Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Hai Useless People, sama seperti thread sebelumnya. Saya akan kembali berceloteh tentang ulang tahun. Sebenarnya saya harap berceloteh tentang ini dari tahun lalu. Tapi karena sibuk, moncat-mancit, ngalor-ngidul, ngetan-ngulon, mrono-mrene, gedebak-gedebuk mencari uang, akhirnya saya urungkan.
Eh, ternyata tahun di depannya saya masih diberi kesempatan hidup oleh Gusti Allah. Jadilah saya terpicu buat menulis tentang ini lagi.
FYI. Saya lahir di bulan Juni. Jadi masih dalam suasana ulang tahun, bagi saya. Benar, saya seorang Gemini. Sama dengan mayoritas presiden negeri ini. Jadi, kalo kalian menghina Gemini, kalian sama aja menghina presiden, dapat kena UU ITE. Hati-hati~
Cukup ancamannya. Gas~
Ulang tahun. Momen bertambahnya usia. Hal yg bagi banyak orang adalah momen menggembirakan. Biasanya bakal ada pesta, syukuran & semacamnya. Pas ulang tahun, mendadak banyak orang yg mendaku diri sebagai teman. Tujuannya tidak lain adalah minta traktir.
Di hari itu, biasanya ada drama template yg udah ada sejak Alexander Agung masih main gundu bareng Diogenes.
Skenarionya gini. Segerombol orang akan merencanakan surprise. Bisa dengan diam-diam memberi kue, menceplokan telur & tepung, atau menggotong & menceburkan ke kolam. Di lain pihak, orang yg ulang tahun akan pura-pura kaget. Kenapa pura-pura? Karena sebenarnya sejak malam dia susah tidur. Menerka-nerka akan ada kejutan apa yg diberikan oleh temannya di esok hari. Drama berlanjut dengan bersuka ria. Lalu diakhiri dengan memposting beberapa scene dari drama tersebut di sosial media masing-masing. Fake society~
Merayakan ulang tahun bagi saya tak lebih dari sekadar ritual transaksional belaka. Contoh sederhananya ucapan ulang tahun. Pas kita ngucapin ulang tahun ke seseorang, pasti kita juga berharap dia juga ngucapin saat kita ulang tahun. Berlaku juga buat traktiran, surprise, kado & sebagainya.
Soal traktir, kalo pas ada uang ya monggo. Kalo gak ada ya gak perlu dipaksakan. Toh, soal traktir mentraktir gak perlu nunggu ulang tahun. Kalo ada niat, uang, & orangnya gak pelit, ya tinggal traktir aja. Kalo dasarnya pelit mau ulang tahun & ada duit ya gak bakal ada namanya traktir.
Ulang tahun seyogyanya disikapi biasa aja, sederhana aja. Coba buat merefleksikan diri aja. Apa sudah lebih baik dari tahun lalu? Apa kesalahan baru yg sudah dicoba? Apa yg sudah diperbaiki setahun terakhir? Apa nama latin padi?
Pesta ulang tahun adalah seremoni atas berkurangnya jatah hidup kita. Suatu yg benar kalau kita sudah punya bekal cukup menuju kehidupan selanjutnya. Karena sejatinya, ulang tahun itu hanyalah checkpoint kita menuju kehidupan selanjutnya~
KEEP READ AND SOUND
Baca Juga Thread Lainnya
SUKA DUKA JUALAN PULSA DI SEKOLAH HT
Move On Dulu Atau Mencari Pengganti Dulu?HT
Yang Semakin Berubah Dari Kampung Halaman
Didi Kempot - Menuju Tak Terbatas Dan Melampauinya HT
Sebuah Pelajaran Dari Dua Centang Biru
Gopay vs opo'o : Siapa Yang Akan Menang?
Keabsurdan Pendidikan Indonesia
Menjadi Pesayang Alam Sejati HT
Karena Perasaan Memang Jualan Paling Laris
Jalanan - Tempat Termudah Untuk Bersyukur & Mengeluh
Iman Yang Kalkulatif
Koar-koar Menolak Valentine & Pacaran. Buat Apa?
5 Lagu Ini Akan Membuat Kalian Mulai Melirik BTS
Memilih atau Dipilih?
Mencoba Menonton Theater JKT48 Untuk Pertama KaliHT
Kata Siapa Cowok Gak Pernah Nangis Saat Patah Hati?
Didi Kempot - (Terus) Menuju Tak Terbatas Dan Melampauinya
Pendidikan di Tengah Pandemi: Ketika Bisnis Membutakan Nurani
KALIAN NGGAK SPESIAL!!!
Sopir Truk: Sang Filsuf Jalanan
TEMPORARY PEOPLE
Kelas Tambahan di Malam Gerimis
Puasa: Ibadah yg (Tak Lagi) Sederhana
Tidak Mudik
Mencoba Berlebaran di Perantauan Untuk Pertama Kali
Selamat Ulang Tahun Bu Khofifah
Hari ini 20:53