• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Update Informasi Pasar Daily

CLOSING $IHSG TODAY

Liputan6, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak fluktuaktif dengan kecenderungan mendatar pada perdagangan saham hari ini. Sentimen penetapan suku bunga acuan/BI Rate mendominasi gerak IHSG.

Pada penutupan perdagangan saham, Kamis (13/11/2014), IHSG turun tipis 0,17 poin ke level 5.048,66. Indeks saham LQ45 menguat 0,16 persen ke level 864,55. Sebagian besar indeks saham acuan menguat pada hari ini kecuali indeks saham DBX dan Pefindo25. Perdagangan saham hari ini, IHSG dibuka melemah tipis dua poin ke level 5.046,49. Level tertinggi IHSG menyentuh kisaran 5.052 dan terendah 5.029. Pergerakan IHSG juga ditopang dari 145 saham berada di zona merah.

Pelemahan IHSG yang terbatas didorong dari 130 saham berada di zona hijau. Sedangkan 102 saham lainnya diam di tempat. Total frekuensi perdagangan saham sekitar 178.500 kali dengan volume perdagangan saham 3,77 miliar saham. Nilai transaksi harian saham cenderung tipis sekitar Rp 3,46 triliun.

Secara sektoral, sebagian besar sektor saham menguat pada hari ini kecuali sektor saham perkebunan turun 0,81 persen, sektor saham tambang melemah 0,67 persen, sektor saham aneka industri tergelincir 0,28 eprsen dan sektor saham keuangan turun 0,21 persen. Sedangkan sektor saham yang memimpin penguatan antara lain sektor saham perdagangan naik 0,54 persen, sektor saham konstruksi menguat 0,27 persen, dan sektor saham consumer goods mendaki 0,22 persen.

Saham-saham yang menguat dan jadi penggerak indeks saham antara lain saham $MPPA naik 3,33 persen ke level Rp 3.100 per saham,, saham $MNCN menguat 2,55 persen ke level Rp 2.410 per saham, dan saham $UNTR naik 2,7 persen ke level Rp 19.000 per saham. Sedangkan saham-saham berkapitalisasi besar cenderung tertekan hari ini. Saham $ITMG melemah 6,3 persen ke level Rp 18.200 per saham, saham $ISAT tergelincir 3,76 persen ke level Rp 3.200 per saham, dan saham $SRIL melemah 7,64 persen ke level Rp 145 per saham.

Analis PT Asjaya Indosurya Securities, William Suryawijaya menuturkan, ada sejumlah sentimen yang mempengaruhi laju IHSG. pelaku pasar menanti pengumuman suku bunga acuan/BI Rate memberikan pengaruhi ke gerak IHSG. BI Rate akhirnya diputuskan tetap di 7,5 persen menunjukkan kondisi ekonomi Indonesia stabil.

Selain itu, tekanan pada hari ini juga dipengaruhi oleh sentimen bursa saham global terutama bursa Amerika Serikat (AS) yang melemah pada Rabu malam waktu New York. Hal ditambah aksi jual saham-saham lapis kedua oleh pelaku pasar juga menekan IHSG. "Namun adanya aliran dana investor asing yang terus masuk ke bursa saham pada pekan ini menunjukkan animo investor cukup tinggi masuk pasar modal Indonesia," ujar William, saat dihubungi Liputan6.com.

Bursa saham Asia cenderung variatif hari ini. Indeks saham Jepang Nikkei menguat 1,1 persen. Ini diikuti indeks saham Hong Kong Hang Seng mendaki 0,3 persen, dan indeks saham Taipei naik 0,7 persen. Sedangkan indeks saham Shanghai melemah 0,4 persen, indeks saham Sydney turun 0,4 persen, dan indeks saham Korea Selatan Kospi tergelincir 0,3 persen. (Ahm/)

Sumber: http://bisnis.liputan6.com/read/2133576/bi-rate-betah-di-75-ihsg-ditutup-mendatar

Best Regards,

Franky Rivan
+62 818 0857 9261
UOB Kay Hian Stockbroker
 
MARKET NEWS $IHSG

Indeks pada perdagangan kemarin bergerak pada kisaran sempit antara level 5029-5053 dan akhirnya ditutup melemah tipis -0.17 poin pada level 5048.67. Nilai transaksi perdagangan relatif rendah Rp2.9 triliun dan volume transaksi relatif menurun dibandingkan dengan perdagangan hari sebelumnya. Pola pergerakan indeks yang cenderung flat dan perdagangan saham yang relatif sepi menunjukkan indeks masih berada dalam fase konsolidasi. Selain itu, range pergerakan indeks masih berada antara support dan resisten konsolidasinya. Faktor global yang cenderung netral dan minimnya sentimen pasar dari dalam negeri serta cenderung melemahnya nilai tukar Rp/US$ (Rp12,200 an/US$) turut mendorong investor untuk mengambil sikap wait & see.

Faktor global cenderung netral, indeks Dow Jones dan Nasdaq pada perdagangan semalam menguat tipis karena sentimen pasar yang cenderung mixed. Penguatan indeks global karena reaksi positif investor terhadap data jobless claims AS yang masih dibawah rata-rata 300,000 dan data penjualan retailer Wal-Mart yang meningkat, tertahan oleh sentimen negatif melemahnya saham sektor energi. Melemahnya saham sektor energi dipicu oleh cenderung melemahnya harga minyak mentah dunia di pasar future ke level US$75 per barel.

Aspek teknikal indeks, pergerakan harga kembali terlihat membentuk pola doji, dimana hal ini mencerminkan ketidak pastian arah trend. Indeks juga terlihat melekat dekat garis moving average 20-hari mengakibatkan arah pergerakan trend menjadi tidak jelas. Range pergerakan indeks diperkirakan akan berkisar antara 5030 - 5060 untuk hari ini.

Sumber: http://frankyrivan.com/berita-pasar-14-november-2014/

Best Regards,

Franky Rivan

+62 818 0857 9261
UOB Kay Hian Stockbroker
 
CLOSING $IHSG TODAY

Liputan6, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak fluktuaktif pada perdagangan hari ini. Meskipun minim sentimen, IHSG mampu ditutup menguat. Pada penutupan perdagangan saham, Jumat (14/11/2014), IHSG naik tipis 0,82 poin ke level 5.049,49. Indeks saham LQ45 menguat 0,11 persen ke level 865,52. Sebagian besar indeks saham acuan menguat pada hari ini kecuali indeks saham Pefindo25. Pada pembukaan hari ini, indeks melemah 1,31 poin atau 0,03 persen ke level 5.047,35. Indeks saham LQ45 juga turun 0,07 persen ke level 863,92.

Level tertinggi IHSG menyentuh kisaran 5.068,77 dan terendah di 5.035,46. Pada hari ini, 121 saham bergerak menghijau, 154 saham bergerak melemah dan 90 saham diam di tempat. Total frekuensi perdagangan saham sekitar 168.934 kali dengan volume perdagangan saham 4,97 miliar saham. Nilai transaksi harian saham cenderung tipis sekitar Rp 4,57 triliun. Berdasarkan data RTI, investor asing melakukan aksi jual bersih sebesar Rp 200 miliar. Sedangkan pemodal lokal melakukan aksi beli sekitar Rp 200 miliar pada perdagangan saham hari ini.

Secara sektoral, sebagian besar sektor saham menguat pada hari ini kecuali sektor saham perkebunan turun 0,26 persen, sektor saham tambang melemah 0,74 persen, sektor saham consumer goods tergelincir 0,40 persen dan sektor saham perdagangan turun 0,81 persen.

Saham-saham yang menguat dan jadi penggerak indeks saham antara lain saham $WICO naik 21,28 persen ke level Rp 114 per saham,, saham $SMDR menguat 18,67 persen ke level Rp 11.600 per saham, dan saham $GZCO naik 17,31 persen ke level Rp 122 per saham.

