• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Ulangan Anies-Sandi

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Angela
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Angela

IndoForum Pro E
No. Urut
88
Sejak
25 Mar 2006
Pesan
45.487
Nilai reaksi
35
Poin
0
Partai Gerindra mendukung penuh ketika pasangan Anies-Sandi maju pada Pilkada serentak untuk wilayah DKI Jakarta pada tahun 2017 silam.

Kala itu Pesaingnya adalah Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) & Djarot Saiful Hidayat diurutan pertama. Sedangkan, pasangan Cagub-Cawagub nomor urut dua ialah Agus Harimurti Yudhono (AHY)-Sylviana Murni.
Ulangan Anies-Sandi

KOMPAS.com / GARRY ANDREW LOTULUNG​

Pasangan Anies-Sandi berada pada urutan nomor ketiga & cuma didukung 2 partai (Gerindra-PKS). Sementara lawan alotnya yaitu Ahok-Djarot didukung empat partai sekaligus (PDI-P, Golkar, Hanura,Nasdem) bahkan saat itu Ahok merupakan lawan politik berstatus incumbent sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Sama halnya dengan pasangan AHY-Silvy didukung oleh 4 Partai yaitu Demokrat, Partai Amanat Nasional, Partai Kebangkitan Bangsa, & Partai Persatuan Pembangunan. Namun sialnya pasangan ini harus tersingkir pada putaran pertama.

Diluar dugaan, Pasangan Anies-Sandi, jadi pemenang Pilgub DKI Jakarta 2017 pada putaran kedua Pilkada. Muncul dugaan terjadi kecurangan dalam perhelatan Pilkada 2017. Saat itu. Salahsatunya Ahok, sebagai lawan politik yg tak mau tinggal diam.

Ulangan Anies-Sandi

(Foto:IST)

Kala itu, mantan Gubernur DKI Jakarta Ahok seperti sedang mendapatkan cobaan secara bertubi-tubi. Ahok ditetapkan sebagai tersangka kasus penistaan agama, setelah kalah Pilkada diputaran kedua & langsung ditahan di Mako Brimob.

Usai bebas. Secara gamblang, Ahok membongkar kesaksiannya soal Pilkada DKI Jakarta 2017 yg dinilainya penuh kecurangan.

Terlepas dari itu. Drama kembali terjadi, usai Anies -Sandi ditetapkan sebagai pemenang. Tidak lama kemudian, masuk pada tahapan pemilu Presiden & Wakil Presiden 2019. Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno memutuskan untuk maju pada putaran Capres-Cawapres.

Kisah ini mengingatkan publik saat pasangan Jokowi-Ahok memimpin DKI Jakarta. Bedanya yg pergi meninggalkan kursi jabatan adalah Gubernurnya. Sehingga secara otomatis sang Wakil naik mejabat jadi Gubernur.Iya benar itulah awal mula Ahok jadi Gubernur DKI Jakarta.

Prabowo Soebianto berpasangan dengan Sandiaga Uno. Lawannya adalah Jokowi-Ma'ruf. Yang berujung dengan kekalahan kedua kalinya bagi Prabowo & untuk perdana kalinya bagi Sandi. Itu berarti drama ini sudah hal yg kedua kalinya & mungkin dapat jadi terakhir kalinya terjadi dimana DKI Jakarta mengalami kekosongan jabatan kepala Daerah.

DKI Jakarta kala itu cuma dipimpin oleh Gubernur yaitu Anies Baswedan. Namun, Setahun kemudian, Ahmad Riza Patra dipilih untuk mengisi kekosongan tersebut pada tahun 2020.


Jadi gini, isu nama Anies-Sandi saat ini kembali mencuat ke Publik. Mereka disebut sebagai pasangan yg cocok untuk jadi Capres-Cawapres pada 2024 mendatang. Meski demikian, belum ada tanda-tanda kesepakatan yg nampak seperti dikisahkan pada Pilkada tahun 2017 silam.

Jika iya, seperti yg kalian sudah tahu. Sandiaga Uno adalah kader partai Gerindra. Dimana anda tahu, bahwa satu-satunya bakal calon Presiden yg diusung partai Gerindra adalah Ketua Umum Partai Gerindra yaitu Prabowo Soebianto.

Hal itu tampak tak mungkin terlaksana. Jika Sandi masih bertahan di partai berlambang burung Garuda itu. Iya dapat saja tidak. Kecuali, Sandiaga Uno pindah partai. Maka kisah Anies-Sandi 5 tahun silam bakal kembali terulang. Umumnya, dalam dunia politik tak ada yg tak mungkin.

Tentu Publik akan mempertanyakan keseriusan pasangan ini kalau kembali dicalonkan untuk berpasangan. Jika menilik kinerja Anies. Ia dapat disebut menyelesaikan secara tuntas tugasnya sebagai gubernur Jakarta. Apakah itu bagus? Belum tentu.

Namun kalau disandingkan dengan masa kerja kepemimpinan sebelumnya, sangat ada perbedaannya. Jokowi ataupun Sandi dinilai cuma menjadikan kursi Gubernur & Wagub DKI Jakarta sebagai batu loncatan. Namun perlu diingat semua pertanyaan akan terjawab pada tahun politik sebenarnya yaitu 2023 menuju 2024 yg akan datang.(*)


emoticon-Cendol Gan



Artikel: OPINI

SumberRefrensi/foto :

(1), (2)​


Hari ini 04:56
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.