yan raditya
IndoForum Addict E
- No. Urut
- 163658
- Sejak
- 31 Jan 2012
- Pesan
- 24.461
- Nilai reaksi
- 72
- Poin
- 48
Ketua Umum REI, Setyo Maharso, Rabu 18 September 2013, mengatakan, program uang muka murah itu seiring dengan makin panjangnya tenor kredit pemilikan rumah (KPR).
"Saat ini, tenor KPR kan sudah bisa mencapai 20-25 tahun," kata Setyo dalam konferensi pers di Jakarta.
Tenor yang panjang ini, menurut Setyo, bisa dimanfaatkan untuk memenuhi uang muka yang selama ini dinilai memberatkan masyarakat. Sebab, untuk rumah sederhana tapak saat ini membutuhkan uang muka 10 persen.
Jika harga rumah Rp110 juta, masyarakat berpenghasilan rendah harus menyediakan Rp10 juta untuk uang muka. Persyaratan ini, menurut Setyo, justru memberatkan masyarakat untuk memiliki rumah.
Ia mengusulkan uang muka bisa diangsur bersama angsuran pokok dengan nilai yang tetap selama dua tahun. Setyo memperkirakan, cicilan yang harus dibayarkan pada dua tahun pertama itu sekitar Rp1 juta.
"Selebihnya angsuran pokok hanya Rp700-800 ribu," ujarnya.
Dengan sistem itu, Setyo optimistis sektor riil akan makin bergairah, karena banyak masyarakat yang mampu membeli rumah.
Selain itu, pasar perumahan, menurut dia, akan semakin berkembang. Pengembang juga akan bersemangat, karena permintaan terhadap rumah sederhana tapak akan meningkat.
"Dalam waktu dekat, DPP REI akan bertemu dengan Gubernur bunk Indonesia untuk mengusulkan program ini," katanya.