Analis First Asia Capital, David Sutyanto menjelaskan, IHSG bergerak gamang pada hari ini karena memang minim sentimen dari dalam negeri. Pengumuman BI Rate kemarin tidak memberikan sentimen yang cukup signifikan ke pasar modal karena menetap di level 7,5 persen. Pelaku pasar melihat bahwa bunk Indonesia belum saatnya untuk menaikkan BI Rate karena belum ada kepastian dari pemerintah mengenai kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi.

Oleh sebab itu, sentimen yang menggerakkan IHSG apda hari ini adalah sentimen regional. "Malam tadi ada pengumuman PMI industri China yang mengalami perlambatan dan juga penurunan harga minyak," tuturnya. Dengan adanya sentimen tersebut, indeks cenderung konsolidasi dan bergerak melemah tipis. Namun pada akhir perdagangan IHSG mampu menguat.

Sumber: http://bisnis.liputan6.com/read/2134141/sempat-tertekan-ihsg-mampu-parkir-di-zona-hijau

Best Regards,

Franky Rivan
+62 818 0857 9261
UOB Kay Hian Stockbroker
 
MARKET NEWS $IHSG

Pergerakan indeks pada perdagangan selama minggu lalu cenderung menguat diperkirakan dipengaruhi oleh faktor ekonomi RI, penaikan harga BBM bersubsidi. Sementara itu, faktor global dan regional cenderung netral karena menyusul pergerakan indeks global dan regional yang cenderung mixed-flat. Penguatan indeks terjadi pada awal perdagangan minggu lalu ditopang oleh meningkatnya optimisme pelaku pasar terhadap kemungkinan pemerintah akan segera menaikkan harga bbm bersubsidi. Namun demikian, indeks dalam 3 hari perdagangan terakhir cenderung bergerak sideway menyusul pernyataan menteri ESDM bahwa pemerintah akan mengumumkan kenaikan harga bbm bersubsidi setelah presiden Jokowi pulang dari lawatan international (16/11). Investor kembali mengambil sikap wait & see menyusul kembali meningkatnya ketidakpastian mengenai waktu dan besaran kenaikan harga BBM bersubsidi. Indeks pada perdagangan Jumat akhir minggu lalu ditutup menguat tipis +0.82 poin pada level 5049.49.

Hari ini, sentimen pasar global masih cenderung netral karena indeks Dow Jones dan Nasdaq masih cenderung mixed-flat. Faktor dalam negeri juga masih cenderung netral mengingat investor masih akan terus mencermati kapan pemerintah akan melakukan penaikan harga BBM bersubsidi. Faktor global sepanjang minggu ini juga diperkirakan cenderung netral karena belum ada faktor yang cukup signifikan yang dapat mempengaruhi arah pergerakan indeks global. Indeks diperkirakan masih akan melanjutkan pola konsolidasi yang telah berlangsung sejak 3 hari perdagangan terakhir.

Aspek teknikal indeks, pergerakan harga mingguan terlihat terhambat oleh garis moving average 20-week sehingga untuk minggu ini diperkirakan pergerakan akan berpotensi untuk mixed/flat, sedangkan untuk pergerakan hari ini indeks akan terlihat cenderung menguat tipis. Range pergerakan indeks untuk minggu ini diperkirakan akan berkisar antara 4985 – 5090.

Sumber: http://frankyrivan.com/berita-pasar-17-november-2014/

Best Regards,

Franky Rivan

+62 818 0857 9261
UOB Kay Hian Stockbroker
 
COMPLETE LATEST CORPORATE NEWS.
.
.
Media Nusantara Citra ($MNCN): Perseroan berencana menguasai seluruh saham PT Cipta Televisi Pendidikan Indonesia (CTPI). Perseroan berencana membeli 25% saham CTPI yang dimiliki oleh Siti Hardiyanti Rukmana. CTPI merupakan perusahaan yang mengoperasikan stasiun televisi MNC TV (dahulu bernama TPI). Perseroan saat ini sedang melakukan proses negosiasi untuk mengakuisisi 25% saham CTPI milik Siti Hardiyanti Rukmana.
.
.
Telekomunikasi Indonesia ($TLKM): Singapore Telecomunications Ltd (sing tel) telah merestui rencana Perseroan untuk melakukan monetisasi menara PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel). SingTel saat ini merupakan pemegang 35% saham Telkomsel. Perseroan akan melakukan monetisasi sebanyak 4,000 menara dari total 14,000 menara Telkomsel.
.
.
Alam Sutera Realty ($ASRI): Perseroan menyiapkan belanja modal 2015 sebesar Rp2.2 triliun atau lebih besar dari alokasi belanja modal 2014 sebesar Rp1.5 triliun. Dana tersebut akan digunakan untuk membeli lahan di Pasar Kemis dan Serpong senilai Rp1.15 triliun, dan sisanya untuk membangun gedung apartemen dan menara perkantoran. Pembangunan menara perkantoran ada dua yaitu The Tower dan Prominence di Serpong. Sementara itu, pembangunan apartemen yaitu satu menara di Paddington Heights Alam Sutera dan empat menara di Kota Ayodhya. Dana untuk belanja modal 2015 seluruhnya diperoleh dari kas internal Perseroan.
.
Selain itu, Perseroan berencana melunasi utang obligasi senilai US$66.57 juta pada Maret 2015 yang seharusnya jatuh tempo pada tahun 2017. Percepatan pembayaran obligasi tersebut bertujuan untuk menekan beban keuangan Perseroan. Dana untuk pelunasan obligasi akan diperoleh dari kas internal.
.
.
Plaza Indonesia Realty ($PLIN): Perseroan menambah modal anak usahanya PT Plaza Indonesia Urban sebesar Rp290 miliar. Penambahan modal tersebut dilakukan untuk rencana proyek pembangunan properti di Jakarta Selatan dan Serpong. Perseoran merupakan pemegang 99.99% saham PT Plaza Indonesia Urban.
.
.
Cowell Development ($COWL): Perseroan akan membangun apartemen 45 Antasari Jakarta diatas lahan seluas 2.5 ha, senilai Rp3 triliun. Pada tahap pertama perseroan akan mengembangkan satu menara apartemen dengan 990 unit apartemen senilai Rp2 triliun. Pada tahap kedua, Perseroan akan mengembangkan menara kedua dengan 800 unit apartemen dengan nilai investasi sebesar Rp1 triliun.
.
.
Jasa Marga ($JSMR): Perseroan pada tahun depan menargetkan dapat mengoperasikan 3 ruas jalan tol di Jawa Timur. Ketiga ruas tol tersebut adalah Gempol-Pandaan (Q1-15), Gempol-Pasuruan seksi I Gempol-Rembang (Q3-15) dan Surabaya-Mojokerto seksi IV Krian-Mojokerto.
.
.
bunk Central Asia ($BBCA): Perseroan akan membagikan dividen interim 2014 sebesar Rp50 per saham. Cum dividen interim di pasar reguler pada tanggal 4 Desember 2014.
.
.
Humpuss Intermoda Transportasi ($HITS): Perseroan menyiapkan belanja modal 2015 sebesar US$315 juta untuk menambah jumlah armada kapal baru. Perseroan pada tahun depan menargetkan akan memperoleh proyek sektor gas dengan investasi US$205 juta. Selain itu, Perseroan menganggarkan dana sebesar US$30 juta untuk menambah kapal tanker dan US$65 juta untuk sektor pengeboran lepas pantai. Dana belanja modal akan dibiayai 80% dari pinjaman dan kas internal serta sisanya dengan joint operation dengan mitra strategis.

