• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Unik, Gaya Orang Vietnam Berbisnis

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
Jza7.jpg
Tiap pedagang di tiap negara mempunyai gaya unik untuk berbisnis. Langgam di Amerika Serikat, Inggris, China, Jepang, Jerman, dan Australia tentu berbeda dengan negara-negara yang sedang tumbuh.

Para pedagang di Vietnam, misalnya, mempunyai cara sangat atraktif untuk berdagang. Masyarakat di beberapa kota besar, cukup dengan beberapa varian toko mungil. Di Hanoi misalnya, ada yang berniaga dengan toko ukuran satu kali satu meter, satu kali dua meter, tiga kali tiga meter, atau empat kali delapan meter. Varian yang disebut terakhir, jarang ditemukan.

Sempit sekali? Benar, toko-toko di Vietnam, terutama Hanoi, memang dalam wujudnya yang mungil. Sisa ruang di dalam toko menjadi tempat hunian. Dan supaya tidak terasa sempit, warga Hanoi umumnya membangun rumahnya tinggi-tinggi, antara empat sampai tujuh lantai. Jadilah rumah toko di kota itu sangat kurus.

Para pemilik toko ini merasa cukup hanya memajang dua lemari untuk meletakkan barang dagangan, sebagian lagi bahkan hanya satu meja kecil. Mengapa? Barang-barang itu hanya contoh. Bagitu pembeli memesan dalam jumlah yang banyak, pemilik toko tinggal mengambilnya di dalam toko.

Sebagian pedagang memajang dalam jumlah lebih banyak, bahkan sampai ekspansi ke halaman toko. Pemerintah daerah Hanoi tidak keberatan dengan gaya ini, sebab pemerintah Vietnam mempunyai tujuan lebih besar, yakni menggalakkan semangat entrepreneur di kalangan rakyatnya. Pemerintah komunis tersebut, seperti juga China, menerapkan dua sistem dalam satu negara. Komunis dan ekonomi pasar.
Intinya, komunis sebagai pemersatu bangsa, ideologi dan falsafah hidup rakyatnya. Namun di samping itu, pemerintah Vietnam ingin rakyatnya berbisnis secara baik untuk menaikkan, tidak saja pendapatan negara, tetapi juga kemakmuran seluruh rakyatnya. Maka sistem ekonomi yang menekankan pada mekanisme pasar diluncurkan.

Dampak dua sistem di dalam satu negara tersebut sudah tampak. Kemajuan ekonomi Vietnam sangat terasa sehingga menjadikan negara tersebut naga baru Asia yang patut diperhatikan. Negara dengan luar 331.689 km persegi dan penduduk 85 juta jiwa ini sudah menjadi eksportir pelbagai komoditas.
 
sempit banget 1x1 m, cman bisa taro sample brg doank
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.