• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Umat Islam Tidak Perlu Bereaksi

roughtorer

IndoForum Senior A
No. Urut
44416
Sejak
24 Mei 2008
Pesan
6.755
Nilai reaksi
175
Poin
63
Selasa, 4 November 2008 | 20:36 WIB

PALEMBANG, SELASA - Menteri Agama Maftuh Basyuni mengimbau umat Islam agar bersabar dan tidak usah ikut bereaksi menjelang pelaksanaan hukuman mati terpidana kasus Bom Bali I Amrozi, Ali Gufron, dan Imam Samudra. Hal itu diungkapkan Maftuh di sela acara Annual Conference on Islamic Studies (ACIS) VIII di Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (4/11).

Menurut Maftuh, umat Islam sebaiknya memperbanyak melakukan istighfar daripada melakukan aksi yang bisa menimbulkan pro dan kontra. Melakukan istighfar lebih sesuai dengan ajaran agama Islam.

Maftuh mengatakan, hukuman mati terhadap para terpidana harus dilaksanakan karena sudah diputuskan pengadilan. Persoalannya sekarang hanya tinggal menunggu tanggal pelaksanaan eksekusi tersebut yang rencananya dilakukan sebelum tanggal 15 November.

Maftuh menambahkan, rencana hukuman mati terhadap para terpidana Bom Bali seharusnya tidak perlu menimbulkan pro dan kontra. Maftuh meminta media massa dan wartawan ikut berupaya agar persoalan eksekusi itu tidak semakin menimbulkan kontroversi.

Dalam kesempatan itu Maftuh juga berpesan agar ACIS VIII dapat memunculkan ide-ide baru mengenai pendidikan agama yang memberikan pencerahan. Perguruan tinggi agama Islam perlu mengembangkan diri menjadi perguruan tinggi yang moderen.

"Saya menginginkan pendidikan tinggi agama Islam menjadi maju dan moderen, tetapi jangan melupakan tujuan pertama saat mendirikannya. Perguruan tinggi agama Islam didirikan agar pendidikan agama bisa menjangkau pelosok-pelosok," kata Maftuh.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.