Perseroan berencana melepas sebanyak 40-51% saham anak perusahaannya PT Humpuss Transportasi Curah pada akhir tahun ini. Perseroan menargetkan akan memperoleh dana sebesar US$15 juta.
.
.
Sumber: http://frankyrivan.com/berita-korporasi-17-november-2014/

Best Regards,

Franky Rivan
+62 818 0857 9261
UOB Kay Hian Stockbroker
 
CLOSING $IHSG TODAY

JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup positif di zona hijau pada hari ini, Senin (17/11). Data RTI menunjukkan, indeks naik 4,45 poin atau 0,09% menjadi 5.053,9.

Kenaikan indeks akibat aksi beli 156 saham. Sementara, jumlah saham yang turun tercatat 144 saham dan 78 saham stagnan. Volume transaksi perdagangan hari ini melibatkan 4,33 miliar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp 4,56 triliun.

Saham-saham yang berada di posisi top gainers indeks LQ 45 antara lain: PT Indo Tambangraya Megah Tbk ($ITMG) naik 3,97% menjadi Rp 18.350; PT Jasa Marga Tbk ($JSMR) naik 3,45% menjadi Rp 6.750; dan PT Summarecon Agung Tbk ($SMRA) naik 3,17% menjadi Rp 1.300.

Sedangkan, saham-saham yang berada di posisi top losers indeks LQ 45 antara lain: PT United Tractors Tbk ($UNTR) turun 2,86% menjadi Rp 18.650; PT Tower Bersama Infrastruktur Tbk ($TBIG) turun 2,65% menjadi Rp 9.200; dan PT Global Mediacom Tbk ($BMTR) turun 2,37% menjadi Rp 1.645.

Sumber: http://investasi.kontan.co.id/news/awal-pekan-ihsg-ditutup-positif-naik-445-poin

Best Regards,

Franky Rivan
+62 818 0857 9261
UOB Kay Hian Stockbroker
 
MARKET NEWS $IHSG

Faktor ekonomi dalam negeri, Presiden Jokowi semalam mengumumkan kenaikan harga BBM subsidi jenis premium dan solar sebesar Rp2,000 per liter menjadi masing-masing Rp8500 per liter dan Rp7500 per liter. Dana penghematan subsidi BBM sekitar Rp100 triliun tersebut akan dialihkan untuk meningkatkan pembangunan infrastruktur, pendidikan dan kesehatan masyarakat Indonesia. Kenaikan harga BBM bersubsidi diperkirakan mendorong kenaikan tingkat inflasi sebesar 2% pada bulan depan. Hal tersebut akan mendorong bunk Indonesia untuk menaikkan suku bunga BI rate dalam waktu dekat atau pada meeting BI berikutnya.

Faktor global masih cenderung netral menyusul pergerakan indeks Dow Jones dan Nasdaq yang cenderung mixed-flat. Faktor adanya kepastian mengenai kenaikan harga BBM bersubsidi yang sesuai dengan ekspektasi pasar diperkirakan akan direspon positif oleh pelaku pasar dalam jangka menengah-panjang. Namun demikian, pelaku pasar uang pagi ini merespon netral kebijakan pemerintah tersebut, terlihat dari pergerakan nilai tukar Rp/US$ yang masih berkisar di atas level Rp12,000-an/US$. Selain itu, Pelaku pasar diperkirakan masih akan mencermati arah kebijakan bunk Indonesia untuk mengatasi tekanan inflasi akibat kenaikan harga BBM tersebut dan dampak sosialnya di masyarakat.

Aspek teknikal indeks, pergerakan harga harian akhir-akhir terlihat menempel ketat dengan garis moving average 20-hari sehingga diyakini bahwa indeks masih akan berpotensi untuk bergerak mixed/flat untuk sesi perdagangan hari ini. Selain itu, volatilitas historikal masih terlihat rendah. Range pergerakan indeks untuk hari ini diperkirakan akan berkisar antara 5030 - 5070.

Sumber: http://frankyrivan.com/berita-pasar-18-november-2014/

Best Regards,

Franky Rivan
+62 818 0857 9261
UOB Kay Hian Stockbroker
 
COMPLETE LATEST CORPORATE NEWS.
.
.
Sri Rejeki Isman ($SRIL): Perseroan menerbitkan surat uang senior senilai US$70 juta dengan bunga 9% dan jatuh tempo 24 April 2019. Surat utang tersebut merupakan satu rangkaian transaksi penerbitan surat utang senior sebesar US$200 juta dengan bunga 9%.
.
.
Smartfren Telecom ($FREN): Perseroan akan menarik pinjaman dari First Anglo Senilai US$71.1 juta untuk membayar biaya hak penyelenggaraan frekuensi pada Desember 2014. Fasilitas pinjaman tersebut berdasarkan amandemen perjanjian 1 Oktober 2014, diubah menjadi US$120 juta dan jatuh tempo diperpanjang menjadi 30 November 2015.
.
.
Sekawan Intipratama ($SIAP): Perseroan membukukan laba bersih 9M14 sebesar Rp1.34 triliun vs laba bersih 9M13 sebesar Rp145.69 juta. Peningkatan laba bersih 9M14 yang sangat signifikan ditopang oleh bisnis pertambangan batu bara melalui anak usahanya PT Indo Wana Bara Mining Coal (Indowana). Indowana memberikan kontribusi terhadap pendapatan Perseroan diluar usaha senilai Rp1.37 triliun pada 9M14.
.
.
Ancora Indonesia Resources ($OKAS): Anak usaha Perseroan, PT Bormindo Nusantara mendapatkan fasilitas pinjaman senilai US$43 juta dari Standard Chartered bunk. Pinjaman tersebut akan digunakan untuk refinancing utang senilai US$27 juta, modal kerja sebesar US$6 juta dan bunk garansi sebesar US$10 juta.
.
.
Aces Hardware Indonesia ($ACES): Perseroan berencana membuka 15 gerai baru pada tahun depan. Perseroan menyiapkan dana sebesar Rp300 miliar untuk merealisasikan rencana ekspansi tersebut.
.
.
Jakarta Setiabudi International ($JSPT): Perseroan menargetkan pertumbuhan pendapatan 2015 sebesar 15% yoy. Target pendapatan tersebut ditopang oleh proyek permukiman Puri Botanical, pembangunan Jogja One dan pembangunan mixed used di bilangan Mega Kuningan.
.
.
Solusi Tunas Pratama ($SUPR): Perseroan akan melakukan penawaran umum saham terbatas II (PUTII) dalam rangka penerbitan HMETD. Perseroan akan menerbitkan saham sebanyak-banyaknya 381.29 juta saham baru dengan ketentuan setiap pemegang 25 saham lama berhak mendapatkan 12 HMETD untuk membeli 12 saham baru dengan harga pelaksanaan Rp7,000 per saham. Jika pemegang saham lama tidak melaksanakan HMETD-nya maka kepemilikannya akan mengalami penurunan (dilusi) sebesar maksimal 32.4%. Cum HMETD di pasar reguler pada tanggal 29 Desember 2014. Dana hasil PUT II akan digunakan untuk pembayaran pinjaman sindikasi 80% dan modal kerja 20%.
.
.
Tower Bersama Infrastructure ($TBIG): Perseroan akan melakukan penambahan saham tanpa HMETD (non HMETD) sekitar 10% dari modal disetor atau sebanyak 479.65 juta saham baru. Aksi korporasi tersebut dilakukan dalam rangka penyelesaian transaksi tukar saham PT Dayamitra Telekomunikasi (Mitratel). Harga pelaksanaan non HMETD tersebut minimal pada level Rp8,795 per saham. Selain itu, Perseroan juga berencana mengalihkan 53.29 juta saham treasury untuk menyelesaikan transaksi tukar saham tersebut.
.
.
Centratama Telekomunikasi Indonesia ($CENT): Perseoran berniat melakukan rights issue dengan HMETD senilai Rp296.98 miliar. Perseroan berencana menerbitkan saham baru sebanyak 1.48 miliar dengan harga Rp200 per saham.
.
.
Dwi Aneka Kemasindo ($DAJK): Perseroan menyiapkan dana belanja modal 2015 sebesar US$15 juta. Dana tersebut berasal dari sisa alokasi modal kerja 2014 sebesar US$25 juta. Perseroan menargetkan pendapatan 2015 tumbuh sebesar 33.3%yoy menjadi Rp1.2 triliun vs target pendapatan tahun 2014 sebesar Rp800 miliar.
.
.
Sumber: http://frankyrivan.com/berita-korporasi-18-november-2014/

Best Regards,

Franky Rivan

+62 818 0857 9261
UOB Kay Hian Stockbroker
 
CLOSING $IHSG TODAY

Liputan6, Jakarta - Kenaikan Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi mampu menjadi motor penggerak bagi Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) untuk terus berada zona hijau. Sejak pembukaan hingga penutupan, IHSG mampu terus bertahan di zona positif. Pada penutupan perdagangan saham Selasa(18/11/2014), IHSG menguat 48,52 poin atau hampir mencapai 1% ke level 5.102,47. Indeks saham LQ45 menguat 1,08 persen ke level 876,58. Seluruh indeks saham acuan menguat pada hari ini.

