• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Uang Koin adalah Berkah Yang Tertunda

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Angela
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Angela

IndoForum Pro E
No. Urut
88
Sejak
25 Mar 2006
Pesan
45.487
Nilai reaksi
35
Poin
0
Ogah dapat kembalian uang koin? Eits ...! Jangan ditolak dulu Gan! Ini berkah yg tertunda. Begini triknya.

Assalamu'alaikum, Agan Sista. Selamat berjump kembali di thread ane. Semoga semua dalam keadaan sehat selalu, aamiin.

Uang Koin adalah Berkah Yang Tertunda


Agan & Sista lebih suka belanja ke miniarket atau di warung sebelah? Pasti pernah, dong! Dapat kembalian 'permen' sebagai ganti uang koin? Karena sekarang, Ibu-ibu warung pun sudah mengikuti trend ala-ala petugas kasir di mini market.

"Kembaliannya kasih permen aja, ya. Nggak ada uang koin."

Nah! Agan pernah kan, dibegitukan sama si Ibu atau Mbak yg jaga warung?

Biasanya sih, pelanggan auto ngangguk aja kalau ditodong ulasan seperti itu. Terutama kalau yg belanja si Bapak. Beuh ...! Kagak diragukan lagi. Males debat.

Kalau ane adalah orang yg lumayan 'teliti' & perhitungan, Gan! Yaelah ... tiga tahun ane cekulah di SMK yg ada ilmu hitung neraca perniagaan, masa manut aja, sih?

"Minta koin ada, Mbak/ Bu. Di rumah permen udah banyak." Begitu kira-kira jawaban ane.

Nggak sering sukses sih, emang. Soalnya yg jualan pun kadang-kadang maksa, tetapi ujung-ujungnya ane minta ganti barang ( bukan lagi permen).

Uang Koin adalah Berkah Yang Tertunda


Siapin wadah toples/'celengan' dari plastik aja (murce pula harganya, di kisaran lima rebu aja, Gan.) Nah! Tiap kali Agan dapat uang koin, masukin aja di dalamnya.

Udah gitu, cuekin!

Salah satu trik jitu dalam menabung memang begitu, Gan. Jangan diingat-ingat & jangan dihitung. Selain karena akan mengganggu konsentrasi, hal seperti itu juga dapat berguna untuk menentramkan pikiran. Soalnya kita kan, jadi nggak fokus buat memasukkan koin ke dalam celengan tersebut.

Jadi selain ane masuk-masukin uang koin dari kembalian, ane juga kadang memasukkan uang lembaran hasil dari ane jualin barang-barang di dapur/gudang yg sudah nggak terpakai. Ngeloak, istilahnya.

Jadinya nggak akan berasa kan, nabungnya? Tanpa harus capek-capek ngurangin jatah belanja dapur. Kita dapat dapet uang tambahan dari hasil ngejual barang-arang atau perkakas yg tidak terpakai lagi. Dari pada menuh-menuhin tempat, kan?

Tunggu barang beberapa bulan atau lebaran, deh! Lalu bongkar. Agan bakalan terkejut dengan hasilnya.

Uang Koin adalah Berkah Yang Tertunda


Koin receh yg semula tidak seberapa penting bagi Agan, bakalan berguna banget. Cobain, deh! Ane sudah membuktikannya sendiri.

Makasih, sudah membaca. Semoga bermanfaat. Sampai jumpa di thread ane berikutnya.

Wassalamu'alaikum.

Sumber: opini pribadi
Pict: koleksi pribadi Hari ini 10:44
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.