• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Berita Uang Mengalir ke Demokrat, tapi...

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. fisher
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

fisher

IndoForum Newbie A
No. Urut
139183
Sejak
13 Jun 2011
Pesan
384
Nilai reaksi
4
Poin
18


Uang Mengalir ke Demokrat, tapi...


Kesaksian Wakil Direktur Keuangan Grup Permai Yulianis mengungkapkan adanya aliran dana dari induk perusahaan milik M Nazaruddin ke Partai Demokrat dalam pembukuan perusahaan pada 2010.

"Uangnya ngalir ke Demokrat, ada. Saya keluarkan dua kali untuk partai, 400.000 (dollar AS) dan Rp 1 miliar," kata Yulianis saat bersaksi untuk terdakwa kasus suap wisma atlet Mindo Rosalina Manulang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Rabu (10/8/2011).

Namun, Yulianis mengatakan, uang yang ditujukan kepada Partai Demokrat tersebut telah dikembalikan ke kas Grup Permai. "Itu dikembalikan lagi, ada tanda terimanya," ujar Yulianis.

Sementara terkait kasus suap wisma atlet, sebelumnya Yulianis mengungkapkan, Grup Permai mengeluarkan Rp 16 miliar untuk mendapatkan proyek tersebut. Uang itu mengalir ke DPR, Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga, serta panitia wisma atlet di daerah. Menurutnya, uang untuk DPR sebesar 5 persen dari uang muka proyek Rp 33 miliar dialirkan demi "mengawal" penganggaran proyek.

Selain melibatkan Rosa, kasus suap pembangunan wisma atlet ini juga melibatkan Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga Wafid Muharam, M Nazaruddin, dan Manajer PT Duta Graha Indah Mohamad El Idris.

Sumber
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.