Penguatan indeks saham ditopang dari 192 saham yang berada di zona hijau. Akan tetapi penguatannya tidak signifikan mengingat 111 saham berada di zona merah. Ada 78 saham lainnya diam di tempat. Total frekuensi perdagangan saham sekitar 248.512 kali dengan volume perdagangan 6,19 miliar saham. Nilai transaksi harian saham mencapai Rp 5,26 triliun.

Secara sektoral, seluruh sektor saham menghijau. Penguatan terbesar dialami oleh sektor industri dasar yang naik 1,46 persen, disusul oleh sektor consumer goods yang menguat 1,42 persen dan sektor konstruksi yang menguat 1,37 persen. Investor asing melakukan aksi beli mencapai Rp 200 miliar telah menopang penguatan IHSG. Sedangkan investor lokal melakukan aksi jual bersih sekitar Rp 200 miliar.

Analis Woori Securities, Reza Priyambada menuturkan, pada hari ini terjadi adu kekuatan antara pelaku pasar. Sebagian memberikan respon negatif akan kenaikan harga BBM Subsidi dan sebagian memberikan respon positif kepada kenaikan harga BBM Subsidi. "Volume aksi jual dan aksi beli juga beradu," jelas Reza, di Jakarta, Selasa (18/11/2014).

Ada beberapa pelaku pasar yang melihat bahwa saat ini merupakan waktu yang tepat untuk melakukan aksi ambil untung, tetapi beberapa lainnya melihat bahwa saat ini adalah waktu untuk melakukan akumulasi beli. Namun memang, pada akhirnya pelaku pasar memberikan respon positif dengan kebijakan tersebut sehingga membuat IHSG mampu ditutup di zona hijau. (Gdn)

Sumber: http://bisnis.liputan6.com/read/213...ositif-kenaikan-bbm-ihsg-parkir-di-zona-hijau

Best Regards,

Franky Rivan
+62 818 0857 9261
UOB Kay Hian Stockbroker
 
MARKET NEWS $IHSG

Indeks kemarin bergerak dengan kecenderungan menguat menyusul respon positif pelaku pasar terhadap langkah pemerintah mengalihkan subsidi BBM ke sektor infrastruktur, kesehatan, dan pendidikan. Aksi beli yang terjadi pada saham-saham sektor konstruksi, properti, infrastruktur, dan farmasi diperkirakan memberikan sentimen positif terhadap pasar hingga turut memberikan kontribusi terhadap penguatan indeks. Indeks pada perdagangan kemarin ditutup menguat +48.53 poin pada level 5102.47 dengan nilai transaksi mencapai Rp4.56 triliun.

Hari ini, faktor indeks global juga cenderung positif menyusul menguatnya indeks Dow Jones dan Nasdaq pada perdagangan semalam yang dipicu oleh menguatnya saham-saham Healthcare dan meningkatnya ekspektasi terhadap membaiknya ekonomi global menyusul paket stimulus baru Jepang dan data inflasi AS yang moderat. Faktor dalam negeri cenderung mixed, menyusul keputusan bunk Indonesia menaikkan BI rate ke level 7.75% yang diperkirakan dapat memberikan sentimen negatif terhadap saham-saham sektor perbankan dan properti yang sensitif terhadap naiknya suku bunga. Sementara itu, berlanjutnya eforia reaksi positif terhadap naiknya harga BBM subsidi diperkirakan dapat menyebabkan pergerakan saham-saham cenderung mixed.

Aspek teknikal indeks, pergerakan indeks pada hari ini kemungkinan akan tertahan oleh garis resistance di level 5108. Jika terjadi penembusan maka diyakini indeks akan melanjutkan penguatan ke level 5200. Perlu diwaspadai aksi profit taking dikarenakan penguatan yang cukup signifikan pada perdagangan kemarin dan adanya resistance di level 5108.

Sumber: http://frankyrivan.com/berita-pasar-19-november-2014/

Best Regards,

Franky Rivan
+62 818 0857 9261
UOB Kay Hian Stockbroker
 
COMPLETE LATEST CORPORATE NEWS.
.
.
Ekonomi RI: bunk Indonesia menaikkan suku bunga acuan BI rate sebesar 25 basis poin menjadi 7.75% dari sebelumnya 7.5%. bunk Indonesia juga menaikkan lending facility sebesar 50 basis poin menjadi 8.00% dan tetap mempertahankan suku bunga deposit facility pada level 5.75%. Kebijakan tersebut diambil bunk Indonesia sebagai respon terhadap kebijakan pemerintah menaikkan harga BBM subsidi agar tekanan inflasi pasca kenaikan harga BBM subsidi tetap terkendali, temporer, dan dapat kembali ke sasaran 2015 yaitu 4% plus minus 1%.
.
.
Sawit Sumbermas Sarana ($SSMS): Perseroan melalui entitas anaknya PT Kalimantan Sawit Abadi berencana mengakuisisi seluruh saham PT Tanjung Sawit Abadi (TSA) dan PT Sawit Multi Utama (SMU) dengan nilai transaksi Rp1.54 triliun (setara dengan US$129.05 juta). Transaksi akuisisi tersebut merupakan transaksi afiliasi karena pemegang saham pengendali Perseroan sama dengan pemegang saham TSA dan SMU yaitu PT Citra Borneo Indah. Dana untuk akuisisi diperoleh PT Kalimantan Sawit Abadi dari Perseroan senilai Rp480 miliar dan sisanya akan diperoleh dari fasilitas pinjaman bunk.
.
.
Adaro Energy ($ADRO): Perseroan mendapatkan komitmen pinjaman senilai US$400 juta dari konsorsium bunk asal Korea Selatan. Perseroan melalui anak usahanya PT Adaro Power akan menggunakan pinjaman tersebut untuk membiayai pembangunan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) dengan kapasitas 2x100 MW di Tabalong, Kalimantan Selatan. PLTU tersebut merupakan proyek yang diperkirakan perusahaan patungan Perseroan dana Korea East-West Power yaitu PT Tanjung Power Indonesia dengan total investasi PLTU tersebut mencapai US$500 juta. Adaro Power memiliki saham 65% dan Korea East-West Power memiliki saham 35% di PT Tanjung Power Indonesia.
.
.
bunk QNB Kesawan ($BKSW): PT Bosowa Kapital menjual 4% saham Perseroan kepada Qatar National bunk SAQ dengan nilai transaksi Rp130.219 miliar atau Rp371.372 per saham pada 7 November 2014.
.
.
J Resources Asia Pasifik ($PSAB): Perseroan berencana menerbitkan obligasi senilai US$300 juta pada tahun 2015. Dana penerbitan obligasi tersebut akan digunakan untuk melunasi sebagian utang serta pengembangan proyek pertambangan dan pengolahan emas.
.
Perseroan optimis dapat melampau target produksi emas 2014 sebesar 200,000 ounce. Hingga November 2014, Perseroan telah berhasil memproduksi emas sebanyak 193,000 ounce atau 96.5% dari target produksi 2014.
.
.
Bekasi Fajar Industrial Estate ($BEST): Perseroan melalui anak usahanya PT Bekasi Fajar International Pte. Ltd berencana menerbitkan obligasi senilai Sin$135 juta. Obligasi tersebut akan dicatatkan di Bursa Efek Singapura.
.
.
Astra Otopart ($AUTO): Perseroan membangun 5 pabrik komponen otomotif di Indonesia dan Tiongkok dengan nilai investasi sekitar Rp3.5 triliun. Lima pabrik yang akan dibangun adalah pabrik rantai sepeda motor di Hangzhou dengan investasi Rp81 miliar, pabrik aki GS di Semarang Rp150 miliar, pabrik Evoluzione Tyres di Subang senilai Rp1.3 triliun, pabrik ketiga Denso di Kawasan MM2100 senilai Rp1.3 triliun, dan pabrik kompresor senilai Rp747 miliar.
.
.
Trisula International ($TRIS): Perseroan merevisi target pendapatan 2014 menjadi Rp750 miliar atau turun 12.79% dari target sebelumnya Rp860 miliar. Hingga 9M14, pendapatan Perseroan baru sebesar Rp533.33 miliar. Turunnya kinerja Perseroan karena pengaruh dari pemilu dan libur panjang yang banyak terjadi pada tahun ini.
.
.
Sumber: http://frankyrivan.com/berita-korporasi-19-november-2014/

