Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Undangan Webinar: Perempuan di Tanah Kemelut
Pada 2019, Sajogyo Institute & Kompas menerbitkan buku Perempuan di Tanah Kemelut.
Buku ini berisi keadaan perempuan pada wilayah-wilayah ekstraksi raksasa sekitar industri migas, batubara, perkebunan kelapa sawit, industri kayu & pertambangan rakyat. Di saat yg sama menampilkannya pandangan & pengalaman perempuan yg mungkin nampakbiasa, kecil dalam mengurai persoalan reorganisasi ruang & perubahan lansekap yg terjadi dalam skala nasional, bertahan hidup & berjuang dari gempuran percepatan perubahan sosial ekologis.
Guru akbar antropologi Hukum UI, Prof. Dr. Sulistyowati Irianto menilai buku ini berhasil menggemakan suara perempuan yg biasanya ditenggelamkan & diabaikan oleh studi ethnografi arus utama.
Penerbit Kompas, Sajogyo Institute & Mama Aleta Fund mengundang publik berpartisipasi dalam serial #12 Webinar-zoom meeting Perempuan di Tanah kemelut, pada Sabtu, 30 Mei 2020, pukul 14.00-16.00 WIB.
Moderator:
Siti Maimunah, Peneliti Sajogyop Institute, Kandidat PhD Universitas Passau, WEGO-ITN Marie Sklodowska-Curie Fellow
Narasumber:
1. Sartika Nur Shalati, penulis Buku, Sajogyo Institute Fellow
2. Kasmoini, penulis buku, Sajogyo Institute Fellow
3. Aleta Baun, Pendiri Mama Aleta Fund & Penerima Goldman Prize Award
4. Dewi Kanti Setianingsih, Komisioner Komnas Anti Kekerasan Terhadap Perempuan
Mari mendiskusikan:
Bagaimana keadaan perempuan pada keadaan kriis sosial ekologis & strategi mereka bertahan hidup? Bagaimana mengubah keadaan tertindas jadi pejuang dalam melawan perusakan ruang hidup yg masif? Apa saja sistem pendukung yg dapat dipakai perempuan pejuang supaya dapat memperkuat komunitas & menolong perjuangannya?
Untuk registrasi, silakan mengisi:https://forms.gle/4w8N55J1MPFbHZiUA
Diskusi #12 Webinar-zoom meeting dapat diikuti dengan mengklik:klik.kompas.id/perempuanditanahkemelut
Narahubung: Septi 081290508936
Pada 2019, Sajogyo Institute & Kompas menerbitkan buku Perempuan di Tanah Kemelut.
Buku ini berisi keadaan perempuan pada wilayah-wilayah ekstraksi raksasa sekitar industri migas, batubara, perkebunan kelapa sawit, industri kayu & pertambangan rakyat. Di saat yg sama menampilkannya pandangan & pengalaman perempuan yg mungkin nampakbiasa, kecil dalam mengurai persoalan reorganisasi ruang & perubahan lansekap yg terjadi dalam skala nasional, bertahan hidup & berjuang dari gempuran percepatan perubahan sosial ekologis.
Guru akbar antropologi Hukum UI, Prof. Dr. Sulistyowati Irianto menilai buku ini berhasil menggemakan suara perempuan yg biasanya ditenggelamkan & diabaikan oleh studi ethnografi arus utama.
Penerbit Kompas, Sajogyo Institute & Mama Aleta Fund mengundang publik berpartisipasi dalam serial #12 Webinar-zoom meeting Perempuan di Tanah kemelut, pada Sabtu, 30 Mei 2020, pukul 14.00-16.00 WIB.
Moderator:
Siti Maimunah, Peneliti Sajogyop Institute, Kandidat PhD Universitas Passau, WEGO-ITN Marie Sklodowska-Curie Fellow
Narasumber:
1. Sartika Nur Shalati, penulis Buku, Sajogyo Institute Fellow
2. Kasmoini, penulis buku, Sajogyo Institute Fellow
3. Aleta Baun, Pendiri Mama Aleta Fund & Penerima Goldman Prize Award
4. Dewi Kanti Setianingsih, Komisioner Komnas Anti Kekerasan Terhadap Perempuan
Mari mendiskusikan:
Bagaimana keadaan perempuan pada keadaan kriis sosial ekologis & strategi mereka bertahan hidup? Bagaimana mengubah keadaan tertindas jadi pejuang dalam melawan perusakan ruang hidup yg masif? Apa saja sistem pendukung yg dapat dipakai perempuan pejuang supaya dapat memperkuat komunitas & menolong perjuangannya?
Untuk registrasi, silakan mengisi:https://forms.gle/4w8N55J1MPFbHZiUA
Diskusi #12 Webinar-zoom meeting dapat diikuti dengan mengklik:klik.kompas.id/perempuanditanahkemelut
Narahubung: Septi 081290508936