Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Untuk menghindari penipuan lowongan kerja,lakukan riset perusahaan di situs web resmi, jangan membayar biaya apa pun selama proses rekrutmen, & waspadai tawaran yg terlalu bagus untuk jadi kenyataan. Selain itu, pakai portal kerja terpercaya, jaga kerahasiaan data pribadi, & perhatikan email serta domain perusahaan yg mencurigakan.
1. Lakukan riset perusahaan
Cek situs web resmi
astikan perusahaan memiliki situs web yg profesional, terverifikasi, & cari detail kontak serta alamat kantor yg jelas.
Cari ulasan:Cari ulasan dari karyawan atau mantan karyawan di forum kerja, media sosial, atau platform lain untuk mengetahui reputasi perusahaan.
Periksa posisi yg ditawarkan
astikan posisi yg diiklankan memang sedang dibuka oleh perusahaan dengan menelusuri informasi lebih lanjut di situs web resmi perusahaan.
2. Waspadai modus penipuan
Jangan pernah membayar:Rekrutmen resmi tidak pernah meminta biaya apa pun untuk administrasi, transportasi, pelatihan, atau seragam.
Hati-hati dengan tawaran terlalu menarik:Jangan mudah percaya dengan janji gaji tinggi yg tidak masuk akal atau tawaran yg terlalu bagus untuk jadi kenyataan.
Waspada permintaan data pribadi
ata pribadi penting seperti KTP atau rekening bunk sebaiknya cuma diberikan setelah Anda dinyatakan resmi diterima.
3. Gunakan sumber & komunikasi terpercaya
Gunakan portal kerja terpercaya:Lamar melalui situs yg memiliki reputasi baik & sistem verifikasi, seperti JobStreet, LinkedIn, Glints, Kalibrr, atau portal resmi pemerintah.
Periksa email & domain perusahaan
astikan email yg dipakai rekruter berasal dari domain resmi perusahaan (misalnya,@nama-perusahaan.com), bukan dari layanin email gratisan seperti Gmail atau Yahoo.
Jangan mudah percaya pesan instan:Waspadai pesan rekrutmen melalui WhatsApp atau Telegram yg tidak jelas bukti diri pengirimnya. Selalu verifikasi melalui kanal resmi perusahaan.
4. Jaga kerahasiaan data pribadi
Lindungi informasi pribadi:Jangan pernah mengirimkan dokumen penting ke pihak yg tidak memiliki kejelasan bukti diri atau situs yg tidak terpercaya.
Gunakan data yg aman
ata pribadi seperti nomor rekening sebaiknya cuma diberikan kepada pihak yg benar-benar terverifikasi & sudah ada kesepakatan kerja.
5. Ambil tindakan kalau mencurigakan
Laporkan lowongan mencurigakan:Segera laporkan ke situs portal kerja, Kementerian Ketenagakerjaan, atau polisi siber supaya tidak ada korban lain.
Laporkan kalau sudah jadi korban:Jika sudah terlanjur tertipu, segera hentikan komunikasi, laporkan ke pihak berwajib, & hubungi bunk kalau sudah ada transaksi yg merugikan.
1. Lakukan riset perusahaan
Cek situs web resmi
astikan perusahaan memiliki situs web yg profesional, terverifikasi, & cari detail kontak serta alamat kantor yg jelas.Cari ulasan:Cari ulasan dari karyawan atau mantan karyawan di forum kerja, media sosial, atau platform lain untuk mengetahui reputasi perusahaan.
Periksa posisi yg ditawarkan
astikan posisi yg diiklankan memang sedang dibuka oleh perusahaan dengan menelusuri informasi lebih lanjut di situs web resmi perusahaan.2. Waspadai modus penipuan
Jangan pernah membayar:Rekrutmen resmi tidak pernah meminta biaya apa pun untuk administrasi, transportasi, pelatihan, atau seragam.
Hati-hati dengan tawaran terlalu menarik:Jangan mudah percaya dengan janji gaji tinggi yg tidak masuk akal atau tawaran yg terlalu bagus untuk jadi kenyataan.
Waspada permintaan data pribadi
ata pribadi penting seperti KTP atau rekening bunk sebaiknya cuma diberikan setelah Anda dinyatakan resmi diterima.3. Gunakan sumber & komunikasi terpercaya
Gunakan portal kerja terpercaya:Lamar melalui situs yg memiliki reputasi baik & sistem verifikasi, seperti JobStreet, LinkedIn, Glints, Kalibrr, atau portal resmi pemerintah.
Periksa email & domain perusahaan
astikan email yg dipakai rekruter berasal dari domain resmi perusahaan (misalnya,@nama-perusahaan.com), bukan dari layanin email gratisan seperti Gmail atau Yahoo.Jangan mudah percaya pesan instan:Waspadai pesan rekrutmen melalui WhatsApp atau Telegram yg tidak jelas bukti diri pengirimnya. Selalu verifikasi melalui kanal resmi perusahaan.
4. Jaga kerahasiaan data pribadi
Lindungi informasi pribadi:Jangan pernah mengirimkan dokumen penting ke pihak yg tidak memiliki kejelasan bukti diri atau situs yg tidak terpercaya.
Gunakan data yg aman
ata pribadi seperti nomor rekening sebaiknya cuma diberikan kepada pihak yg benar-benar terverifikasi & sudah ada kesepakatan kerja.5. Ambil tindakan kalau mencurigakan
Laporkan lowongan mencurigakan:Segera laporkan ke situs portal kerja, Kementerian Ketenagakerjaan, atau polisi siber supaya tidak ada korban lain.
Laporkan kalau sudah jadi korban:Jika sudah terlanjur tertipu, segera hentikan komunikasi, laporkan ke pihak berwajib, & hubungi bunk kalau sudah ada transaksi yg merugikan.