Best Regards,

Franky Rivan
+62 818 0857 9261
UOB Kay Hian Stockbroker
 
CLOSING $IHSG TODAY
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menghindari zona merah sampai penutupan perdagangan. Indeks ditutup naik poin 25 poin. Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup stagnan di posisi Rp 12.140 per dolar AS sama seperti posisi pada penutupan perdagangan kemarin. Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG naik 11,686 poin (0,23%) ke level 5.114,155 pasca naiknya harga Bahan Bakar Minyak (BBM) dan tingkat suku bunga acuan (BI Rate) kemarin. Aksi beli kembali muncul di awal perdagangan.

Saham-saham unggulan kembali menjadi incaran aksi beli investor. Indeks pun sempat menanjak ke titik tertingginya hari ini di 5.140. Pada penutupan perdagangan Sesi I, IHSG menguat 21,182 poin (0,42%) ke level 5.123,651 berkat aksi beli di saham-saham unggulan. Indeks berhasil menghindari zona merah sejak pembukaan perdagangan. Investor asing paling getol berburu saham. Sembilan sektor pun berhasil menguat, kecuali sektor aneka industri yang terkena aksi ambil untung.

Mengakhiri perdagangan, Rabu (19/11/2014), IHSG ditutup bertambah 25,464 poin (0,50%) ke level 5.127,933. Sementara Indeks LQ45 ditutup tumbuh 4,652 poin (0,53%). Dana asing kembali masuk lantai bursa. Transaksi investor asing sore ini tercatat melakukan pembelian bersih (foreign net buy) senilai Rp 424,214 miliar di seluruh pasar. Perdagangan hari ini berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi sebanyak 239.613 kali dengan volume 5,836 miliar lembar saham senilai Rp 5,752 triliun. Sebanyak 193 saham naik, 107 turun, dan 86 saham stagnan.

Rata-rata bursa di Asia menutup perdagangan dengan negatif sore hari ini, berbeda dengan BEI yang bertahan di zona hijau. Pasar saham Singapura yang berhasil ditutup positif. Berikut situasi dan kondisi bursa regional sore ini:

Indeks Nikkei 225 melemah 55,31 poin (0,32%) ke level 17.288,75.
Indeks Hang Seng turun 155,86 poin (0,66%) ke level 23.373,31.
Indeks Komposit Shanghai berkurang 5,38 poin (0,22%) ke level 2.450,99. Indeks Straits Times naik 19,40 poin (0,59%) ke level 3.333,13.

Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya adalah Siloam ($SILO) naik Rp 1.650 ke Rp 15.400, Gudang Garam ($GGMR) naik Rp 1.275 ke Rp 63.700, Samudera Indonesia ($SMDR) naik Rp 550 ke Rp 12.550, dan lain Metal ($lain) naik Rp 500 ke Rp 10.000. Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Mayora ($MYOR) turun Rp 675 ke Rp 24.900, Unilever ($UNVR) turun Rp 500 ke Rp 31.100, Solusi Tunas ($SUPR) turun Rp 500 ke Rp 9.000, dan Link Net ($LINK) turun Rp 150 ke Rp 5.525.

Sumber: http://finance.detik.com/read/2014/...2/positif-sepanjang-hari-ihsg-menguat-25-poin

Best Regards,

Franky Rivan
+62 818 0857 9261
UOB Kay Hian Stockbroker
 
MARKET NEWS $IHSG

Indeks pada perdagangan kemarin kembali melanjutkan penguatannya ditengah-tengah sentimen melemahnya indeks di kawasan regional. Menguatnya indeks ditopang oleh masih berlanjutnya reaksi positif investor terhadap kebijakan pemerintah menaikkan harga BBM dan kebijakan BI menaikkan BI rate ke level 7.75% untuk mengantisipasi meningkatnya tekanan inflasi. Namun demikian, dari pola pergerakan indeks kemarin terlihat bahwa investor jangka pendek mulai melakukan aksi profit taking terutama pada saham-saham yang telah mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Indeks ditutup menguat +25.46 poin pada level 5127.93 setelah sempat menyentuh level tertinggi harian 5140.98.

Hari ini, sentimen pasar global diperkirakan masih cenderung netral karena indeks Dow Jones dan Nasdaq melemah tipis. Faktor dalam negeri diperkirakan kembali netral karena investor diperkirakan akan kembali fokus pada faktor fundamental emiten dan data-data ekonomi RI pasca kenaikan harga BBM. Indeks diperkirakan akan kembali memasuki fase konsolidasi ditopang oleh penutupan indeks kemarin yang berada disekitar resisten 5155, dimana secara historikal minat jual cenderung meningkat disekitar level tersebut. Investor sebaiknya berhati-hati dalam melakukan transaksi day trading.

Aspek teknikal indeks, pergerakan indeks pada hari ini kemungkinan akan melanjutkan penguatan yang terbatas. Hal ini dapat dilihat dari formasi gap up yang biasanya merupakan signal bullish. Range pergerakan IHSG pada hari ini diperkirakan akan bergerak di antara rentang 5110 - 5155.

