalah yang berlokasi di kawasan industri MM2010, Desa Gandamekar, Cibitung, Bekasi.
.
.
Trikomsel Oke ($TRIO): Perseroan membentuk anak usaha baru bernama Trikomsel Internet Media Incorporation (TIMI) untuk meningkatkan bisnis internet dan media perseroan.
.
.
Citra Marga Nusaphala Persada ($CMNP): Perseroan berniat untuk menerbitkan obligasi hingga senilai Rp3.0 triliun. Dana hasil emisi obligasi tersebut akan digunakan untuk mengerjakan proyek ruas tol Bojong Gede - Yasmin - Ciawi (Bomici).
.
.
Ciputra Property ($CTRP): Perseroan menjual aset berupa apartemen mewah Ascott Kuningan Jakarta kepada Capitaland Ltd, salah satu pengembang properti terbesar di Asia. Nilai penjualan tersebut mencapai Sin$90 juta atau sekitar Rp840 miliar. Apartemen mewah Ascott Kuningan merupakan bagian dari kawasan terpadu Ciputra World 1 dengan area seluas 5.5 ha.
.
.
Adaro Energy ($ADRO): Perseroan akan membagikan dividen interim sebesar US$30 juta untuk 31.9 miliar saham atau setara US$0.00094 per saham. Recording date pada 2 Januari 2015 dan payment date pada 16 Januari 2015. Cum dan ex dividen di pasar reguler dan negosiasi pada 24 dan 29 Desember 2014, sedangkan di pasar tunai pada 2 dan 5 Januari 2015.
.
.
Sumber: http://frankyrivan.com/berita-korporasi-5-desember-2014/

Best Regards,

Franky Rivan
+62 818 0857 9261
UOB Kay Hian Stockbroker
 
CLOSING $IHSG TODAY

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan akhir pekan ini ditutup berhasil menguat (rebound). IHSG terkerek 10,83 poin atau 0,21% ke level 5.187,99. IHSG pagi tadi dibuka naik 12,78 poin atau 0,26% ke level 5.190,52 dan pada akhir sesi I, IHSG juga masih bertahan menguat ke 5.186,72.

Sementara IHSG kemarin juga mampu berakhir di zona hijau. IHSG terkerek 11,12 poin atau 0,22% ke level 5.177,16.Penguatan tersebut di tengah menguatnya bursa Asia. Sementara sore ini bursa Asia ditutup positif. Indeks Hang Seng naik 170,08 poin atau 0,71% ke 24.002,64; indeks Shanghai menguat 38,19 poin atau 1,32% ke 2.937,65; indeks Nikkei 225 naik 33,24 poin atau 0,19% ke 17.920,45; dan indeks Straits Times juga naik 14,17 poin atau 0,40% ke 3.318,71.

Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp4,36 triliun dengan 5,70 miliar saham diperdagangkan dan transaksi beli asing Rp730,77 miliar. Tercatat 147 saham naik, 135 saham melemah dan 120 saham stagnan. Sektor saham hari ini ditutup variatif. Sektor dengan penguatan tertinggi adalah perkebunan yang naik 1,50%. Sedangkan yang melemah paling dalam adalah sektor minyak yang susut 0,37%.

Adapun saham yang menguat, di antaranya PT Astra Agro Lestari Tbk ($AALI) naik Rp975 menjadi Rp24.400, PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk ($ICBP) naik Rp150 menjadi Rp11.750, dan PT Indocement Tunggal Prakasa Tbk ($INTP) naik Rp75 menjadi Rp25.200. Sementara saham yang anjlok, diantaranya PT Enseval Putera Megatrading Tbk ($EMPT) turun Rp130 menjadi Rp2.870, PT Gudang Garam Tbk ($GGRM) turun Rp375 menjadi Rp59,575, dan PT Indo Tambangraya Megah Tbk ($ITMG) turun Rp325 menjadi Rp18.000.

Sumber: http://ekbis.sindonews.com/read/933569/32/ihsg-akhir-pekan-ditutup-rebound-ke-5-187-99-1417771310

Best Regards,

Franky Rivan
+62 818 0857 9261
UOB Kay Hian Stockbroker
 
MARKET NEWS $IHSG

Faktor global, data ekonomi AS non-farm payroll menunjukkan terjadi penambahan 321,000 pekerja pada bulan November atau merupakan yang tertinggi sejak Januari 2013. Tingkat pengangguran AS sebesar 5.8% selama 2 bulan berturut-turut. Data tersebut menunjukkan signal baru bahwa pertumbuhan pasar tenaga kerja dapat memacu pertumbuhan upah yang lebih cepat. Hal tersebut merupakan faktor utama yang dapat membantu The Fed untuk menentukan kapan suku bunga akan mulai dinaikkan. Indeks Dow Jones dan Nasdaq ditutup menguat karena reaksi positif investor terhadap data tenaga kerja AS yang menunjukkan pertumbuhan yang kuat. Selain itu, melemahnya harga minyak mentah telah mendorong turunnya harga BBM sehingga konsumer AS memiliki kemampuan konsumsi lebih besar dan akhirnya dapat turut mendorong pertumbuhan ekonomi AS.

Secara umum sentimen pasar cenderung positif menyusul menguatnya indeks global dan indeks kawasan regional pagi ini yang cenderung mixed-flat (netral). Namun demikian, investor sebaiknya tetap mencermati pergerakan nilai tukar Rp/US$ karena penguatan indeks diperkirakan dapat tertahan jika nilai tukar Rp/US$ terus melemah menuju level Rp12,500/US$. Salah satu yang mendorong melemahnya nilai tukar Rp/US$ diperkirakan meningkatnya kekhawatiran pelaku pasar uang terhadap kemungkinan The Fed akan menaikan suku bunga The Fed lebih cepat dari yang diperkirakan sebelumnya seiring terus bertumbuhnya pasar tenaga kerja AS.

Aspek teknikal indeks, pergerakan indeks terlihat terus bergerak naik dan diyakini pada minggu ini berpotensi untuk menguji garis resistance di level 5262 yang juga merupakan level tertinggi di bulan Juli. Namun demikian indeks kemungkinan akan tertahan di bawah level resistance tersebut. Range pergerakan indeks pada minggu ini akan berkisar diantara 5145 – 5250.

Sumber: http://frankyrivan.com/berita-pasar-8-desember-2014/

Best Regards,

Franky Rivan
+62 818 0857 9261
UOB Kay Hian Stockbroker
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.