• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Berita Untungnya Bertransaksi Pakai Uang Asing di Perbatasan

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
yxHQM.jpg
Transaksi jual beli barang di pasar Kampung Skow, Distrik Muara Tami, Jayapura, yang letaknya di perbatasan RI dengan Papua Nugini (PNG), masih menggunakan mata uang asing.

Warga negara tetangga itu pakai mata uang Kina PNG untuk memperoleh barang-barang dari pasar yang terletak di Indonesia paling ujung bagian timur itu.

Dahlia (44 tahun), pedagang makanan di Pasar Skow,
menuturkan pasar di situ selalu ramai oleh warga PNG. Tapi biasanya tiga kali seminggu, yakni tiap hari Selasa, Kamis dan Sabtu.

Mereka biasanya belanja kebutuhan pokok berupa beras, gula, minyak goreng dan kebutuhan pokok lainnya. Selain itu mereka juga membeli pakaian.

"Mereka belanjanya pakai uang Kina," kata Dahlia.

Wanita paruh baya asal Makassar ini mengaku sudah tiga tahun berjualan di pasar perbatasan tersebut. Sebelumnya, ia berjualan di Pasar Sentral Hamadi, Kota Jayapura. Sejak itu pula ia bertransaksi dengan warga PNG menggunakan mata uang Kina.

"Mereka belanja barang dagangan saya berupa minuman kaleng, telur dan buah-buahan. Mereka membeli pakai uang Kina karena malas menukarkan ke rupiah," tuturnya.

Diketahui, saat ini 1 Kina senilai Rp4.300. Artinya, nilai rupiah lebih murah dari Kina. Itulah alasannya warga Papua Nugini belanja kebutuhan di Indonesia, karena bisa mendapatkannya dengan sangat murah.

Karena itu juga, Dahlia mengaku selalu meraup untung bertransaksi menggunakan uang Kina. "Setelah pasar tutup, uang Kina itu saya tukarkan lagi jadi rupiah. Lebih untung," katanya.

Dahlia menambahkan, dirinya tinggal di Kota Jayapura yang menempuh waktu dua jam perjalanan menuju Pasar Skow perbatasan RI-PNG. Tiga kali seminggu ia jualan di pasar tersebut.

"Omset jualan saya sehari sekitar 400 hingga 500 Kina. Untung jualan saya biasanya sekitar Rp200 ribu hingga Rp300 ribu sehari," ungkapnya.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.