Sumber: http://frankyrivan.com/berita-pasar-20-november-2014/

Best Regards,

Franky Rivan
+62 818 0857 9261
UOB Kay Hian Stockbroker
 
COMPLETE LATEST CORPORATE NEWS.
.
.
BW Plantation ($BWPT): Perseroan melakukan penawaran umum terbatas I (rights issue) sebesar 85.71% dari modal ditempatkan dan disetor penuh dengan ketentuan setiap pemegang 1 saham lama mendapatkan 6 HMETD untuk membeli 6 saham baru pada harga pelaksanaan Rp400 per saham. Jumlah dana yang akan diperoleh Perseroan dari rights issue sebesar Rp10.8 triliun. Cum HMETD di pasar reguler tanggal 1 Desember 2014.
.
.
Berau Coal Energy ($BRAU): Perseroan sedang mengkaji opsi penerbitan obligasi dan pinjaman bunk untuk pelunasan surat utang senilai US$450 juta. Selain itu, Perseroan pada tahun depan berencana mengembangkan pembangkit listrik berkapasitas 2x100 MW dengan investasi senilai US$170-180 juta.
.
.
Metrodata Electronic ($MTDL): Perseroan menaikkan target pertumbuhan laba bersih 2014 menjadi 23.08% yoy dibandingkan dengan target laba bersih 2014 sebelumnya 15%-20%. Naiknya target laba bersih 2014 ditopang oleh kinerja laba 9M14 yang tumbuh 47.15% yoy menjadi Rp108.57 miliar..
.
.
Sorini Agro Asia Corporindo ($SOBI): Perseroan akan membangun pabrik bahan pemanis dengan nilai investasi Rp600 miliar pada tahun depan. Dana untuk pembangunan pabrik akan diperoleh dari kas internal Perseroan. Pabrik tersebut memiliki kapasitas produksi 100,000 ton per tahun dan ditargetkan beroperasi September 2015.
.
.
Ramayana Lestari ($RALS): Perseroan menargetkan pendapatan 2015 tumbuh 15% yoy dibandingkan dengan target pendapatan 2014 sebesar Rp8 triliun. Peningkatan pendapatan 2015 ditopang oleh rencana ekspansi Perseroan untuk mengubah konsep toko Robinson menjadi Spar. Perseroan menargetkan akan mengoperasikan gerai Spar sebanyak 56 gerai dalam 3 tahun sehingga setiap kuartal Perseroan akan membuka 3 gerai Spar. Perseroan menargetkan pembukaan gerai Spar dapat memberikan kontribusi sebesar Rp400 miliar terhadap penjualan 2015. Spar merupakan salah satu jaringan ritel terbesar di dunia yang memiliki lebih dari 12,500 toko di 35 Negara. Sementara itu, Perseroan menganggarkan belanja modal 2015 sebesar Rp350 miliar dan akan dibiayai dengan kas internal. Belanja modal 2015 akan digunakan untuk membuka 5-6 gerai baru di Bogor, Solo, Semarang, dan Sumedang.
.
.
Gozco Plantations ($GZCO): Anak usaha Perseroan, PT Suryabumi Agrolanggeng mendapatkan pinjaman senilai Rp783 miliar dari BBNI. Dana tersebut akan digunakan untuk membiayai kembali perkebunan kelapa sawit milik Perseroan seluas 8,371 ha. Dana tersebut telah digunakan untuk mendanai pembangunan sarana dan prasarana pendukung.
.
.
Berlian Laju Tanker ($BLTA): Perseroan berencana untuk mengeluarkan saham baru tanpa hak memesan efek terlebih dahulu sebanyak-banyaknya 27% dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Saham baru tersebut akan diserap oleh kreditur Konkuren Perseroan. Kreditur Konkuren telah menyetujui perjanjian damai yaitu memberikan perpanjangan periode pembayaran kembali sampai 10 tahun, jika Perseroan mengeluarkan saham baru yang akan didistribusikan kepada Kreditur Konkuren. Perseroan akan meminta persetujuan pemegang saham atas aksi korporasi tersebut pada RUPS tanggal 4 Desember 2014.
.
.
Jakarta Setiabudi Internasional ($JSPT): Perseroan akan mengerjakan 8 proyek tahun depan dengan menganggarkan belanja modal sebesar Rp1.2 triliun. Belanja modal berasal dari perbankan (70%) dan kas internal (30%). Beberapa proyek yang siap dikerjakan antara lain properti terpadu Mega Kuningan di Jakarta Selatan, superblok Puri Botanical di Jakarta Barat, proyek terpadu Jogjaone di Yogyakarta, Apartemen Blok E di Jakarta Barat, area terpadu Blok Balong di Jakarta Barat, kondominium dan ritel Sanur di Bali, Mercure Resort Sanur di Bali serta Limited Service Hotel Simpang Lima di Semarang.
.
.
Sumber: http://frankyrivan.com/berita-korporasi-20-november-2014/

Best Regards,

Franky Rivan
+62 818 0857 9261
UOB Kay Hian Stockbroker
 
MARKET NEWS $IHSG

Indeks pada perdagangan kemarin bergerak dengan kecenderungan melemah dan akhirnya ditutup melemah -34.37 poin pada level 5093.57. Pola pergerakan indeks kemarin masih bersifat konsolidasi menyusul penguatan indeks yang cukup signifikan dari sekitar level 4965 ke level tertinggi 5140.98 atau kurang lebih +176 poin dalam waktu 7 hari perdagangan terakhir. Pola konsolidasi indeks juga ditopang oleh penurunan indeks kemarin yang masih berada di sekitar 38.2% retracement fibbonacci level 5072. Konsolidasi indeks diperkirakan dipicu oleh aksi jual/profit taking yang dilakukan oleh investor yang berorientasi jangka pendek, yang sebelumnya telah mengantisipasi kebijakan penaikan harga BBM subsidi. Dominasi investor jangka pendek terlihat dari posisi indeks saat ini yang masih berada di atas moving average 19 hari (support level 5059).

Indeks hari ini diperkirakan masih akan melanjutkan pola konsolidasinya menyusul sentimen pasar global yang cenderung netral. Indeks Dow Jones dan Nasdaq semalam ditutup menguat tipis karena aksi beli pada saham energi dan reaksi positif investor terhadap data ekonomi AS yang membaik. Secara umum sentimen pasar diperkirakan cenderung mixed seiring dengan indeks global yang menguat tipis, menguatnya harga minyak mentah, dan berakhirnya eforia kenaikan harga BBM. Pergerakan harga saham-saham diperkirakan masih cenderung mixed sehingga investor sebaiknya selektif dalam melakukan transaksi terutama pada saham-saham yang likuiditasnya tinggi. Investor sebaiknya juga tetap berhati-hati mengingat indeks diperkirakan masih rawan terhadap aksi jual.

Aspek teknikal indeks, pergerakan indeks pada hari ini berpotensi untuk melanjutkan pelemahan yang terjadi pada sesi perdagangan kemarin. Hal ini dapat dilihat dari penutupan formasi gap up yang terjadi dua sesi perdagangan sebelumnya sehingga sentimen terlihat sedikit bearish. Range pergerakan IHSG pada hari ini diperkirakan akan bergerak di antara rentang 5065 – 5125.

Sumber: http://frankyrivan.com/berita-pasar-21-november-2014/

Best Regards,

Franky Rivan
+62 818 0857 9261
UOB Kay Hian Stockbroker
 
COMPLETE LATEST CORPORATE NEWS.
.
.
IPO: PT Soechi Lines Tbk, Perseroan menetapkan harga penawaran saham perdana Perseroan pada Rp550 per saham atau dibawah kisaran harga yang ditetapkan sebelumnya. Jumlah saham yang akan dilepas juga dikurangi menjadi 15% dari modal disetor vs target sebelumnya sebesar 30% dari modal disetor Perseroan. Hal tersebut disebabkan oleh kurang kondusifnya situasi pasar dan industri perkapalan nasional.
.
.
Indosat ($ISAT): Perseroan sedang menjajaki rencana untuk mendapatkan pinjaman sekitar Rp4.23 triliun dari perbankan asing. Perseroan menargetkan pinjaman tersebut akan diperoleh sebelum akhir tahun ini.
.
.
Charoen Pokphan Indonesia ($CPIN): Perseroan mendapatkan fasilitas pinjaman senilai US$400 juta yang akan digunakan untuk membiayai ekspansi. Perseroan menganggarkan belanja modal 2015 sebesar Rp3 triliun untuk meningkatkan kapasitas produksi semua lini produksi sebesar 10% kecuali lini makanan jadi sebesar 20%.
.
.
Citra Marga Nusaphala Persada ($CMNP): Anak usaha Perseroan, PT Citra Margatama Surabaya (CMS) belum mampu membayar utang kepada dua bunk senilai Rp351.33 miliar yang jatuh tempo Juli 2014. Hingga saat ini, Perseroan sedang melakukan negosiasi dengan pihak kreditur untuk penyelesaian kewajiban CMS tersebut.
.
.
Berau Coal Energy ($BRAU): Induks usaha Perseroan, Asia Minerals Resources Plc (Asia Resources) akan membantu Perseroan untuk melunasi utang senilai US$450 juta. Asia Resources siap menerbitkan saham baru untuk menghimpun dana untuk pelunasan utang tersebut. Asia Resources telah menunjuk Houlihan Lokey Global Investment Banking sebagai penasihat keuangan dan akan membantu untuk mengkaji dan melaksanakan pelunasan utang.
.
.
IPO: Impack Pratama Industri Tbk, akan melakukan penawaran umum perdana (IPO) sebanyak-banyaknya 193,35 juta saham atau sebanyak-banyaknya 40% dari modal disetor penuh. Dana hasil IPO akan digunakan untuk pembelian lahan dan modal kerja. Penjamin pelaksana emisi efek adalah PT Ciptadana Securities. Perseroan merupakan produsen dan distributor bahan bangunan dan barang plastik. Jadwal masa penawaran awal tanggal 21 November 2014 - 1 Desember 2014, masa penawaran tanggal 10-11 Desember 2014, dan pencatatan di BEI tanggal 17 Desember 2014.
.
.
Surya Toto Indonesia ($TOTO): Perseroan akan membagikan dividen interim 2014 sebesar Rp50 per saham. Cum dividen di pasar reguler pada tanggal 9 Desember 2014.
.
.
bunk Mayapada International ($MAYA): Perseroan berencana naik ke kelompok bunk umum dengan kegiatan usaha (BUKU) III dengan ekuitas sebesar Rp5 triliun. Untuk mencapai target tersebut, Perseroan menerbitkan obligasi , melakukan rights issue, dan menggunakan laba ditahan. Perseroan pada tahun ini telah menerbitkan obligasi senilai Rp700 miliar dan berencana melakukan rights issue senilai Rp500 miliar pada akhir tahun ini. Perseroan akan kembali melakukan rights issue senilai Rp600 miliar pada tahun 2015 dan senilai Rp 1 triliun pada tahun 2017.
.
.
Atlas Resources ($ARII): Anak usaha perseroan, PT Hanson Energi mendapatkan kontrak pemasokan batubara ke dua unit pembangkit listrik milik PLN. Nilai kontrak mencapai Rp20 triliun yang berlaku selama 20 tahun mulai tahun 2015 hingga tahun 2035. Sebelumnya, Hanson Energi telah memasok 6 pembangkit listrik milik PLN. Hanson Energi akan memasok 1 juta ton batubara per tahun ke setiap pembangkit listrik tenaga uap yang terletak di Pelabuhan Ratu berkapasitas 3x350 MW dan PLTU Pangkalan Susu berkapasitas 2x200 MW di Sumatera Utara. Harga batu bara yang disepakati adalah sekitar Rp500.000 per ton.
.
.
Sumber: http://frankyrivan.com/berita-korporasi-21-november-2014/

Best Regards,

Franky Rivan
+62 818 0857 9261
UOB Kay Hian Stockbroker
 
CLOSING $IHSG TODAY

Liputan6, Jakarta - Gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali berbalik arah sehingga ditutup di zona hijau yang didukung aksi beli investor asing. Pada penutupan perdagangan saham Jumat (21/11/2014), IHSG menguat 18,47 poin (0,36 persen) ke level 5.112,04. Indeks saham LQ45 mendaki 0,39 persen ke level 878,55. Sebagian besar indeks saham acuan menguat pada hari ini kecuali indeks saham DBX turun 0,18 persen ke level 714,19.

Laju IHSG cenderung variatif hari ini. IHSG dibuka melemah tipis dua poin ke level 5.091,04 sehingga akhirnya kembali menguat jelang sesi dua. Level tertinggi IHSG berada di kisaran 5.122,82 dan terendah 5.084,09. Ada sebanyak 179 saham di zona hijau yang mengangkat IHSG. Sementara itu 104 saham melemah sehingga menahan IHSG. Sedangkan 88 saham lainnya diam di tempat.

Transaksi perdagangan saham pada hari ini tidak terlalu ramai. Total frekuensi perdagangan saham sekitar 193.542 kali dengan volume perdagangan saham 6,27 miliar saham. Nilai transaksi harian saham sekitar Rp 4,77 triliun. Berdasarkan data RTI, investor asing melakukan aksi beli bersih sekitar Rp 200 miliar. Sedangkan aksi jual oleh investor domestik mencapai Rp 300 miliar.

Secara sektoral, sebagian besar sektor saham menguat kecuali sektor saham consumer goods dan perdagangan. Sektor saham konstruksi menguat 1,97 persen, dan memimpin penguatan sektor saham hari ini. Penguatan ini diikuti sektor saham perkebunan melonjak 1,83 persen. Sedangkan sektor saham aneka industri mendaki 0,99 persen.

Saham-saham lapis kedua menguat signifikan pada hari ini antara lain saham $CPRO naik 34 persen ke level Rp 67 per saham, saham $ASRI mendaki 7,45 persen ke level Rp 505 per saham, dan saham $LPKR melonjak 5,12 persen ke level Rp 1.130 per saham. Sementara itu, saham-saham yang tertekan antara lain saham $BUMI turun 4,12 persen ke level Rp 93 per saham, saham $PLAS melemah 3,44 persen ke level Rp 1.545 per saham, dan saham $UNTR tergelincir 3,05 persen ke level Rp 18.275 per saham.

Analis PT Asjaya Indosurya Securities, William Suryawijaya menuturkan laju IHSG variasi dengan kecenderungan menguat. Aksi beli investor asing menjelang akhir pekan ini menolong IHSG untuk kembali ke zona hijau. William menilai, hal itu menunjukkan antusias investor masih cukup tinggi berinvestasi di bursa saham. "Di awal perdagangan saham, IHSG sempat melemah itu merupakan koreksi wajar. Penguatan indeks saham sekarang ditopang dari aliran dana investor asing berlanjut," ujar William saat dihubungi Liputan6. Ia menambahkan, penguatan indeks saham ini akan berlanjut hingga Desember 2014. Hal itu seiring investor asing melakukan window dressing karena sejumlah emiten yang mampu mencapai target kinerja keuangannya.

Meski demikian, transaksi perdagangan saham hari ini cukup ramai. William menilai, ada sejumlah investor yang masih melihat kondisi arah perekonomian Indonesia. Apalagi setelah pemerintah menaikkan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi dan suku bunga acuan/BI Rate. Sementara itu, bursa saham Asia cenderung variasi hari ini. Indeks saham Jepang Nikkei naik 0,3 persen. Penguatan indeks saham diikuti indeks saham Korea Selatan Kospi menguat 0,4 persen dan indeks saham Shanghai naik 1,4 persen. Sedangkan indeks saham Australia melemah 0,2 persen. (Ahm/)

Sumber: http://bisnis.liputan6.com/read/2137602/aksi-beli-investor-asing-angkat-ihsg-18-poin

Best Regards,

Franky Rivan
+62 818 0857 9261
UOB Kay Hian Stockbroker
 
MARKET NEWS $IHSG

Indeks pada perdagangan jumat 21/11 ditutup menguat +18.48 poin pada level 5112.04 dengan nilai transaksi mencapai Rp3.83 triliun. Faktor indeks kawasan regional yang cenderung menguat telah memberikan sentimen positif terhadap pasar. Menguatnya saham-saham secara selektif karena penyesuaian dengan posisi indeks saat ini (lagging) berhasil menopang penguatan indeks. Diantaranya adalah saham ASRI mengalami kenaikan harga yang cukup signifikan karena sentimen positif menyusul kenaikan saham sektor properti dan konstruksi yang terjadi beberapa hari terakhir. Namun demikian, perdagangan saham secara umum cenderung mixed sehingga menyebabkan indeks masih belum keluar dari fase konsolidasi-nya.

Faktor global cenderung positif karena sentimen positif menguatnya indeks Dow Jones dan Nasdaq pada perdagangan jumat minggu lalu. Menguatnya indeks global karena reaksi positif pelaku pasar terhadap kebijakan bunk Sentral China yang menurunkan suku bunga . People’s bunk of China menurunkan lending rate sebesar 40 bps ke level 5.6%. Penurunan suku bunga tersebut mengindikasikan bahwa pertumbuhan ekonomi masih menjadi fokus utama perhatian Pemerintah China. Faktor indeks kawasan regional pagi ini diperkirakan juga cenderung positif mengikuti penguatan indeks global sehingga diperkirakan dapat memberikan sentimen positif terhadap indeks BEI hari ini.

Aspek teknikal indeks, pergerakan indeks minggu ini masih berpotensi untuk melanjutkan penguatan yang terjadi pada minggu lalu. Hal ini terlihat dari candlestick bullish yang menembus kembali garis moving average 20-week. Range pergerakan IHSG pada minggu ini diperkirakan akan bergerak di antara rentang 5050 – 5200. Sementara itu pergerakan indeks hari ini diyakini masih akan terus bergerak dengan sentimen positif.

Sumber: http://frankyrivan.com/berita-pasar-24-november-2014/

Best Regards,

Franky Rivan
+62 818 0857 9261
UOB Kay Hian Stockbroker
 
COMPLETE LATEST CORPORATE NEWS.
.
.
Bumi Resources ($BUMI): Perseroan menjual 50% saham anak usahanya, PT Fajar Bumi Sakti kepada Jainson Holding Hongkong Limited (Jainson). Dana hasil penjualan saham diperkirakan dapat mengurangi utang Perseroan sebesar US$130 juta kepada kreditur yang merupakan bagian dari restrukturisasi utang Perseroan. Perseroan dan Jainson telah menandatangani perjanjian jual beli bersyarat dengan stop date selama 6 bulan untuk menyelesaikan transaksi termasuk melakukan uji tuntas terakhir dan persetujuan hukum berlaku.
.
.
IPO: PT Golden Plantation Tbk adalah Perseroan yang bergerak di bidang perkebunan kelapa sawit dan pabrik kelapa sawit. Perseroan akan melakukan penawaran saham perdana sebanyak 21.83% dari modal di tempatkan dan disetor penuh. Selain itu, Perseroan juga menerbitkan waran dengan ketentuan setiap pemegang 4 saham baru IPO akan mendapatkan 5 waran secara cuma-cuma. Perseroan juga mengalokasikan 10% dari saham yang ditawarkan untuk program ESA. Dana hasil IPO akan digunakan untuk akuisisi dan modal kerja. Jadwal penawaran awal 24 November 2014, penawaran umum tanggal 15-17 Desember 2014, dan pencatatan di BEI tanggal 23 Desember 2014. Bertindak sebagai penjamin emisi efek PT CIMB Securities Indonesia.
.
.
Modern Internasional ($MDRN): Perseroan menjajaki pinjaman senilai Rp200-300 miliar pada tahun 2015. Dana tersebut akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan dana ekspansi pembukaan gerai baru dan pabrik minuman. Perseroan akan membangun minimal 50 gerai 7-Eleven di Jakarta dan sekitarnya.
.
.
Tower Bersama Infrastructure ($TBIG): PT Provident Capital Indonesia menjual 3.5% saham Perseroan senilai Rp1.47 triliun atau Rp8750 per saham. Transaksi crossing telah dilakukan pada tanggal 12 November 2014.
.
.
Perusahaan Gas Negara ($PGAS): Perseroan akan menambah dana sebesar US$250 juta kepada PT Kalimantan Jawa Gas (Kalija). Dana tersebut akan diberikan dalam bentuk pinjaman kepada anak usahanya, PT Permata Graha dan akan digunakan untuk membangun pipa transmisi tahap I sepanjang 200 km dengan kapasitas 200 MMSCFD.
.
.
Lautan Luas ($LTLS): Perseroan menyiapkan dana sebesar Rp200-300 miliar untuk belanja modal 2015. Dana tersebut akan diperoleh dari hasil operasi Perseroan dan pinjaman bunk. Perseroan akan mengunakan dana tersebut untuk ekspansi kapasitas produksi anak perusahaan.
.
.
Indofarma ($INAF): Perseroan memastikan tetap akan merealisasikan penerbitan surat utang jangka menengah (MTN) senilai Rp160 miliar sebelum akhir tahun ini. Dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi dan modal kerja.
.
.
Indofood CBP Sukses Makmur ($ICBP): Anak usaha Perseroan, PT Indolakto akan membeli seluruh saham produsen susu cair yaitu PT Danone Dairy Indonesia sekaligus membeli seluruh merek dagang dan desain industri yang berhubungan dengan produk milkuat. Rencana transaksi tersebut dilakukan dengan harga Rp250 miliar dan akan bergantung pada mekanisme penyesuaian seperti yang diatur dalam perjanjian jual beli bersyarat. Transaksi tersebut rencananya akan selesai pada akhir tahun ini.
.
.
Semen Indonesia ($SMGR): Perseroan akan menaikkan harga jual semen sebesar 2% menyusul keputusan pemerintah menaikkan harga BBM. Harga jual semen Perseroan sejak awal tahun telah meningkat 4%-5% ytd menjadi Rp65,000 per sak, padahal komponen biaya dalam periode yang sama telah meningkat sebesar 7% ytd.
.
.
Sumber: http://frankyrivan.com/berita-korporasi-24-november-2014/

Best Regards,

Franky Rivan
+62 818 0857 9261
UOB Kay Hian Stockbroker
 
CLOSING $IHSG TODAY

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini ditutup menguat. IHSG menguat 29,72 poin atau 0,6 persen 5.141,76. Sore ini, sebanyak 185 saham menguat, 138 saham melemah, dan 94 saham stagnan. IHSG ditutup menguat dengan transaksi sebesar Rp4,37 triliun dari 5,56 miliar lembar saham diperdagangkan.

Indeks LQ45 naik 8,37 poin atau 1 persen ke 886,93, Jakarta Islamic Index (JII) menguat 8,37 poin atau 0,9 persen ke 686,49, indeks IDX30 naik 3,79 poin atau 0,8 persen ke 455,10, dan indeks MNC36 menguat 2,39 poin atau 0,9 persen ke 277,95. Sektor-sektor penggerak IHSG kompak menguat, dengan sektor yang mengalami penguatan tertinggi adalah sektor pertambangan sebesar 1,2 persen.

Di Asia, indeks Nikkei naik 57 poin atau 0,3 persen ke 17.358, indeks Hang Seng menguat 456 atau 1,9 persen ke 23.893, dan indeks Straits Times melemah 2 poin atau 0,1 persen ke 3.343.

Adapun saham-saham yang bergerak di jajaran top gainers, antara lain saham PT Mayora Indah Tbk ($MYOR) naik Rp950 atau 3,9 persen ke Rp25.200, saham PT Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk ($MREI) naik Rp750 atau 25 persen ke Rp3.750, dan saham PT Bukit Asam Tbk ($PTBA) naik Rp500 atau 3,9 persen ke Rp13.300.

Sedangkan saham-saham yang berada di jajaran top losers, antara lain saham PT Goodyear Indonesia Tbk ($GDYR) turun Rp1.850 atau 10,1 persen ke Rp16.500, saham PT Gudang Garam Tbk ($GGRM) turun Rp1.450 atau 2,4 persen ke Rp60.050, dan saham PT Danayasa Arthatama Tbk ($SCBD) turun Rp945 atau 24,9 persen ke Rp2.850.

Sumber: http://economy.okezone.com/read/2014/11/24/278/1069947/ihsg-ditutup-menguat-29-poin-ke-5-141

Best Regards,

Franky Rivan
+62 818 0857 9261
UOB Kay Hian Stockbroker
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.